Kisah Sukses Pendiri Aplikasi Telegram – Pavel Durov

0
MUNICH, GERMANY - JANUARY 24: Pavel Durov of Vkontakte speaks during the Digital Life Design conference (DLD) at HVB Forum on January 24, 2012 in Munich, Germany. ence and culture which connects business, creative and social leaders, opinion-formers and investors for crossover conversation and inspiration. (Photo by Nadine Rupp/Getty Images)

Aplikasi telegram adalah sebuah aplikasi layanan pengirim pesan instan multiplatform berbasis awan. Aplikasi Telegram memungkinkan para pengguna dapat mengirim pesan, bertukar video, stiker, hingga audio secara aman karena mengguna keamanan enkripsi end-to-end dan juga mempunyai fitur secret chat. Telegram sangat memperhatikan Privacy Pengguannya.

Dengan berbagai fungsi dari Aplikasi Telegram ini, maka tidak heran aplikasi Telegram banyak diterima oleh masyarakat di dunia. Namun memang aplikasi ini masih kalah populer dengan aplikasi pengirim pesan lainnya.

Banyak sekali lika-liku yang di hadapi Telegram untuk menjadi aplikasi pengirim pesan nomor satu di dunia. Telegram mengklaim bahwa pengguna aktif mereka sudah menjadi 100 juta per bulan. dan pengguna mereka tumbuh 60 persen hanya dalam 9 bulan saja  Telegram huga mampu mendatangkan 350 ribu pengguna baru setiap harinya.

Walaupun masih kalah jauh dengan aplikasi serupa seperti WhatsApp, dan Messenger yang memiliki pengguna 1 Milliar, namun dengan pertumbuhan yang terjadi pada Telegram, jelas hal ini adalah ancaman nyata bagi aplikasi pengirim pesan lainnya.

Dengan pencapaian itu, mungkin ada yang bertanya. Siapa sosok orang dibalik kesuksesan Telegram ? Dia adalah Pavel Durov pendiri sekaligus CEO telegram. Lalu bagaimana kisah sukses Pavel Durov saat mendirikan Telegram ? Berikut kita akan mengenal profil dan biografi serta cerita inspiratif dari founder Telegram, Pavel Durov yang mungkin memberikan pelajaran kehidupan yang berharga untuk kita. Simak Penjelasannya.

 

Biografi Pavel Durov

Pavel Durov adalah pria berkebangsaan Rusia yang lahir pada tanggal 10 Oktober 1984 di Saint Petersburg. Kedua orang tua pavel bernama Valery Durov dan Albina Duruva. ia diketahui mempunyai saudara kandung bernama Nikolai Durov. Pavel Durov merupakan lulusan dari Saint Petersburg University pada tahun 2006.

Ia adalah sosok orang yang cerdas dan pandai, Siapa sangka kegemarannya mengotak-atik komputer mengantarkannya menjadi salah satu orang paling berpengaruh di Rusia.

 

Mendirikan VK.com

Sebelum mendirikan Telegram, Pavel Durov adalah salah satu pendiri VKontakte yang sempat menjadi jejaring sosial terbesar di Rusia pada saat itu.

Ceritanya saat ia lulus kuliah pada tahun 2006, Pavel Durov memutuskan untuk menjadi seorang wirausaha dengan fokus mengembangkan bisnis teknologi. Ia kemudian membangun sistem aplikasi jejaring sosial yang diberinama VKontakte yang berarti “terhubung”.

Pavel Durov mengaku membangun aplikasi media sosial tersebut sendirian. ia membuatnya dari nol, mengembangkan koding, desain, hingga strategi marketing.

Baca Juga : 40 Kata Kata Kesendirian, Kesepian dan Ingin Menyendiri

Dari sinilah ia lalu disamakan dengan Mark Zuckerberg pendiri Facebook. Namun Pavel menolak dengan merendah dan berkata “Zuckerberg beruntung karena dia belajar di Harvard dan di minggu pertama sudah bisa menarik teman-teman membantunya coding. Aku harus melakukan semuanya”

 

Menginggalkan Rusia

VKontakte lalu berkembang menjadi media sosial terbesar di Rusia, Pada tahun 2011, Pavel Durov mengalami masalah dengan polisi setempat karena menolak untuk menghapus halaman aktivis oposisi yang memprotes kembalinya Vladimir Putin jadi Persiden.

