50 Kata Kata Ikhlas Merelakan Sesuatu yang Pergi

0
50 Kata Kata Ikhlas Merelakan Sesuatu yang Pergi
KATA KATA MERELAKAN

Kata Kata | Kalimat | Kutipan | Caption | Ucapan | Quote | Mutiara | Bijak | Motivasi | Ikhlas | Rela | Merelakan | Melepaskan | Kata Kata Merelakan Seseorang Pergi | Perpisahaan | Move on |

Dalam hidup ini, merelakan adalah sesuatu yang amat sulit untuk kita lakukan. Rela sangat erat kaitannya dengan sesuatu yang berharga yang akan hilang di kehidupan kita, sekarang ataupun nanti. Misalnya karena seseorang seperti, teman, sahabat, keluarga, hingga pacar dan pasangan. Orang-orang yang sangat berharga ini mau tidak mau harus kita relakan untuk pergi meninggalkan kita.

Ada “kata kata merelakan” yang mengatakan “Jika ada pertemuan pasti ada perpisahaan”. Makna dari “kata kata merelakan” itu adalah tak selamanya seseorang itu berada disisi kita, cepat atau lambat seseorang yang sangat kita cintai dan sayangi pasti akan meninggalkan kita.

Pertanyaannya, bagaimana perasaan kamu ketika ditinggalkan seseorang? Apakah kita hanya diam dan merelakan dia untuk pergi atau berjuang agar dia tetap tinggal disisi?

Jika kita memilih untuk merelakan ia pergi, itu artinya kita sudah siap untuk bersedih. Jujur saja, sulit bagi kita untuk melupakan seseorang yang benar-benar berarti dalam hidup ini. Namun kalau kita memilih untuk tetap berjuang, itu artinya kamu sudah siap menjaga dan mengorbankan perasaan diri sendiri.

Manusia memang identik dengan kesendirian, bermula dari sendiri dan berakhir juga dengan sendiri. Tapi kenapa merelakan sesuatu itu sangat sulit? Jawabannya adalah mungkin karena manusia sulit untuk melupakan kenangan-kenangan yang telah terukir di dalam pikirannya.

Jika memang kamu nyatanya sulit untuk melupakan sesuatu. Mungkin saatnya kamu belajar untuk lebih ikhlas sebagai pribadi. Karena sesuatu yang pergi akan tergantikan, itulah hukum yang telah ditetapkan Tuhan untuk mengobati rasa kehilangan manusia.

Bagi kamu yang saat ini sedang ingin melepaskan seseorang. Berikut ini adalah 50 kata kata merelakan sesuatu untuk pergi agar kamu lebih ikhlas melepasnya.

Baca Juga: 50 Kata Kata Pilihan untuk Bertahan atau Melepaskan

 

KATA KATA MERELAKAN

 

Ajari aku caranya merelakan tanpa harus membenci.

Merelakan memang meyakitkan namun akan membahagiakan.

Diam untuk Merelakan ! Tertawa untuk Pembalasan !

Merelakan atau mempertahankan, keduanya sama sama butuh perjuangan.

Karena terkadang bertahan lebih menyakitkan daripada merelakan dan mengikhlaskan.

Untuk mencapai sesuatu yg kita inginkan, kadang kita harus merelakan sebuah kenyamanan

Merelakan sesuatu yang memang seharusnya direlakan.

Seharusnya aku sudah tahu, bahwa dia memang sudah berubah. Hanya saja, aku sulit merelakan.

Terkadang kamu harus merelakan sesuatu itu pergi, untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik lagi!

Mungkin benar, salah satu bentuk dari mencintai adalah merelakan ia pergi.

Mencoba merelakan kepergianmu, dan berusaha terus tersenyum meskipun hati ini sakit.

Terkadang untuk melakukan hal yang benar, kita harus bersabar dan merelakan apa yang kita inginkan.

Merelakan itu lebih baik daripada “Mempertahankan tapi menyakitkan”.

Setiap kesedihan mengajarkan diriku untuk tegar. Aku merelakan hati untuk diproses menjadi dewasa.

Aku bukannya tak mau merelakan kepergianmu, aku hanya menyesali kelemahanku memperjuangkanmu untuk tetap disisiku.

Hanya bisa merelakan, sebab aku tau aku bukan tempat pulang yang dia tuju.

Kadang-kadang yang terbaik adalah merelakan, walaupun sebenarnya menyakitkan.

Merelakan kepergianmu adalah satu hal yang harus aku jalani, namun begitu sulit untuk aku pahami.

