10 Cara Sederhana Agar Kita Bisa Rajin Shalat 5 Waktu

0
Muslim man prays in mosque

Shalat lima waktu adalah shalat yang dilakukan pada waktu-waktu yang telah di tentukan. Shalat 5 waktu hukumnya Fardu ‘ain. artinya wajib untuk dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Sebagai muslim yang taat, semestinya kita sudah sangat tahu tentang kewajiban shalat 5 waktu ini, dimana kita di perintahkan untuk Shalat 5 kali dalam satu hari, yakni Shalat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.

Perintah Shalat lima waktu di turunkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW ketika Nabi melakukan Isra’Mi’raj. Tidak seperti perintah-perintah lain yang diturunkan melalui perantara Malaikat, Shalat lima waktu diperintahkan langsung oleh Allah SWT kepada Rasululloh SAW. Hal ini membuktikan bahwa begitu penting dan istimewanya Shalat lima waktu sampai-sampai Allah SWT mengatakannya langsung kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam 5 rukun islam, kewajiban untuk melaksanakan shalat adalah termasuk poin utama, artinya kewajiban shalat harus didahulukan daripada perintah dan kewajiban lainnya. Karena ketika shalat nya baik, maka kewajiban-kewajiban yang lainnya insyallah juga akan baik. Sebaliknya, ketika shalat seseorang tidak baik, maka mungkin saha kewajiban yang lainnya juga tidak akan baik.

Pada zaman sekarang ini, banyak yang menganggap remeh tentang pentingnya keutamaan Shalat, bukan dalam remehan yang sesungguhnya, melainkan remehan ini ketika kita tidak menganggap penting Shalat lima waktu, contohnya, sering meninggalkan Shalat,  sering lupa, sering menunda, atau bahkan ingat Shalat tapi pura-pura tidak ingat. Hal ini terjadi mungkin saja karena kita terlalu sibuk mendahulukan urusan dunia ketimbang urusan akherat.

Padahal keutamaan shalat baik sunnah maupun wajib itu sangat besar, amalan sholat adalah amalan yang paling pertama di hisab saat di akhirat nanti. Hal ini dikuatkan dalam hadist dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” [HR at-Tirmizi, An Nasa’i, Al Baihaqi]

Sebagai umat yang taat, seharusnya kita merasa khawatir pada zaman saat ini, karena sudah sangat sulit kita temukan masjid-masjid yang penuh dengan jama’ah, remaja dan anak muda yang sering meninggalkan shalat dan sebagainya. Malahan kebanyakan dari kita hanya melakukan shalat karena ada apa-apanya, alias ketika ada yang diinginkan, atau sedang ditimpa musibah dan cobaan hidup, disaat kesenangan dunia datang, kita kembali menjauhkan diri kepadaNya.

Alasan kenapa kita sering meninggalkan Sholat bukanlah karena dampak dari kesibukan kita, bukanlah karena godaan ataupun halangan sehingga kita sangat suka malas mengerjakan Shalat. Tapi Shalat itu tergantung dari seberapa besar dan kuat niat kita untuk mengerjakannya. Tak peduli apakah aktivitas kita sibuk atau tidak, jika kita meniatkan diri untuk Sholat dalam hati, maka kita akan mengerjakan Shalat apapun yang terjadi. Sebaliknya, jika kita gak meniatkan diri, seberapa pun motivasi dan keinginan Sholat yang kita punya, maka mungkin saja kita masih akan meninggalkan shalat 5 waktu.

Jadi intinya adalah niat kita untuk mengerjakan Sholat. Tapi tenang gak usah cemas, karena kita bisa belajar dan membiasakan diri untuk melaksanakan Shalat 5 waktu. Sembari kita terus berusaha dan di iringi dengan doa, Insya allah kita bisa mewujudkan keinginan yang mulai yaiyu mengerjakan Sholat 5 waktu secara sempurna. Nah berikut ini adalah 10 cara sederhana supaya kita bisa rajin shalat 5 waktu.

1. Pahami untuk apa Anda Shalat 5 Waktu

Cara pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan cara memahami dahulu untuk apa sih kamu shalat 5 waktu ?, apa sebenarnya tujuan kamu ingin shalat 5 waktu ?. Apa karena kamu pengen dilihat dan dianggap orang lain bahwa kamu adalah orang yang taat, atau memang, tujuan kamu hanya ingin mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Perlu diketahui bahwa sesungguhnya kita melaksanakan shalat 5 waktu hanya mengharapkan pahala yang besar dari Allah SWT. Dengan mendirikan shalat 5 waktu, kita senantiasa selalu berzikir dan mengingat keaguangan Tuhan yang maha esa.

