Mungkinkah Alien itu Ada? Inilah 10 Planet yang Mirip dengan Bumi

Planet yang Mirip dengan Bumi

Banyak yang meyakini bahwa kita tidaklah sendirian di alam semesta yang begitu luas ini. Banyak para peneliti terutama dari NASA mencoba untuk membuktikan dengan mencari keberadaan kehidupan di luar Tata Surya kita. Hasilnya banyak sekali ditemukan eksoplanet baru yang beberapa diantaranya memiliki planet yang mirip dengan Bumi. Bukan hanya mirip secara kasat mata saja, planet tersebut juga mengorbit pada bintang induk sama seperti Bumi yang mengorbit Matahari. Selain itu, planet-planet itu juga disebut sebagai zona layak huni.

Lalu apakah ada tanda-tanda kehidupan di planet yang serupa Bumi itu? Mungkinkah ada kehidupan di planet-planet lain selain di Bumi?

Perlu diketahui bahwa salah satu tanda-tanda adanya kehidupan pada suatu tempat ialah tempat tersebut haruslah memiliki sumber air. Dan menurut penelitian, beberapa planet yang ditemukan mirip dengan Bumi itu diprediksi terdapat air didalamnya.

Meskipun hal ini baru sebatas teori dan belum ada bukti yang jelas, mengingat jarak dari Bumi menuju planet-planet yang mirip bumi tersebut sangatlah jauh dan membutuhkan ratusan hingga ribuan tahun kecepatan cahaya.

Jikalau pun memang ada dan terbukti bahwa ada planet yang mirip Bumi yang mendukung adanya kehidupan, kita kemungkinan takkan mampu membuat roket berkecepatan cahaya untuk menuju ke planet tersebut. Bahkan kendaraan kecepatan cahaya sekalipun, membutuhkan ribuan tahun untuk sampai kesana.

Secanggih apapun teknologi manusia, hingga saat ini kita belum mampu mengungkap misteri adanya Bumi lain dan kehidupan di alam semesta ini. Namun sebagai makhluk yang beriman, kita harus percaya bahwa ada kehidupan lain di alam semesta ini.

Berikut adalah 10 Planet yang Mirip dengan Bumi yang berpotensi mendukung adanya kehidupan, seperti dilansir dari berbagai sumber.

10. Gliese 667 C c

Eksoplanet yang berjarak 23,62 tahun cahaya ini memiliki massa 3,7 kali lipat lebih besar ketimbang Bumi. Planet ini berada di ekspolanet yang memiliki 3 sistem matahari, namun hanya mengorbit di salah satunya saja. Ilmuwan sebenarnya tidak begitu yakin Gliese 667C adalah planet berbatuan, namun letak orbitnya yang berada di zona layak huni membuat planet ini masuk dalam daftar eksoplanet paling mirip Bumi.

9. Kepler-69c

Planet yang ukurannya 70% lebih besar dari Bumi ini berada di rasi bintang Cygnus yang berjarak sekitar 2700 tahun cahaya dari bumi. Satu tahun disana adalah 242 hari, yang sejauh ini merupakan yang termirip dengan satu tahun di Bumi. Sayangnya setelah diamati lebih jauh, Kepler-69c memiliki sifat yang sama seperti Venus yang mengorbit bintangnya di batas terdalam zona layak huni.

8. Tau Ceti e

Planet Tau Ceti e adalah planet yang berukuran 80% lebih besar dari Bumi. Planet yang berjarak 11,9 tahun cahaya ini memiliki atmosfer yang kuat, dan suhunya mungkin berada di kisaran 70° C. Namun para ahli meyakini bahwa Planet Tau Ceti e kemungkinan memiliki permukaan yang berbatu.

7. HD 40307g

HD 40307 g adalah sebuah planet ekstrasurya yang mengorbit di zona layak huni di bintang HD 40307. Planet yang berjarak 42 tahun perjalanan cahaya ini memancarkan 75% energi lebih sedikit dari matahari kita, dan membutuhkan 198 hari untuk mengitari bintang induknya. Tidak seperti beberapa planet lain yang telah terdeteksi di zona layak huni, planet ini tidak terkunci di orbit pasang surut bintangnya, yang berarti bahwa ia memiliki siang dan malam, yang meningkatkan kemungkinan hidup berkembang di planet ini.

6. Kepler-62e

Planet Kepler 62e adalah planet yang berukuran 60% lebih besar dari bumi dan berjarak 1.200 tahun perjalanan cahaya. Planet ini memiliki permukaan berbatu dengan probabilitas air yang tinggi. Selain itu, Kepler 62 e juga memiliki langit yang berawan menyerupai bumi yang kita tinggali. Di planet ini dalam satu tahunnya memiliki 122 hari dan berada di zona layak huni.

5. Gliese 581 g

Planet yang memiliki masa 1,5 kali lebih besar dari bumi ini mengorbit cukup jauh dari bintang induknya, sehingga suhunya diperkirakan terlalu dingin. Gliese 581 g diyakini memiliki permukaan yang berbatu dengan atmosfer yang mendukung air. Planet yang berjarak 20,3 tahun cahaya ini mengorbit pada bintang induknya bernama Gliese 581, dan sejauh ini para astronom sudah mendeteksi enam planet baru yang mengorbit Gliese 581.

4. Kepler-62f

Kepler-62f berjarak 1.200 tahun perjalanan cahaya, dan berukuran 1,4 kali lipat lebih besar dari Bumi. Planet yang mengorbit pada bintang induknya bernama Lyra ini diduga memiliki permukaan berbatu namun mengandung jumlah air yang besar. Selain itu. Planet yang ditemukan pada 18 April 2013 ini juga berada di zona layak huni.

3. Kepler-22b

Planet bernama Kepler-22b memiliki diameter 2,4 kali lebih besar dari Bumi dan mengorbit di zona layak huni. Bintang induk Kepler-22b bernama bintang kelas-G seperti Matahari kita, namun bintang ini sedikit lebih kecil dan lebih dingin. Planet yang berjarak 600 tahun cahaya ini diperkirakan memiliki suhu rata-rata antara -11° C sampai 22° C. Planet ini dianggap sebagai tempat yang menjanjikan untuk kehidupan, karena diprediksi memiliki air yang melimpah.

2. Kepler 186f

Kepler 186f adalah sebuah planet ekstrasurya yang mengorbit di sistem bintang Kepler-186, sekitar 582 tahun cahaya dari Bumi. Kepler 186f merupakan planet pertama yang ditemukan mirip dengan Bumi dan berada di zona layak huni di luar Tata Surya kita.

Setelah dilakukan pengamatan lebih jauh, Kepler 186f diyakini adalah cenderung planet berbatuan. Kepler-186f mengorbit bintang induknya setiap 130 hari sekali, dan bintang induknya cenderung jauh lebih redup daripada matahari kita, Saking redupnya, sampai-sampai ketika siang hari di Kepler 186, cahaya-nya sama seperti 1 jam sebelum Matahari terbenam di Bumi kita.

1. Gliese 581D

Gliese 581 d adalah planet luar surya sejauh 20 tahun cahaya di rasi bintang Libra. Karena massanya yang 7 kali lebih besar dari Bumi, planet ini diklasifikasikan sebagai planet bumi super. Karena orbit planet ini berada di ujung luar zona layak huni bintangnya, planet ini diduga mirip dengan bumi. Planet yang mengitari bintang induknya selama 66,87 hari ini diprediksi memiliki kandungan air di dalamnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here