Dalam cinta, jika rasa sakit karena bertahan lebih besar daripada rasa sakit karena melepaskan, maka belajarlah merelakan.

Ketika kehilanganmu, aku hanya berpikir untuk belajar merelakan. Sampai akhirnya aku sadar bahwa ucapan tak semudah kenyataan.

Kita hanya perlu tau, kapan berhenti untuk berharap dan memulai untuk saling merelakan.

Ketika sesuatu tak bisa disatukan kembali, jalan satu-satunya adalah Merelakan pergi.

Merelakan itu harus belajar ikhlas, belajar mengerti bahwa apa yg kita lepaskan semua untuk kebaikan.

Belajar tulus mencintai meski tak harus memiliki, Belajar ikhlas merelakan meski harus kehilangan.

Mengikhlaskan artinya merelakan dia bersama siapa pun. Sebab, akhirnya aku paham. Kita dipertemukan hanya untuk menjadi teman.

Move on itu bukan dengan melupakan apalagi pura pura lupa, move itu tentang merelakan dan mengikhlaskan.

Pada akhirnya, seseorang yang bertahan akan memilih untuk merelakan. Sebab, bahagia tak datang hanya dari satu orang.

Cara terbaik untuk bisa ikhlas merelakan sesuatu adalah dengan meyakini bahwa apapun yang datang pasti akan pergi.

Beberapa mempertahankan dengan cara meminta, sisanya mempertahankan dengan cara merelakan.

Perpisahan bukan hanya tentang meninggalkan atau ditinggalkan, namun juga soal merelakan.

Hal yang paling tidak kusuka dari sebuah kedatangan adalah kepergian. Sesuatu yang tidak bisa kulerai hingga harus kurelakan.

Melepaskan dan merelakan adalah kata yang tak jauh berbeda dan sama sama datang tuk memberi luka.

Aku terlalu berambisi untuk melupakan, hingga aku lupa bahwa terlebih dahulu aku harus merelakan.

Karena orang yang tulus mencintai takkan mudah melepaskan, takkan mudah pergi, takkan mudah merelakan.

Pada akhirnya, kesendirian akan mengajarkan ketabahan pada hati yang merelakan kehilangan.

Melepaskan bukan berarti melupakan. melepaskan berarti merelakan hati untuk menerima kenyataan.

Baca Juga: 10 Cara Positif agar Bisa Menjadi Seseorang yang Sabar

Terkadang kamu harus melupakan apa yang kamu rasakan dan mengingat apa yang kamu pantas dapatkan.

Hidup itu keseimbangan antara mempertahankan atau harus merelakan.

Bila tak sanggup berlari cobalah berjalan, namun bila tak sampai tujuan, belajarlah merelakan.

Ketika kita sudah tabah dalam menjalani semua ujian dan ikhlas merelakan hal yang bukan milik kita, tentu hidup akan lebih tenang dan penuh dengan makna.

Belajar untuk merelakan dan ikhlas akan membuatmu lebih dewasa dan mampu kembali menatap masa depan tanpa beban masa lalu.

Mereka yang kini mengerti bahwa kehilangan adalah hidup, pernah mati-matian belajar tentang penerimaan dan merelakan.

Merelakan bukan akhir dari segalanya, tapi sikap mulia yang dapat membuka babak baru dalam hidup kita.

Semua orang yang kita kenal akan pergi. Tapi sebelum merelakan mereka pergi. Genggam mereka, sekuat yang kita bisa.

Kita menyayangi dengan cara yang menyakitkan, saling menginginkan namun harus merelakan. Ketidakpastian ini harus segera dipastikan.

Ketika kamu berpikiran negatif tentang sesuatu hal, maka secara tidak langsung kamu sudah merelakan beberapa hal baik untuk hilang.

Terkadang ada saat dimana kamu harus merelakan dan biarkan Tuhan yg menentukan. Hanya Tuhan yg mampu menyelesaikan berbagai masalah hidupmu.

Sebab disetiap perjalanan aku selalu menemukan hal-hal baru. Tentang pertemuan dan perpisahan. Tentang kebersamaan dan merelakan. Tentang berpelukan dan melepaskan. Tentang kehadiran dan tentunya kepergian.

Terkadang kita harus merelakan sesuatu hal bukan karena kita menyerah tapi mengerti bahwa ada hal yg tidak bisa dipaksakan.

Tidak semua yang hilang dari kita, harus kita cari kembali. Ada banyak kehilangan yang cukup kita hadapi dengan merelakan. Karena hanya dengan merelakan, kita akan mendapat pengganti yang lebik baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here