6 Daftar Perusahaan Teknologi Terbesar di China

0
perusahaan teknologi terbesar china

Sebagian besar perusahaan teknologi terbesar di dunia saat ini masih berbasis di Amerika Serikat, namun AS tampaknya harus mengkhawatirkan perkembangan dan revolusi teknologi yang sedang terjadi di Cina. Jumlah perusahaan teknologi di China meningkat lebih dari dua kali lipat antara tahun 2009 dan 2014.

Menurut laporan tahunan perusahaan modal ventura, Kleiner Perkins Caufield & Byers, pada tahun 2018, ada sembilan perusahaan asal China yang masuk ke dalam 20 daftar perusahaan teknologi terbesar dunia.

Yang lebih mencengangkan lagi, Cina menurut perkiraan menghasilkan 100 ribu tenang ahli baru  dalam bidang perangkat lunak setiap tahunnya. Besarnya sumber daya manusia ini membuat perusahaan teknologi di Cina semakin modern dan semakin besar.

Intinya adalah bahwa perusahaan teknologi di Cina berkembang dengan sangat pesat. Bahkan pada akhir 2017 lalu, China memiliki startup teknologi sekitar 35.774.

Nah dari sekian banyak perusahaan teknologi di Tiongkok, berikut ini adalah 6 perusahaan teknologi terbesar dan paling berpengaruh di China.

1. China Mobile Limited

China Mobile Ltd adalah perusahaan milik negara (Kalau di Indonesia seperti BUMN) yang menyediakan layanan mobilitas suara dan multimedia melalui jaringan telekomunikasi seluler nasional. Perusahaan yang berbasis di Beijing ini memiliki 240 ribu karyawan, dan telah menjangkau lebih dari 800 juta pelanggan.

Dengan ukuran itu, China Mobile Ltd adalah perusahaan telekomunikasi terbesar dan paling berharga di dunia. Sebagian besar basis pelanggan China Mobile Ltd adalah di Cina, meskipun juga telah menjangkau Pakistan dan Hong Kong. Nilai perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $ 195,62 miliar.

2. Tencent

Tencent Holdings Ltd yang berbasis di Shenzen adalah perusahaan raksasa jejaring sosial asal Tiongkok. Tencent mengklaim aplikasi WeChat besutannya telah memiliki lebih dari satu miliar pengguna bulanan pada tahun 2018. Situs jejaring sosial lainnya, QZone melaporkan memiliki 629 juta pengguna, dan layanan perpesanan instan QQ memiliki 820 juta pengguna bulanan.

Selain itu, Tencent juga masuk ke industri Gim seperti PUBG yang sukses mengumpulkan lebih dari 200 juta unduhan dan 30 juta pengguna aktif harian dalam delapan bulan sejak diluncurkan. Perusahaan ini memiliki valuasi perusahaan sebesar $ 534 miliar.

3. Alibaba

Alibaba Group merupakan perusahaan e-commerce retail terbesar di dunia. Selain situs alibaba.com, perusahaan ciptaan Jack Ma ini juga memiliki e-commerce lain seperti Taobao, Tmall, dan Lazada. Selain itu, Alibaba menawarkan pembayaran digital yang disebut Alipay yang sekarang memiliki lebih dari 900 juta pengguna di seluruh dunia.

Alibaba juga berinvestasi di sejumlah perusahaan rintisan di AS, termasuk aplikasi media sosial Snapchat dan layanan ride sharing Lyft. Di Indonesia, Alibaba merupakan investor utama dari Tokopedia. Perusahaan yang berdiri di China pada tahun 1999 itu tercatat memiliki valuasi sekitar USD420 miliar.

4. Huawei

Huawei Technologies Co. Ltd. adalah perusahaan pemasok perangkat telekomunikasi dan jaringan komunikasi yang bermarkas di Shenzhen, Tiongkok . Berkat inovasi yang selalu dihadirkan, kini Huawei menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Dalam industri perangkat smartphone misalnya, Huawei berhasil menyaingi Apple dan Samsung dalam hal penjualan. Mereka juga sedang mengembangkan teknologi telekomukasi 5G dan sesumbar akan menjadi pemimpin dalam teknologi 5G di dunia.

5. Baidu

Baidu, Inc. didirikan pada tahun 2000 oleh mantan pengembang perangkat lunak Wall Street Journal pada 1990an, Robin Li (Li Yanhong). Baidu secara konsisten merupakan perusahaan Search Engine terbesar di Cina.

Terlepas dari dilarangnya Google beroperasi di China menjadikan Baidu sebagai pilihan utama bagi masyarakat Tiongkok berselancar di Internet. Baidu juga menawarkan berbagai layanan perangkat lunak gratis yang sebagian besar menargetkan pengguna PC di pasar Asia.

6. Xiaomi

Xiaomi, Inc. adalah produsen smartphone yang baru namun memiliki potensi penjualan yang besar. Pada tahun 2014, perusahaan yang dijuluki sebagai Apple-nya China ini bernilai di atas $ 45 miliar, yang menjadikannya sebagai salah satu perusahaan teknologi paling berharga di dunia.

Sebagai perusahaan Internet, Xiaomi berhasil melantai di bursa (IPO) pada pertengahan 2018. Meskipun sahamnya turun 6% pada hari pembukaannya, tetapi Xiaomi berhasil pulih, dan sekarang Xiaomi memiliki valuasi sebesar $ 56,4 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here