Kata Kata Ada Saatnya Kita Menyerah dan Berhenti Berharap Dalam Diam

0
kata kata ada saatnya

Kata Kata Ada Saatnya | Kalimat | Kutipan | Ucapan | Caption | Quotes | Mutiara | Bijak | Motivasi | – Ada pepatah yang mengatakan “hidup ini harus maju ke depan bukan untuk mundur ke belakang” Mungkin kata kata itulah yang tepat menggambarkan perasaanku saat ini. Sejujurnya aku senang melihat diriku yang selalu merasa tertekan dan tertantang. Bagiku kedua perasaan itu selalu menjadi penyemangat hari-hari untuk menjadi orang yang lebih baik.

Akan tetapi akhir-akhir ini ada sesuatu yang selalu membayang-bayangi pikiranku. Sesuatu yang telah menjadi beban dan menimbulkan dua pilihan yang sulit, yaitu bertahan atau melepaskan.

Disatu sisi aku mulai lelah ketika usaha dan kerja keras ku selama ini tidak dihargai sama sekali, aku mulai jenuh ketika merasa segala sesuatu yang sudah aku upayakan tak ada hasilnya, meskipun telah memberikan yang terbaik, aku seolah berjalan ditempat. Rasanya tidak kuat lagi, aku ingin menyerah saja, lalu pergi untuk mencari yang lebih baik.

Namun disisi lain, aku juga mempertanyakan. Kalau pada akhirnya ingin berhenti berharap, kenapa dulu aku mau memulainya? Kenapa baru sadar ketika sudah setengah jalan? Apakah aku orang yang pengecut? Apakah aku orang yang pecundang yang menyerah dengan keadaan?

Mungkin untuk saat ini aku hanya bisa diam. Namun perlu ditegaskan bahwa aku tak pernah berkata aku akan selamanya bertahan, aku tak pernah berkata bahwa aku akan selamanya berjuang. Biarkan waktu yang menjawab seberapa kuat aku mampu bertahan.

Mungkin kedepannya aku harus lebih memikirkan perasaan dari berbagai sisi, bukan hanya care dengan orang lain, tapi juga harus peduli terhadap diri sendiri.

Kata Kata Ada Saatnya

Ada saatnya kita menjadi manusia yang kuat, tapi adakalanya juga kita menjadi manusia yang sok kuat.

Ada saatnya dimana kita yang terabaikan akan dibutuhkan saat mereka sadar.

Ada saatnya yang suka mengalah benar-benar lelah.

Akan ada saatnya ketika aku melihatmu aku akan merasa biasa-biasa saja.

Ada saatnya berharap, ada saatnya untuk berhenti berharap. Ada saatnya memperjuangkan, ada saatnya untuk mengiklaskan.

Akan ada masanya berhenti mencintai yang tidak peduli adalah satu-satunya pilihan yang kamu miliki.

Ada saatnya kita melepaskan seseorang ketika kita tau ia lebih berbahagia bersama orang lain.

Ada saatnya yang sabar menunggu itu menyerah, dan ada saatnya yang ditunggu itu menyesal.

Akan ada saatnya dimana percayamu dikecewakan lalu hatimu dengan sengaja dipatahkan, dan saat itu kamu akan tau apa maksud dari keikhlasan.

Ada saatnya kau harus melepaskan seseorang, bukan karena tidak mencintainya, tetapi demi menjaga hati kita sendiri agar tidak terluka lagi oleh sikap yang sama dan orang yang sama.

Ada saatnya dimana sangat merindukan seseorang hingga ingin menjemputnya dari mimpi dan memeluknya di dunia nyata.

Ada saatnya kita berada dititik jenuh. Tidak ingin membahas apapun dan tidak ingin tau apa apa.

Ketika kamu tidak bisa menghargai perasaan seseorang, akan ada saatnya kamu juga akan disia-siakan.

Untuk segala sesuatu ada masanya. Untuk apapun dibawah langit ada waktunya.

Ada saatnya kita bicara dan ada saatnya kita diam.

Ada saatnya kita tak punya pilihan lain, selain terdiam dan mencoba menerimanya.

Ada saatnya dimana aku menikmati kesepian. Saat aku menikmati hujan, dan saat berdatangan sekumpulan kenangan.

Ada saatnya kita harus pasrah kepada Tuhan. Tidak semua hal akan menjadi seperti yang kita harapkan. Belajar ikhlas menerima segala misteri kehidupan.

Ada saatnya anda mencoba untuk berhenti memikirkan orang lain dan mulai berpikir tentang diri anda sendiri.

Dan, mungkin ada saatnya dimana kita harus egois. Saat dimana kita sudah terlalu letih mengalah untuk orang lain.

Ada saatnya, kita pun memerlukan ruang dan waktu untuk diri sendiri. Kalau lelah, beristirahatlah.

Ada saatnya ketika kamu tertawa, itu hanyalah sebuah kepura-puraan atas dirimu yang sebenarnya sedang kecewa dan terluka.

Ada saatnya orang yang kamu sayangi tak bisa bersamamu lagi. Nikmati setiap momen ketika mereka masih bersamamu.

Ada saatnya kamu harus menempa dirimu lebih keras. Sebab manja berlebih hanya akan membuat hidup penuh dengan rasa cemas.

Ada saatnya diana kekalahan rasa manis yaitu saat Anda sudah melakukan yang terbaik.

Akan tiba saatnya dimana kita perlu menanyakan apa yang dirasakan, baru kemudian dapat mengerti apa yang seharusnya dapat di lakukan. . Karena bertumbuh bersama artinya saling terbuka tentang apa yang perlu di perbaiki, bukan hanya diam dengan kesalahan yang ada.

Ada saatnya kita berhenti sejenak, menoleh kebelakang, lalu bersyukur karena itu telah berlalu, dan melihat kedepan dengan penuh keceriaan.

Ada saatnya kita harus merelakan sesuatu hal, bukan karena kita menyerah, tapi karena kita paham bahwa ada hal yang tidak bisa kita paksakan.

Ada saatnya dalam hidupmu engkau ingin sendiri saja bersama angin menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata.

Ada saatnya seseorang harus angkat bicara ketika impian sahabatnya ditertawakan.

Ada saatnya yang kita dapat tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Percayalah, Tuhan Maha kaya & mampu memberikan yang terbaik.

Ada saatnya aku harus bilang terserah pada penilaian orang. Aku harus mendengarkan apa kata hatiku. Melakukan apa yang buatku bahagia, karena ini adalah hidupku, tanggung-jawabku kepada Tuhanku.

Kelak tiba masanya dimana tabah kalah oleh lelah, dan pencarian tergantikan oleh penantian. Karena pada waktunya, setiap hati pasti mati.

Akan ada fase dimana yang paling sabat menjadi muak, yang paling peduli menjadi masa bodo, yang paling setia menjadi pergi. Ketika sabar, peduli, dan setianya tidak dihargai lagi.

Ada saatnya kita bicara, ada saatnya kita mendengar. Kita bicara agar orang lain dapat mengerti, kita mendengar agar kita bisa memahami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here