in

30 Kata Kata Hidup yang Kelam oleh Masa Lalu

Kutipan | Kalimat | Ucapan | Caption | Mutiara | Bijak | Motivasi | Quotes | Kata Kata Kelam | Kata Kata Hidup yang Kelam | Masa Lalu |

Masa lalu tak pernah bisa untuk kita hindari. Ia selalu hadir menjadi bagian perjalanan hidup seseorang. Tanpa adanya masa lalu, tak akan pernah ada masa sekarang, Tanpa adanya masa lalu, tak akan pernah ada dirimu yang sekarang. Bagaimanapun masa lalu mu, jangan biarkan satupun orang yang berhak memandangmu sebelah mata hanya karena masa lalumu.

Bagi sebagian orang, tidak mudah untuk menerima masa lalu. Terkadang hidup hanya bisa dipahami lewat masa lalu. Banyak orang yang terlalu mudah menilai seseorang hanya dari masa lalu nya saja. Banyak juga anggapan-anggapan bahwa masa lalu yang kelam tidak pantas mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Mungkin saja kamu merasa sedang menjalani hidup yang kelam, tapi kenyataannya itu bukanlah hasil dari masa lalu yang kelam. Kehidupan yang kelam adalah hasil upaya dan kerja keras, bukan hasil dari masa lalu. Oleh karena itu, berhentilah menyalahkan masa lalu.

Masa lalu yang kelam menempamu menjadi sosok yang baru. Dan menjalani hidup dengan semangat yang baru pula. Oleh karena itu, sekelam apapun masa lalumu, kamu tak perlu menyesalinya terus-menerus. Karena mereka yang memiliki masa lalu kelam tetap berhak untuk bahagia.

Menyesali masa lalu yang menurutmu kelam, tidak akan pernah membuat hidupmu yang sekarang menjadi lebih baik. Hal yang perlu kamu lakukan hanya ikhlas menerimanya, sembari menjadikannya pelajaran untuk menjalani hidup yang lebih baik sekarang.

Kata Kata Hidup yang Kelam

Jika hanya kelam yang aku punya, sudilah putihmu menulis kata.

Aku tau ini kelam, tapi tidak seperti apa yang kau bayangkan.

Aku mencintaimu seperti malam-malam terdahulu, tak pernah lelah menghitung kelam, dalam sesak dada yang semakin menghantam.

Terkadang, orang dengan masa lalu paling kelam akan menciptakan masa depan yang paling cerah.

Disudut luka paling kelam, direlung hati kau kusimpan.

Selamat malam wahai rindu dalam kelam.

Aku lebih memilih malam, meski kelam. Aku lebih memilih luka, meski sakit. Dan aku lebih memilih kamu, meski rindu.

Orang yang punya masalalu kelam belum tentu masa depannya juga kelam.

Sekalipun aku harus berjalan-jalan di lembah yang kelam, aku tidak takut akan bahaya, sebab seseorang bersamaku.

Malam semakin kelam, aku semakin hanyut dalam kenangan, kucoba berenang melawan arus perasaan, namun tetap saja aku tenggelam.

Setiap orang memang punya masa lalu, namun juga punya kehidupan baru.

Aku adalah bayang bayang di balik malam, bersembunyi dibalik teduhan kelam.

Tolong jangan datang jika hanya untuk mengulang rindu yang selalu kau abaikan. Sudah cukup kelam kepergianmu yang tanpa alasan.

Malam adalah selimut kesunyianku untuk menghangatkan hatiku yang kelam dari kejamnya roda dunia.

Sudut kelam dari kehidupan, dicara ketika diperlukan, dilupa setelah dapat apa yang diinginkan.

Yang kelam terlalu berarti, yang bahagia terlupakan.

Bukan gelapnya malam yang membuat hidup kelam, tapi gelapnya jiwa yang membuat hidup serasa tak bernyawa.

Baca Juga: 50 Kata Kata Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan

Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam di atas batu yang hitam di malam yang amat kelam. ada wujud tapi amat sukar dilihat

Malam kelam, mata terpejam, dan rindu yang menghujam.

Dalam mimpi tidur bulan pelahan menjauh, namun tetap bercahaya, saat kutatap, meski kelam langit menekan mataku, tapi masih terlihat jelas.

Dengan terpaksa aku harus berbincang pada malam. biarkan kelam menjadi saksi tentang rindu yang teramat dalam.

Dendam membuat hidupmu makin kelam, memaafkan menjadikan hidupmu tenang.

Karena gelap adalah bagian dari hidup. Kelam adalah putus asa yang memandang hidup sebagai gelap yang mutlak.

Jangan bersedih karena Tuhan mengutus harapan di saat-saat paling kelam. Sebagaimana hujan paling deras justru turun dari awan yang paling gelap.

Tak ada manusia yang bercita-cita menjadi orang buruk. Semua butuh proses yang panjang. banyak orang besar berawal dari masa lalu yang kelam.

Sembunyikan dulu lukamu, persembahkan senyum terbaikmu. Nanti saat surya terbenam kau bisa kembali memeluk kelam.

Bebaskan dirimu dari kondisi yang terus mendikte pikiran. Jangan biarkan masa depanmu ditentukan oleh masa lalu yang kelam.

Aku meninggalkanmu dalam suasana hati yang kelam. Langkahku tak tegak seolah kehilangan tempat berpijak.

Senja semakin kelam, malam yang mulai kutakuti datang kembali, disaat semua ketakutan memenuhi mimpi, lelah hati pun semakin menjadi.

Ketika malam terlalu kelam untuk menggantungkan harapan. Aku masih percaya kepada pagi.

Apapun yang terjadi di masa lalu, masa-masa indah akan jadi kenangan indah, dan masa-masa kelam akan menjadi pelajaran indah.

Akan ada saatnya Tuhan menciptakan seseorang untuk mengisi warna baru di hidup yang sempat kelam.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *