5+ Postingan di Media Sosial yang Bikin Karyawan Dipecat

0

Media sosial adalah media tempat kita berbagi semua hal, media sosial juga berfungsi untuk mempermudah kita mendapatkan dan menyebarkan sebuah informasi dengan cepat. Kita tidak bisa pungkiri kadang ada perasaan yang aneh kalo tidak membuka akun media sosial sahari aja, rasanya kalo gak buka sosmed sehari, kita seakan-akan ketinggalan berita selama satu tahun lamanya.

Dari perasaan ini, secara tidak langsung kita sudah menempatkan media sosial sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan. Emang ya di media sosial kita bisa mendapatkan sebuah kebebasan, kita bisa menjadi siapapun dan menjadi apapun, kita bisa membagikan informasi dengan siapapun dan mendapatkan informasi dari siapapun.

Tapi dari kebebasan berpendapat di media sosial, bukan berarti tidak ada batasannya. masih ada peraturan dan batasan yang harus kita jaga, apalagi jika kita saat ini sudah mempunyai karir dan pekerjaan yang mapan, karena bisa jadi kita sudah menjadi contoh dan panutan bagi orang-orang disekitar.

Bicara tentang keterkaitan antara media sosial dan pekerjaan, dua hal ini biasanya menjadi acuan tentang seberapa loyalnya karyawan terhadap perusahaan, bahkan banyak saat ini perusahaan yang mewajibkan karyawannya untuk memberikan username atau id media sosialnya, bukan untuk menganggu privasi tapi sekedar untuk kepentingan kerja, misalnya membuat grup kantor yang memudahkan komunikasi antar rekan kerja.

Nah masalahnya adalah bagaimana jika kita masih melakukan kebiasaan yang buruk dan tidak baik di media sosial setelah kita berteman sama orang-orang kantor ?. Banyak yang kurang memperhatikan akan hal ini dimana kita seakan-akan tidak peduli siapa yang akan melihat postingan atau status yang kita buat.

Perlu untuk diketahui bahwa media sosial itu bukan milikmu sendiri, orang lain akan bisa melihat apa yang kamu unggah, termasuk rekan kerja bahkan bos atau atasan kamu. Enak kalo postingan itu adalah sesusatu yang positif, tapi kalo sesuatu yang negatif gimana coba ?.

Jangan sampai apa yang kamu posting di media sosial menjadi petaka untuk karir yang susah payah kamu bangun dari nol. Karena saat ini sudah banyak sekali karyawan yang dipecat karena memposting sesuatu dimedia sosial. Postingan seperti apa ? Berikut adalah 5 Postingan di Media Sosial yang Bikin Karyawan Dipecat

5 POSTINGAN DI SOSMED YANG BIKIN DIPECAT


1. Sering Mengeluh karena Pekerjaan

Setiap perusahaan memiliki budaya dan kebijakan yang berbeda-beda. Terkadang kita tidak menyukai tentang cara dan gaya bisnis perusahaan tersebut. Atau perusahaan tempat kita kerja sering memberatkan dengan pekerjaan-pekerjaan yang sulit kita selesaikan.

Hal ini sering kita curhatkan di status media sosial. Mungkin kita menganggap curhatan tersebut adalah hal yang biasa, tapi bisa jadi kan curhatan itu dianggap serius oleh atasan kamu ketika melihat status tersebut. Dan pada akhirnya, bos akan menganggap kamu tidak bisa bekerja dengan baik.

2. Mengupat Teman Kantor

Mengupat adalah membicarakan sesuatu dari belakang. Kita sangat sering kan melihat seseorang mengupat di media sosial, mencurahkan semua kekesalannya kepada orang lain dimedia sosial, dan biasanya umpatan ini dibumbui dengan kata kata yang kasar dan tidak baik untuk dibaca.

Menjelekan-jelekan orang lain apalagi teman kantor tidak akan menyelesaikan masalah apapun, yang ada kita malah akan dianggap seseorang yang egois dan tidak bisa bekerja sama dengan baik. Dan parahnya lagi, kita mungkin saja akan dijauhi oleh teman sekantor kita. Diajuhin teman sekantor itu artinya akan mengurangi produktivitas kita diperusahaan tersebut.


3. Menshare Rahasia Perusahaan

Salah satu kesalahan fatal untuk kita bisa dipecat adalah membocorkan rahasia perusahaan. Ketika kita sudah bekerja disebuah perusahaan, itu artinya kita sudah tahu etika tentang sebuah informasi yang harus di publish, dan informasi yang tidak harus di publish ke orang lain.

