10 Ciri Kebiasaan Orang Yang Tidak Bahagia

0

Kata Kata Bijak mengatakan. Menjadi bahagia itu sederhana, tak perlu mewah asal merasa berkecukupan itu sudah lebih dari cukup kok untuk merasa bahagia. Namun ada pula sebagian orang yang memaknai kemewahaan adalah bentuk kebahagiaan. “kalo gak mewah, berarti gak bahagia”. Apakah memang seperti itu ?

Itu tergantung dari bagaimana cara pandang kita memaknai arti kebahagiaan itu seperti apa, orang yang menganggap kemewahaan adalah bentuk kebahagiaan mungkin saja mereka sudah terbiasa hidup bergelimang harta, dan selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan. Ketika orang tersebut menemukan kondisi yang 100% berbeda dari kehidupannya, orang tersebut akan menganggap itu bukanlah kebahagiaan.

Tak perlu merasa iri dan menganggap hidup dia lebih beruntung dari kamu, belum tentu juga orang yang kaya dan punya segalanya itu orang yang selalu bahagia. Semua kesuksesan prestasi dan harta yang mereka milik tak menjamin apakah hidup mereka lebih bahagia daripada kita yang hidup sederhana. bisa jadi kan mereka merasa lebih tidak bahagia, kenapa ?.

Dalam kasus seperti ini, biasanya orang-orang sukses tersebut lebih mudah merasa kesepian, depresi, ataupun sering mengalami stres. walaupun tak sulit menemukan teman dan sahabat dalam kondisi mereka seperti itu, namun kesenangan yang mereka cari kadang hanya sebuah tempat pelarian dari masalah dan cobaan yang sedang mereka alami. Kesenangan itu sesaat loh, sejam, atau mungkin paling lama cuma sehari. Dan ketika kesenangan itu berakhir, masalah dan cobaan yang semula kita lari darinya masih akan menunggu kita dirumah.

Jadi intinya, kebahagiaan itu tidak bisa diukur dengan seberapa mewahnya hidup seseorang. kalo kaya, punya semua apa yang kita mau, namun tak bahagia dan selalu tertekan ya apa gunanya coba. Mending hidup yang sederhana namun merasa tenang lahir dan batin, itu sudah cukup buat kita selalu tersenyum gembira dan merasa senang.

Semua orang berhak merasakan kebahagiaan. tapi kita juga harus paham tentang definisi dari kebahagiaan itu seperti apa. Bukan hanya sekedar bisa merasakan, namun juga harus bisa memahami bahagia itu dengan bijak. Niscaya jika kita sudah belajar makna dari apa itu bahagia, besar kemungkinan kita akan mengenal namanya rasa tanggung jawab, dan pengorbanan.

Dalam pembahasan ini yaitu 10 ciri kebiasaan orang yang tidak bahagia bukan untuk menunjukan gimana sebenarnya tanda seseorang yang tidak bahagia, karena kita tidak bisa menilai apakah seseorang itu bahagia atau tidak. Dalam pembahasan ini, hanya bermaksud untuk kita bisa introspeksi diri sendiri. Mengobati dan mengatasi apa yang salah pada diri sendiri supaya kita bisa merasakan arti sebuah kebahagiaan.

10 Ciri Kebiasaan Orang Yang Tidak Bahagia

1. Gemar Menyimpan Dendam

 
 
Menyimpan kebencian kepada seseorang ibaratnya membawa sebuah ransel yang penuh berisi batu, walaupun kamu bisa memilih untuk meninggalkan ransel tersebut, tapi kamu tetap saja membawa ransel yang berisi batu itu sehingga memberatkan punggungmu.
Begitu juga saat kamu menyimpan sebuah dendam karena benci seseorang, perasaan tidak suka itu akan menambah beban yang berat untuk kita sendiri. melainkan akan menganggu ketenangan dan ketentraman hidup ini. Coba deh kamu rasakan kalo kamu sedang merasa dendam sama orang lain, apakah hidup kamu merasa tentram dan bahagia ?, tidak kan.




2. Selalu Merasa iri

Image: The Indian Express

Iri dan dengki adalah salah satu penyakit hati. Iri adalah sebuah kondisi dimana kita tidak menyukai apa yang orang lain dapatkan. Sebenarnya iri hati itu diperbolehkan asal masih dalam koridor yang positif, misalnya, “iri sama teman yang mendapat rangking 1, dan kamu ingin mengalahkannya dengan cara giat untuk belajar” dan sebagainya.

Tapi iri akan menjadi negatif jika kita merasa “ingin menjadi seseorang” namun tak pernah untul berusaha. malah senang menjatuhkan orang lain agar kamu bisa mendapat kesempatan untuk berada diposisi nya saat ini.