Pada tahun 2013 tepatnya bulan Desembar, Pavel Durov seolah-olah dipaksa untuk menjual saham VKontakte ke pemilik perusahaan internet Rusia, Mail.ru, bernama Ival Tavrin. Pada tahun 2014, Durov lalu menjual seluruh saham VKontakte ke Mail.ru dan Durov mengajukan pengunduran dirinya dari CEO VKontakte.

Pada tahun yang sama, sebelum pengunduran dirinya dari CEO Vkontakte. Durov kembali menolak untuk menyerahkan data pengunjuk rasa ukraina ke badan keamanan Rusia, dan ia juga menolak untuk memblokir halaman Alexei Navalny di platform VKontakte.

Pada kahirnya, pada tanggal 21 april berselang 5 hari dari penolakan tersebut. Pavel Durov akhirnya dipecar sebagai CEO VKontakte. Perusahan ini mengklaim bahwa pemberhentian Durov didasarkan pada surat pengunduran dirinya sebulan sebelumnya.

Setelah itu, Durov memutuskan untuk meninggalkan Rusia karena menurutnya “negara (Rusia) tidaklah cocok untuk mengembangkan bisnis internet pada saat ini”.

 

Mendirikan Telegram

 
Kisah Sukses Pendiri Aplikasi Telegram - Pavel Durov
 

Ketika meninggalkan Rusia, ia membawa modal banyak uang hasil dari penjualan situs VKontakte. ia lalu mengasingkan diri dan berkeliling dunia bersama kakak laki-lakinya Nikolai Durov sebagai warga negara Saint Kitts and Nevis.

Diam-Diam Pavel Durov membangun aplikasi jejaring sosial rintisannya yang diberi nama Telegram. Ya dengan pengalaman sebelumnya, tidak sulit bagi Pavel Durov untuk kembali membangun usaha teknologi dari nol kembali.

Dikabarkan Pavel Durov harus menghabiskan setidaknya US$ 1 juta (Rp13 Miliar) setiap bulannya untuk menjaga agar aplikasi telegram tetap berjalan.

 

Masalah Telegram di Indonesia

Belum lama ini, nama aplikasi Telegram menjadi perbincangan oleh masyarakat Indonesia. Aplikasi Telegram di sangkut-pautkan masalah radikalisme dan terorisme yang menyebabkan aplikasi ini diblokir di Indonesia.

Dan pada anggal 3 Agustus 2017, pendiri Telegram Pavel Durov menyambangi Indonesia. Kedatangan Pavel Durov bertujuan untuk berdiskusi dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Menurut informasi, kedatangan Durov adalah untuk mendiskusikan pembukaan aplikasi pesan instannya, Telegram.

 

Kelebihan Telegram

Ada beberapa fitur di Aplikasi Telegram, memang Telegram sangat memperhatikan privacy dan keamanan penggunanya. Fitur tersebut antara lain.

Pertama, aplikasi ini mampu membuat super grup (channel) yang anggotanya mencapai 10 ribu orang dan tidak dapat dilacak. Bahkan bisa masuk kelompok lain tanpa ketahuan adminnya siapa.

Kedua, adanya enkripsi end to end sehingga tidak memungkinkan untuk disadap oleh pihak mana pun dan siapapun termasuk tidak bisa dibaca oleh pihak Telegram.

Ketiga, yaitu akun pengguna Telegram tersembunyi, tidak harus tahu nomor handphone-nya, tapi cukup gunakan user name untuk saling kontak dan mengirim pesan. semua pesan terinkripsi menggunakan protokol MTProto.

Keempat, mempunyai fitur secret chat, yang memungkinkan pesan akan terhapus dalam waktuyang telah ditentukan.

Referensi
Financialkucom Https://goo.gl/TH59fr
Wiped https://goo.gl/x5SorD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here