5 Cara Meyakinkan Diri atas Keputusan yang Kita Buat

0
plin plan membuat keputusan

Hidup ini tidak selalu berjalan seperti yang kita semua inginkan, kadang dalam hidup kita diberikan sebuah pilihan yang sulit. Sebenarnya bukan pilihan yang sulit, tapi yang sulit itu adalah keputusan yang akan kita ambil.

Seperti halnya saat kita memilih dua pakaian yang bagus, kedua pakaian itu sama-sama kita sukai, tapi sayangnya tidak semuanya bisa kita miliki. Kita harus memilih diantara kedua pakaian tersebut, lalu merelakan satu pakaian yang tidak kita pilih. Begitulah kira-kira sulitnya memutuskan sesuatu. Karena keputusan harus ada yang direlakan untuk pergi.

Bicara memang mudah, tapi tindakanlah yang terasa berat. Kadang saat membuat keputusan, kita takut nantinya kita malah menyesal karena keputusan sendiri, atau dengan kata lainnya, salah membuat keputusan. Dalam kondisi tersebut, kita seperti orang yang plin-plan, orang yang mengambil keputusan secara setengah-tengah.

Jika demikian, itu artinya kita belum yakin dengan keputusan kita sendiri. Kita masih takut, cemas, dan bingung apakah keputusan ini memang keputusan yang terbaik untuk hidup kita. Untuk mengatasi hal ini, berikut adalah cara meyakinkan diri atas keputusan yang kita buat.

1. Ceritakan kepada orang-orang terdekat

Jika saat ini kita dihadapkan dengan keputusan yang sulit, bahkan berkaitan dengan masa depan kita. Hal yang pertama yang harus kita lakukan adalah menceritakan semua beban kita kepada orang-orang terdekat. Seperti kedua orang tua, istri atau suami, keluarga dan sahabat.

Jangan terlalu gegabah mengambil keputusan tanpa ada masukan dari orang lain. Libatkanlah orang lain disetiap keputusan yang akan kita buat.

Pastikan mereka mendukung semua keputusan kita, agar suatu saat jika memang benar keputusan tersebut adalah keputusan yang keliru, maka kita tidak akan menyesalkannya, dan kita tidak akan menyalahkan diri sendiri. Karena kita tahu kita sudah melakukan hal yang benar dan disetujui oleh orang lain.

2. Teguhkan pendirian

Setelah mendapatkan dukungan dari orang-orang tercinta, selanjutnya yang harus kita lakukan adalah meneguhkan pendirian kita. Sugestikan pada pikiran bahwa tidak ada yang harus dikhawatirkan tentang dampak dari keputusan yang kita buat.

Mari kita berandai-andai, jikapun keputusan itu akan berdampak negatif, yang terpenting dari itu adalah kita masih punya orang-orang yang selalu ada disamping kita apapun keadaannya. Oleh karena itu, kalau memang kita mau berubah, maka kita harus punya niat yang kuat. Jangan setengah-setengah, apalagi tidak punya pendirian.

3. Lakukan seperti keputusan

Yang ketiga adalah lakukan tindakan seperti keputusan yang kita buat. Jangan jadi orang yang “tong kosong nyaring bunyinya.” Sekali kita memutuskan sesuatu, maka jangan pernah menarik keputusan tersebut.

Agar mudah dipahami, kita contohkan dalam hubungan percintaan. Ketika kita memutuskan menyudahi hubungan dengan pacar. Maka konsistenlah dengan keputusan tersebut. Meskipun seseorang layak diberi kesempatan kedua, namun jika hubungan itu sering menyebabkan salah satu pihak merasa sakit hati, maka keputusan berpisah adalah keputusan yang tepat. Terkadang kita lebih baik menjadi orang jahat namun tujuannya baik, daripada menjadi orang baik tapi tujuannya jahat.

Maka dari itu, percayalah dengan keputusan yang kamu buat. Kita semua yakin bahwa keputusan tidak akan muncul jika tidak dipikirkan matang-matang.

4. Berpikir positif

Salah satu penyebab mengapa kita tidak percaya dengan keputusan sendiri adalah karena kita terlalu banyak berpikiran negatif. Ditambah kita juga selalu memikirkan pendapat orang lain yang muncul dari keputusan yang kita buat. Karena bisa jadi kan, keputusan kita tidak hanya berdampak kepada diri kita saja, tapi juga pada orang lain.

Kalau kita terus-menerus berpikiran negatif disetiap keputusan kita, itu tidak baik untuk kesehatan metal. Dan ini juga bukan tak mungkin akan menjadi kebiasaan yang menyebabkan kita sering takut bertindak apalagi memutuskan sesuatu. Untuk itu, cobalah selalu berpikiran positif. Jangan pedulikan apa yang dipikirkan orang lain terhadap diri kita. Karena ini hidup kita, kita yang menentukan jalan hidup kita.

5. Dekatkan diri kepada Tuhan

Terakhir adalah mendekatkan diri kepada Tuhan. Percayalah, perasaan tak tenang yang selama ini kita rasakan mungkin karena kita sudah terlalu jauh dengan sang Maha Pencipta. Sekarang saatnya lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Berdolah lalu mintalah petunjuk dariNya. Tuhan lebih tahu apa yang kita butuhkan, percayakan semuanya hanya kepada-Nya. Yakinlah semua keputusan yang kita buat merupakan bagian dari takdir yang telah ditetapkan Tuhan kepada ciptaannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here