10+ Cara Positif agar Bisa Membahagiakan Orang Tua

0

Salah satu tujuan hidup ini adalah membahagiakan kedua orang tua. Mereka yang telah mendidik kita sejak masih dalam kandungan hingga menjadi sosok seperti sekarang ini. Orang tua tidak pernah kenal lelah mencukupi kebutuhan kita, bekerja siang dan malam tanpa terdengar rasa mengeluh yang keluar dari mulutnya.

Kita boleh saja melihat kedua orang tua tersenyum bahagia, tapi kita tidak pernah bisa melihatnya merasakan kelelahan, mungkin kita tidak peduli atau tidak pernah melihatnya. Yang hanya kita tahu semua kebutuhan kita harus terpenuhi, apapun itu. Walaupun demikian, apakah kita pernah mendengar keluhannya ?. Jujur saja, melihat kita sebagai anaknya merasa bahagia sudah lebih dari cukup mengobati kelelahan orang tua.

Dan kini kita telah tumbuh dewasa, sebagian diantara kita mungkin sudah mendapatkan kesuksesan. Namun kita jangan pernah lupa juga, semakin kita dewasa, itu artinya ada yang semakin tua juga, ya, ibu dan ayah kita semakin renta. Jangan pernah melupakan jasa-jasa orang tua. Tak peduli seberapa sukses Anda saat ini, Kalo tidak ada peran dari orang tua, kemungkinan Anda tidak akan pernah bisa mencapai titik seperti saat ini.

Ada kata kata mutiara mengatakan, “Seorang anak tidak akan pernah bisa membalas budi kepada orang tua”. Kata kata ini mempunyai makna yang dalam bahwa kita sebagai anak tidak akan pernah mampu membalas kebaikan kedua orang tua kita, walau seberapa banyak materil atau harta benda kamu saat ini, hal ini bukan jaminan apakah kamu bisa membahagiakan kedua orang tua.

Lalu gimana cara untuk buat orang tua kita bahagia ?. Kadang seseuatu yang sederhana itu mempunyai makna, misalnya mengucapkan minta maaf dan terima kasih kepada orang tua. Nah untuk lebbih lengkapnya, simak 10+ Cara Positif agar Bisa Membahagiakan Orang Tua dibawah ini.

1. Rutin Menelpon

Bagi kamu yang kebetulan tinggal di kota yang berbeda sama orang tua, atau tepatnya sedang merantau karena pekerjaan atau sekolah. Hal yang mesti kita lakukan adalah sering menelpon orang tua kita. Percaya atau tidak, perasaan cemas dan khawatir orang tua kepada anaknya masih tetap ada walaupun kamu sudah beranjak dewasa.

Jangan juga menelpon karena ada maunya saja, cukup menelponnya secara rutin dengan cara menanyakan kabar, atau menanyakan mereka lagi ngapain. Kita juga wajib memberi tahu kondisi kita saat ini agar kedua orang tua merasa tenang, bahagia dan tidak menghawatirkan anaknya. Sesibuk apapun kita saat ini, luangkanlah waktu 5 menit untuk memberikan kabar kepada orang tua. Jika tidak memungkinkan untuk menelpon, cukuplah mengirimkan pesan.

2. Hargai Semua Pemberian

Pernahkan kamu mendapatkan pemberian atau hadiah dari orang tua namun tak kamu sukai.? Hal ini sering sekali kita jumpai dimana pemberian tidak sesuai dengan harapan. Lalu mengapa sebenarnya orang tua memberikan hadiah ?. Alasan yang paling logis adalah pemberian itu tanda perhatian dan rasa peduli.

Jadi hargailah sesuatu pemberian dari orang tua. Bisa jadi mereka sengaja bekerja keras siang dan malam hanya untuk memberikan sesuatu itu kepada kamu, hanya karena alasan ingin membuat anaknya senang.

Bisa kamu bayangkan perasaan orang tua kalo kamu gak menghargai pemberian tersebut, coba posisikan diri kamu ketika pemberian kamu sendiri tidak di hargai orang lain, kamu susah-susah mendapatkannya, eh pas diberikan dia malah gak suka bahkan gak mau menerima hadiah tersebut. Tentu sedih kan.