Percaya deh, kalo kita masih menyimpan perasaan iri yang negatif seperti ini hanya akan membuat kita jadi lelah, ibaratnya kamu pengen pergi ke bulan tapi kamu tidak tahu caranya untuk sampai kesana.

 

3. Tidak Pernah Menyelesaikan Apapun

 
Saat duduk di sofa sambil tidur-tiduran, memang akan sangat mudah untuk kita membuat sebuah rencana apa yang mesti kita lakukan pada esok hari. Tak peduli gimana sempurna nya rencana itu, akan terasa sia-sia jika tidak ada tindakan yang diperbuat.
Orang-orang yang sudah menyusun rencana dengan baik namun tak pernah menyelesaikan apapun, adalah hal yang cukup aneh, bukan menyalahkan rencana yang kita buat, melainkan bisa jadi ada yang salah pada diri sendiri. Biasanya orang-orang seperti ini merasa tidak percaya diri atau malah merasa takut akan gagal.
Mencoba lebih baik daripada tidak mencoba sama sekali. Dengan berani mencoba bukan berarti kamu akan selalu mengalami kegagalan, kegagalan yang nyata itu ketika kamu tidak mencoba sama sekali. Jadi untuk apa kamu takut gagal, walaupun kamu harus gagal, setidaknya kamu akan dapat pengalaman.

4. Tidak Memiliki Tujuan yang Jelas

 
 
Salah satu hal yang paling menarik dalam hidup ini adalah menetapkan tujuan. Orang-orang yang bahagia memiliki tujuan yang jelas di masa depan. mereka orang selalu optimis dan selalu mengejar apa yang mereka inginkan dengan cara bekerja dengan keras. Menetapkan apa yang mesti dilakukan dan mengabaikan apa yang hanya akan membuang-buang waktu saja.

Saat kamu mempunyai tujuan yang jelas, kamu bisa tahu apa yang akan mesti dilakukan. Contohnya seperti ini, kamu besok ingin pergi ke suatu tempat, otomatis kamu mestinya ada persiapan dan sudah tahu harus lewat mana agar sampai tujuan.

Berbanding terbalik dengan orang-orang yang tidak bahagia, hidupnya dirasa hilang tanpa arah dan tidak memiliki tujuan yang jelas. Orang tersebut merasa selalu kebingungan harus berbuat apa dan harus berjalan kemana.

 

5. Hobi Perpoya-Poya

 

Memang sih manusia itu pasti memiliki kebutuhannya masing-masing, kita perlu makan, perlu pakaian, ataupun perlu sekedar menikmati secangkir kopi di cafe demi menghabiskan waktu luang untuk bersantai sejenak. Tapi apa jadinya jika kita seakan tidak peduli dengan apa yang dibelanjakan. Kadang kita jusru membeli barang yang tak dibutuhkan sama sekali, membeli gadget baru walaupun hape lama masih bisa digunakan dengan baik, untuk apa ? supaya dianggap orang yang kekinian.

Ada juga seseorang yang dengan gampang mengeluarkan uangnya untuk tempat pelarian, dalam artian hanya sekedar penghilang stres dan bosan. Banyak tu ya saat ini orang yang berbelanja puluhan juta rupiah di mall hanya untuk penghilang rasa bosennya dirumah.

Memang sih ini bukanlah masalah yang besar, itu mah uang-uang mereka dan hasil kerja keras sendiri pula, jelas mereka berhak menggunakannya untuk apapun. Tapi sekedar masukan aja, kalo memang hanya sekedar bosen di rumah, atau stres dikantor. ada baiknya gak mesti juga menghilangkan perasaan tersebut dengan shoping barang-barang yang mahal dan gak diperlukan sama sekali, kan masih banyak yang bisa kita explore di dunia ini.

Jadikan diri kita ini ibaratkan seorang turis di negeri sendiri. kita bisa berpergian ke tempat-tempat yang menarik. Nah loh kan sama aja berpoya-poya namanya.? Iya, tapi dirasa hal ini akan jauh lebih baik ketimbang membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Selain kita bisa menghilangkan rasa bosan, kita juga bisa menambah wawasan,  menambah pengalaman, dan bertemu orang-orang baru.

 

6. Tidak Konsisten

 
 
Perkataan adalah salah satu hal yang harus kita pegang, ketika kita berani mengatakan sesuatu, kita juga harus siap bertanggung jawab karena perkataan tersebut. Ada pepatah yang mengatakan “Mulutmu Harimamu.” Makna dari kata kata mutiara itu adalah kita harus berhati-hati dalam berkata sesuatu. Mungkin saja perkataan yang pernah kita katakan akan menyerang kita balik suatu saat nanti.