Selain itu, shalat adalah tiang agama, penghapus dosa, dan berdosa jika ditinggalkan. Shalat juga bisa membuat jiwa dan raga kita menjadi tenang. Coba pikirkan kembali ketika kita mendapatkan sebuah ujian hidup yang berat, maka salah satu cara mengatasi beban pikiran itu shalat dengan cara shalat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Komitmen bahwa Sholat itu Kewajiban bukan Keinginan

Cara kedua adalah dengan cara berkomitmen shalat itu kewajiban bukanlah sekedar keinginan. Maksudnya seperti apa ?. kewajiban itu harus kita lakukan, sedangkan keinginan itu hanya karena nafsu sesaat.

Contohnya seperti ini, kamu besok diwajibkan untuk datang ke suatu tempat, maka mau tidak mau kamu harus datang ke tempat tersebut kan. Lain halnya sama keinginan, misal kamu ingin membeli sesuatu, padahal kamu sama sekali tidak membutuhkan barang itu, maka kamu masih bisa untuk menahan atau membatalkan keinginan tersebut.

Nah itulah kira-kira perbedaan antara kewajiban dan keinginan. Kadang kita justru salah mengartikan bahwa kita ingin shalat 5 waktu, padahal shalat 5 waktu itu wajib bukanlah sekedar keinginan. Kalo keinginan itu artinya kita akan mengerjakan shalat hanya di waktu-waktu tertentu saja, mengikuti nafsu keinginan kita, kalo lagi ingin shalat, ya shalat, dan kalo lagi gak ingin, ya gak shalat.

Maka dari itu, mulailah dari sekarang berkomitmen bahwa melaksanakan shalat 5 waktu itu adalah kewajiban kita sebagai umat islam.

3. Ingatlah Bahwa Dunia ini Sementara

Semua yang berjiwa akan merasakan mati, bahkan dunia beserta isinya ini, cepat atau lambat juga akan musnah, hanya Allah SWT yang maha kekal. Jangan pernah berpikir bahwa hidup ini akan selamanya, karena hidup bagaikan tempat persinggahan sesaat dalam sebuah perjalanan yang jauh,

Kematian tidak padang status sosial, umur, jabatan, atau harta benda kalian. Kematian pasti terjadi ke siapa saja, dan juga kematian bisa terjadi dimana pun dan kapanpun. Jika tiba saatnya, kita tidak bisa mengelak, menolak, atau menunda waktunya walaupun hanya sedetik saja.

Dimana saja kamu berada, kematian akan mendatangimu walaupun kamu didalam benteng yang tinggi lagi kokoh. (QS.An-nisa” 78).

Dengan mengingat kematian, kamu akan sadar bahwa dunia ini hanyalah sesaat. Tidak ada artinya untuk membangga-banggakan kehidupan dunia

4. Ingatlah Dosa-Dosa yang pernah dilakukan

Penyesalan selalu datangnya terlambat. Terkadang kita menyesal setelah berbuat dosa. Memang hampir setiap perbuatan yang dilarang itu adalah perbuatan yang menyenangkan, sangat menggoda untuk kita kerjakan. Namun disinilah letak seberapa kuatnya keimanan kita untuk menahan hawa nafsu yang dibuat oleh setan.

Percaya atau tidak, ketika kita mengerjakan perbuatan dosa, pasti ada terbesit di hati ini sebuah penyesalan “kenapa sih saya berbuat seperti itu”. Nah terkadang penyesalan seperti ini ada baiknya untuk kita rasakan, itu artinya ada gejolak dalam jiwa untuk bertaubat, menyesal, dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.

5. Ingatlah Kejamnya Neraka dan Indahnya Surga

Kesenangan dunia akan selalu menjerumuskan, kesenangan dunia juga terkadang membuat kabanyakan manusia lupa tentang urusan akhirat. Setiap sesuatu pasti diminta pertangung jawaban kepada Allah SWT, begitupun dengan shalat 5 waktu.

Allah telah menjanjikan pahala yang tiada putus bagi orang-orang yang rajin mengerjakan shalat 5 waktu. Dia juga telah menyiapkan Surga yang keindahannya tak bisa dicerna oleh akal dan pikiran manusia, dan nikmat kekal di surga tak bisa dibandingkan kelezatannya daripada kenikmatan dunia yang hanya sesaat.