Baca Juga: 30 Kata Kata Menghargai dan Menjaga Perasaan Orang Lain

Cara menghargai pemberian itu adalah dengan cara memuji apa yang diberikan, lalu merawat pemberian itu dengan baik. Walau kurang suka, usahakan tetap menggunakan pemberian itu. Lagipula belum tentu barang yang tak kita sukai itu tak bermanfaat bagi kita.

3. Belikan Makanan Kesukaan

Ketika pulang kerja atau kuliah, kamu boleh sesekali membelikan makanan yang orang tua kamu sukai. Cara ini mungkin adalah cara yang cukup ampuh membuat orang tua bahagia. apalagi kalo makanan tersebut disantap bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya.

Makanan itu dapat mencairkan suasana, dan makanan dapat mengakrabkan semua orang. Tak perlu makanan yang mewah dan mahal, cukup makanan yang sederhana tapi kamu tahu makanan tersebut adalah makanan favorit ibu dan ayah.

4. Memberikan Kejutan

Semua orang menyukai kejutan, termasuk ayah dan ibu juga. Dan kejutan itu sangat luas, artinya banyak yang bisa dilakukan untuk memberikan orang tua kita kejutan. Misalnya kejutan saat mereka berulang tahun dengan memberikan kado atau kue ulang tahun.

Walau kejutannya terlihat simple, tapi kamu gak pernah tahu besarnya rasa bahagia orang tua ketika mendapatkan kejutan dari anaknya sendiri. Orang tua pasti akan berpikir bahwa anaknya memiliki kepedulian yang tinggi kepadanya.

5. Luangkan Waktu untuk berbagi Cerita Bahagia

Cara selanjutnya supaya kita bisa membahagiakan kedua orang tua adalah berbagi cerita kebahagiaan kepadanya. Jangan melulu curhat tentang keluhan, masalah, beratnya ujian hidup atau cerita-cerita sedih lainnya, karena orang tua pun berhak dengan cerita bahagia dari anaknya sendiri.

Kadang dibalik perasaan orang tua yang mendengarkan keluh kesah kita, ada segumpal harapan untuk mendengarkan hal-hal bahagia yang telah terjadi pada kita. Maka dari itu, terbukalah kepada orang tua tentang kebahagiaan yang kita rasakan. Jangan selalu merayakan kebahagiaan sama pacar atau sahabat. Tapi dahulukan orang tua dan keluarga kita.

Percaya deh, kalo kamu berbagi cerita bahagia kepada orang tua, bukan hanya kamu yang merasa bahagia, tapi kebahagiaan akan semakin besar ketika melihat orang tua bisa tersenyum bahagia karena kita.

6. Berikan Prestasi

Salah satu tujuan orang tua menyekolahkan kita tinggi-tinggi adalah agar kita bisa cerdas, pintar, dan berpengetahuan yang luas. Orang tua bersusah-payah loh mencari uang untuk mencukupi bahkan melebihkan kebutuhan pendidikan kita.

Nah tugas kita adalah belajar dengan sungguh-sungguh, dan jika bisa, bayarlah jerih payah orang tua dengan memberikan sebuah prestasi agar mereka bangga sama anaknya. Orang tua tidak mengharapkan apapun dari kita, mereka cuma hanya bisa tersenyum melihat anak-anaknya berprestasi.

Bisa kamu bayangkan perasaan mereka berdua ketika nama kamu disambut tepuk tangan dari banyak orang. Ya kalo sekiranya saat ini memang belum bisa berprestasi, setidaknya jangan membuat malu orang tua dengan tindakan-tindakan kita.

7. Taat dan Patuh

Cara selanjutnya agar bisa membahagiakan orang tua adalah dengan menjadi anak yang senantiasa taat dan patuh. Maksudnya seperti apa ?. Maksudnya dengan menta’ati perintah dan peraturannya, dan patuh terhadap larangan-larangannya. Ingat ya, namanya orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya. Hampir tak ditemukan lagi orang tua yang justru menjerumuskan anaknya ke hal-hal negatif.