Seperti dikatakan diatas bahwa perkataan itu harus kita pengang, kalo kamu mengatakan “Aku Bisa”. ya sebisa mungkin harus dipertahankan. Jangan bisa mengatakan tapi malah berhenti ditengah jalan. Kalo memang seperti, semua orang juga bisa kok mengatakan “Aku Bisa”. Intinya sih, bagaimana kita mengatakan sesuatu dan bisa bertanggung jawab sampai akhir.

 

7. Mengeluh sepanjang masa

 
 
Seperti kebanyakan yang kita tahu, bahwa orang-orang sukses itu gak pernah sesekali mengeluh. Yang ada mereka memikirkan bagaimana untuk bisa mengatasi keluhan orang lain. Keluhan muncul karena ketidakmampuan kita melakukan sesuatu. Secara psikologis, mengeluh dapat melampiaskan perasaan stres supaya bisa merasa lebih plong. Memang sih ketika kita mengeluh, entah kenapa ada perasaan yang lega di hati ini.
 
Namun dengan begitu, bukan berarti juga kita terus-terusan mengeluh sepanjang masa. Mengeluh tidak akan pernah mendapatkan solusi apalagi mengatasi masalah yang kita hadapi, malahan dirasa makin ribet karena mengeluh. Gak maukan kamu dijauhi orang lain karena alasan kamu dianggap sering mengeluh atau seorang yang pesimis.
 

8. Memaksakan Kehendak

 
 
Bagaimana pendapat kamu jika kamu bertemu dengan orang yang sukanya mau menang sendiri, memaksakan kehendaknya, dan mengabaikan pendapat kamu. ? Mungkin aja kamu sedikit kesal dengan orang tersebut. Nah sama halnya ketika kamu bersikap seperti itu kepada orang lain.

Seseorang yang sering memaksakan kehendaknya adalah seseorang yang gak tahu makna sesungguhnya dari kesabaran. Perlu kita ketahui bahwa sabar adalah sifat yang sangatlah penting, dimana dengan sabar, kita akan mampu mengendalikan emosi dan ego diri sendiri.

Baca Juga: 30 Kata Kata Menghargai dan Menjaga Perasaan Orang Lain

Orang yang suka memaksakan kehendaknya bisa jadi orang yang terlalu khawatir karena susuatu, bisa karena masa depan, atau mungkin karena trauma masa lalu. Mereka lebih suka yang instan daripada mengenal namanya perjuangan. Percayalah orang-orang seperti ini adalah orang yang susah untuk berhasil, karena mereka cenderung ceroboh melakukan sesuatu. Sekalipun mereka berhasil, mungkin saja keberhasilannya gak akan tahan lama.

 

9. Cari Perhatian

 
 
Salah satu sifat yang paling memalukan di dunia ini adalah sifat seseorang yang suka cari perhatian alias riak. Mereka berkarya hanya bertujuan untuk dipuji dan diakui oleh orang lain. Contohnya di Media Sosial saat ini, banyak sekali orang-orang yang suka membagikan sesuatu yang terkesan pamer di Media Sosial.

Emang ya, kita kadang merasa dibuat sedikit kesal saat melihat orang lain membagikan kebahagiaan berbau pamer di media sosial, bukan berarti kita iri atau apa, tapi apa gak bisa sedikit menahan diri untuk tidak membagikan semua informasi pribadi di media sosial. Jujur sih, menurut saya ketika melihat orang yang terlalu sering mengumbar informasi pribadinya adalah orang yang tidak menarik lagi. Rasanya gak ada tantangan lagi gitu untuk kepoin semua rahasia dia.

Nah Orang-orang suka pamer itu bukan berarti hidup nya terus-menerus bahagia, tapi bisa jadi kan itu adalah sebuah topeng untuk menutupi kesedihannya. Mereka menghibur dirinya sendiri dengan cara pamer sehingga orang lain dapat memujinya.

 

10. Tidak Pernah Bersyukur

 

Bersyukur adalah perasaan menerima semua apa yang ada dan apa yang tidak ada. Bersyukur adalah poin utama alasan mengapa seseorang tidak bahagia atas kehidupannya, bisa jadi dalam hidupnya sangat sedikit sekali mengucapkan syukur atas pemberian nikmat dari Tuhan semesta alam.

Percaya atau tidak, dengan selalu mengucap syukur pastinya akan buat kita selalu merasa bahagia apapun kondisi kita saat ini. Coba deh kamu mengucap syukur sekarang, gimana perasaan kamu setelahnya, tenang kan. Nah untuk itu, cobalah berusaha untuk selalu mengucap syukur kapanpun dan dimanapun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here