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.” (QS Al Hajj:23)

Sebaliknya, bagi orang-orang yang selalu menunda atau tidak mengerjakan shalat, maka ia juga akan di beri balasan dari Allah SWT yaitu di masukannya ke dalam siska Neraka.

Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya (Q.S Al-Ma’un: 4-5)

6. Motivasikan diri dengan Menguatkan Niat

Hampir semua yang kita lakukan dimulai dengan niat dalam diri sendiri. Niat adalah keinginan yang kuat dalam hati untuk melakukan sesuatu tindakan yang ditujukan hanya kepada Allah SWT. Niat ibaratnya sebuah pondasi pada rumah yang belum dibangun, artinya kita sudah tahu harus berbuat apa sebelum mulai melakukannya.

Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niat.” (HR. Bukhari & Muslim)

Dengan mempunyai niat yang kuat kemudian berpegang teguh dengan pendirian, Insya Allah kita tidak akan mudah terlena dengan sesuatu yang tidak baik, sehingga mudah mengerjakan sesuatu yang baik, contohnya rajin mengerjakan shalat 5 waktu.

7. Lakukan Secara Bertahap

Bagi kamu yang sedang berusaha untuk rajin mengerjakan shalat 5 waktu, tak mesti juga harus memaksakan diri langsung rajin shalat dalam 1 hari. Memang sih, kita semua pasti mampu langsung mengerjakan shalat 5 waktu. Namun apakah kita yakin bahwa besok bisa juga mengerjakan shalat 5 waktu seperti halnya hari ini ?.

Terkadang shalat 5 waktu itu dipengaruhi tentang kebiasaan dan gaya hidup seseorang. Nah maka dari itu, untuk membuat shalat 5 waktu menjadi kebiasaan kita adalah dengan cara melakukannya secara bertahab. Misalnya, hari ini kamu shalat maghrib dan isya, maka besok harinya, kamu harus shalat dzuhur, maghrib, dan isya, begitupun hari-hari berikutnya yang ditambah jumlah shalatnya.

Mengapa harus demikian ?, karena itu lebih baik daripada kamu kesannya terpaksa untuk langsung mengerjakan shalat 5 waktu dalam sehari.

8. Buat Agenda Shalat

Cara selanjutnya adalah membuat agenda shalat. Dalam poin ini maksudnya adalah supaya kita tidak mudah lupa tentang kewajiban shalat. Lalu seperti apa ?, terkadang kita lupa mengerjakan shalat karena memang tidak ada yang mengingatkan kita untuk mengerjakan shalat. Mungkin saja lokasi kamu saat ini jauh dari masjid sehingga tidak bisa mendengar adzan berkumdang.

Nah untuk mengatasi hal ini, kita bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk membuat agenda shalat, contohnya bisa menggunakan aplikasi smartphone untuk mengingatkan kita shalat jika waktunya sudah tiba. So, jangan membuat sebuah alasan untuk tidak mengerjakan kewajiban shalat 5 waktu.

9. Berteman dengan Orang yang rajin Sholat

Lingkungan pertemanan memiliki pengaruh yang kuat membentuk sifat dan prilaku seseorang, Nabi Muhammad SAW bersabda.

“Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamu bisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium ban wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap.“ (HR. Bukhari & Muslim)

Sama halnya untuk bisa rajin shalat 5 waktu. Percaya atau tidak, ketika kamu melihat teman kamu mengerjakan shalat sedangkan kamu sendiri tidak, pasti akan muncul rasa malu, dan ujung-ujungnya kamu akan ikut mengerjakan shalat.

Namun dengan begitu, bukan berarti juga kita harus memilih-memilih teman, kita bisa berteman dengan siapapun. Tergantung dari kitanya, ambil sisi yang positif, dan tinggalkan sisi yang negatif.

10. Berdoalah Kepada Allah SWT.

Cara terakhir adalah dengan memperbanyak doa kepada Allah. Bedoa bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, bedoalah kepada Allah untuk meneguhkan pendirian untuk bisa shalat 5 waktu, serta dilindungi dari godaan-godaan setan yang menjauhkan diri ini dari perintah-perintah Allah SWT.

Baca Juga: 40 Kata Kata Mutiara “Doaku Hari ini” Terbaik

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. (QS. Ibrahim : 40)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here