Memang pada zaman saat ini, kebanyakan dari kita sering melawan orang tua karena alasan-alasan yang tidak masuk akal. Sering mengucap “ah”, atau sering menolak suruhan orang tua walau bernada sepele, seperti hanya menyuruh kita mengangkat jemuran. Nah hal inilah yang tanpa kita sadari telah menyakiti perasaan orang tua

Untuk menghindari ini, biasakanlah bersikap lemah lembut kepada mereka berdua, kadang perasaan orang tua itu lebih sensitif ketimbang perasaan orang lain. Dengan senantiasa taat dan patuh dengan orang tua, akan membuat mereka berdua akan selalu bahagia.

8. Membantu meringankan Beban Orang Tua

Pada umumnya, orang tua akan selalu berusaha memenuhi semua kebutuhan kita sebagai anaknya. Bahkan untuk mewujudkan kebutuhan keluarga, orang tua rela menyampingkan keinginan pribadi mereka.

Kita sebagai anak, seharusnya memiliki sifat pengertian bahwa orang tua pun adalah manusia biasa. Mereka pasti merasa capek dan lelah karena pekerjaan kantor ditambah pekerjaan rumah yang belum selesai. Nah disinilah tugas kita untuk sekedar meringankan beban pekerjaan kedua orang tua dengan cara membersihkan rumah sebelum mereka pulang bekerja.

Tidak hanya itu, meringankan beban orang tua bisa juga kita lakukan dengan cara tidak menambah beban pikiran karena tindakan-tindakan kita. Misalnya kamu nakal di sekolah, atau meminta permintaan (hadiah) yang sulit dipenuhi orang tua.

9. Rajin Beribadah

Cara selanjutnya agar bisa membahagiakan orang tua adalah rajin beribadah. Orang tua mana sih yang gak bahagia melihat anaknya rajin beribadah. Jika kamu beragama islam, rajin shalat dan mengaji. Ingat ya, amalan pahala yang tak terputus jika seseorang meninggal dunia salah satunya adalah anak yang shaleh dan shaleha.

Rajin beribadah tidak harus selalu dikaitkan dengan rajin shalat dan mengaji. Tapi puasa, membantu sesama, sabar, dan menjauhi larangan-larangan Tuhan yang Maha Esa termasuk beribadah juga.

Baca Juga: 10 Cara Sederhana Agar Kita Bisa Rajin Shalat 5 Waktu

10. Berdoa untuk Orang Tua

Coba kamu ingat2 kembali kapan terakhir kamu berdoa untuk orang tua ?. Jujur saja, semua orang tua pasti selalu mendoakan anaknya di setiap shalatnya. cuma kitanya saja yang tidak mengetahuinya. Yang kita tahu hanyalah meminta doa orang tua tanpa pernah membalas doa tersebut.

Kita semua yakin bahwa setiap dari kita selalu berdoa agar orang tua sehat selalu, panjang umur, atau dilimpahkan rezekinya, walaupun kita berdoanya secara diam-diam. Memang dalam hal ini tidak langsung membuat orang tua kita bahagia, karena beliau tidak tahu. Tapi percayalah, Tuhan itu maha melihat, biarkan Tuhan yang akan membahagiakan kedua orang tua kita.

11. Ucapkan Maaf dan Terima Kasih

Cara terakhir supaya bisa membahagiakan kedua orang tua adalah mengucapkan permiantaan maaf dan terima kasih. Sama seperti poin ke 10 dimana kebanyakan dari kita cukup jarang melakukannya kepada orang tua. Coba ingat-ingat lagi, kapan terakhir kamu meminta maaf kepada orang tua ?. Jangan bilang terakhir kali minta maaf saat lebaran Idul Fitri atau Idul Adha kemarin.

Gak perlu gengsi mengucap minta maaf dan terima kasih sama orang tua. Ajaklah mereka ke tempat yang nyaman lalu katakanlah.

“Bu, yah, aku mau minta maaf jika selama ini aku sering mengecewakan dan menyusahkan ibu dan ayah, maaf jika selama ini aku belum bisa membuat ibu dan ayah bahagia. Dan aku juga mau berterima kasih sudah mendidik aku dari kecil hingga menjadi dewasa. Tanpa kalian, aku bukanlah apa-apa”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here