Ibaratnya ada orang lain yang menyebarkan aib kamu sendiri kepada semua orang, gimana perasaan kamu ?. Nah begitu juga dengan perusahaan, informasi yang harus dijaga bukan hanya informasi yang bersifat rahasia individu atau kelompok saja, malah kesalahan yang cukup sering ditemui adalah sesuatu yang sepele, misalnya selfie di tempat penting dikantor dan sebagainya.

Takutnya perusahaan kompetitor akan melihat foto tersebut, dan menyimpulkan dengan mudah perusahaan tempat kamu kerja. Jadi, jangan pernah memposting rahasia perusahaan di media sosial karena akan membuat kamu bisa dipecat atau bahkan dituntut oleh perusahaan tempat kamu bekerja.


4. Membagikan Hal yang Buruk

Image baik yang kamu bangun dikantor jangan dirusak dengan kebiasaan buruk ketika berseluncur di media sosial. Sudah dikatakan sebelumnya bahwa kita terkadang lupa siapa saja yang bisa melihat postingan yang kita unggah dimedia sosial, bisa jadi teman sekantor bahkan atasan kita melihat postingan-postingan kamu yang tidak baik. Misalnya memposting komentar-komentar yang berbau kasar, SARA, atau membagikan postingan buruk orang lain, dan hal negatif lainnya.

Jika terus menerus melakukan itu, maka bukan tidak mungkin kamu akan dipecat karena sudah membuat malu nama perusahaan, apalagi kalo kamu memasukan nama perusahaan tempat kamu bekerja di informasi akun media sosial-mu. Alhasil bisa dibayangkan pikiran orang lain tentang kamu dan tempat kamu bekerja setelah melihat postingan kamu yang tidak baik.

Contoh “Oh ternyata ini ya karakter orang yang bekerja di A” ;(.

Baca Juga : 30 Kata Kata Berpikir Positif agar kamu semakin Cool & Tenang Tiap Hari


5. Meminta Informasi Lowongan Pekerjaan

Ok, mungkin saat ini kamu merasa tidak nyaman bekerja dikantor, atau mungkin tidak puas dengan gaji yang diberikan. Pada poin ini adalah hal yang wajar untuk kita semua, dimana kita selalu ingin mencari dan ingin mendapatkan yang lebih. Kalo ada perusahaan yang mau membayar kita lebih besar daripada tempat kerja saat ini, kenapa tidak mempertimbangkan untuk resign.

Sebelum mengundurkan diri dari tempat kerja saat ini, ada baiknya kamu memastikan apakah sudah ada pekerjaan pengganti yang lebih baik, jangan sampai kamu sudah mengundurkan diri, eh ternyata kamu belum mendapatkan pekerjaan pengganti, itu artinya kamu akan menjadi pengangguran.

Biasanya, kita justru terang-terangan memposting “cari lowongan pekerjaan”, padahal status kita masih merupakan karyawan perusahaan lain. Dampaknya jika atasan melihat ini, mungkin membuatnya merasa bahwa kamu sudah tidak kerasan lagi bekerja dikantor.

CARA MENGATASINYA

Memang sih, dalam kasus ini mungkin membuat kita merasa gak nyaman mempositng apapun dimedia sosial, dan merasa kebebasan berekspresi menjadi sedikit terganggu. Tapi ada beberapa cara untuk kita bisa mengatasi hal ini. yaitu

1. Buatlah 2 Akun Media Sosial

Kamu bisa membuat 2 akun media sosial. Dengan membuat 2 akun media sosial, kita bisa membedakan yang mana akun untuk privacy pribadi, dan yang mana akun untuk kepentingan pekerjaan. Tentukan 1 akun semua isinya adalah keluarga, dan 1 akunnya lagi isinya teman sekantor kita. Keuntungan membuat 2 akun media sosial adalah agar privacy kita tidak terganggu dengan pekerjaan.

2. Private Akun Media Sosial

Kamu bisa mensetting privasi akun media sosial dengan cara memfilter siapa-siapa saja yang bisa melihat status atau postingan yang akan kita unggah. Hampir setiap media sosial mempunyai fitur-fitur seperti ini, tentunya agar teman sekantor tidak bisa melihat postingan-postingan yang di bagikan, kamu bisa mengaktifkan fitur privacy media sosial seperti ini.


3. Tahanlah Postingan Anda

Cara terakhir adalah dengan belajar untuk menahan diri untuk memposting sesuatu. Memang sih hal ini dirasa sangatlah menganggu kebebasan kita, tapi ada baiknya daripada sibuk mengurusi media sosial, lebih baik kita fokus pada masa depan dengan memperbanyak belajar agar banyak prestasi yang akan kita dapatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here