50 Kata Kata Memendam Perasaan Cinta Kepada Seseorang – Bermakna Meski Sakit Hati

0
50 Kata Kata Memendam Perasaan Cinta Kepada Seseorang
Kata Kata Memendam Perasaan

Kata Kata | Kutipan | Kalimat | Caption | Ucapan | Quote | Motivasi | Mutiara | Bijak | Menyimpan Rasa Suka Diam-Diam | Memendam Perasaan | Cinta | Galau | Pernah memendam perasaan sama seseorang? Memendam perasaan adalah sebuah rasa yang muncul kepada seseorang yang kita sukai namun tidak berani mengungkapnya. Memendam perasaan biasanya terjadi pada dia yang udah kita kenal sebelumnya, baik teman ataupun sahabat. Gak mungkin kan kalo kita memendam perasaan sama orang yang baru kita kenal, karena dalam hal ini perasaan cinta itu muncul ketika kebersamaan dan kecocokan udah mulai terukir. Kalo kamu memendam perasaan sama dia yang baru kamu kenal, itu namanya bukan menyimpan perasaan, melainkan cinta pada pandangan pertama. Biasanya sih saat kamu memendam perasaan, apalagi perasaan sayang dan ingin memiliki, kadang kamu terpaksa menyukai dia secara diam-diam. Alasannya mungkin karena gengsi, malu, atau takut.

Emang sih memendam perasaan itu ceritanya agak unik. Entah apa yang membuat kamu terus-menerus menahan apa yang sedang kamu rasakan, kadang ada keinginan untuk mengungkapkan perasaan yang sesungguhnya, namun di hati mu masih terasa ada yang mengganjal untuk mengatakannya. Nah biasanya ada beberapa alasan mengapa seseorang lebih memilih untuk mengubur dalam-dalam perasaan cinta tersebut.

  1. Karena takut, orang yang bertipe seperti ini biasanya adalah pengagum rahasia, ia kagum dengan seseorang lalu rasa kekaguman itu semakin dalam dan berubah menjadi rasa ingin memiliki. Namun orang ini justru takut mengatakan perasaan dia yang sesungguhnya, takut diabaikan ataupun takut untuk ditolak.
  2. Karena gengsi dan menghargai. Orang tipe ini biasanya mempunyai rasa kepada teman atau sahabatnya yang muncul dikarenakan udah merasa nyaman dan memiliki banyak kesamaan. Namun orang ini memilih untuk memendam rasa tersebut hanya karena menghargai dan tak mau menghancurkan persahabatan yang sudah berjalan lama.

Perih memang jika kita mencintai orang secara diam-diam. Kita tidak bisa memilikinya, namun kita masih saja memperhatikannya dari kejauhan. Dan yang paling sakit dari itu semua adalah ketika seseorang itu sebenarnya tahu tentang perasaan kita, namun dia malah pura-pura gak tahu atau malah tidak peduli akan hal tersebut.

Jadi intinya apa perasaan kamu itu salah? Sebenernya gak ada yang salah tentang perasaanmu, karena rasa suka itu adalah hal yang wajar dirasakan oleh semua orang. Yang salah itu cuma keadaan. Mengapa dia sebelumnya menjadi temen kita, kenapa gak jadi orang lain saja.

Tapi yang terpenting dari itu semua adalah sampai kapan kamu akan memendam perasaan tersebut? Gak mungkin kan perasaan itu menjadi rahasia kamu sendiri seumur hidup, maka dari itu kalo emang kamu menyukai dan menyayangi nya, katakanlah sama dia. Untuk hasilnya apakah cinta kamu diterima atau tidak itu urusan nanti kok, yang terpenting dia akhirnya tahu bahwa kamu selama ini menyukainya, dan juga perasaan kamu jadi lega karena udah mengungkapkan semuanya.

 

Kata Kata Memendam Perasaan

 

Semua tak akan ada artinya jika hanya sebatas kata-kata belaka. Semua tak akan ada hasilnya jika hanya sebatas memendam rasa.

Hanya bisa menutup luka. Menahan api cemburu. Memendam rasa kecewa. Karena mau marahpun aku sadar, “siapa aku?”.

Memendam rasa yang begitu dalam terhadap seseorang, mungkin salah. Salah karna dia telah ada yang memiliki.

Tidak seharusnya menunggu dengan memendam rasa sejauh ini.

Aku lebih sering merindukanmu diam-diam, dan memendam perasaan.

Perasaan ini sangat dalam, sehingga aku memilih untuk memendam.

Inget, yang terbaik tidak akan pernah pergi.

Lebih baik diam dengan rasa sayang daripada tersakiti oleh harapan.

Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan menyerah hingga detik ini.

Ketika hati hanya bisa memendam, karena kata tak mampu ungkapkan rasa yang begitu dalam.

Jika sesuatu yang tak berbalas, aku hanya bisa memendam rasa ini sendirian dalam gelap.

Maka biarlah aku memendam rasa ini seorang diri tanpa sepengetahuan orang lain.

Aku hanya bisa memendam tanpa bisa mengungkapkan perasaan ku yang sebenarnya.

Terkadang memendam adalah pilihan satu-satu nya Agar semua terlihat baik-baik saja.

Ada rasa yang kubiarkan berlalu begitu saja karena ada perasaan lain yang harus aku jaga.

Meskipun tidak pernah pacaran, setidaknya aku juga pernah memendam perasaan kepada orang lain.

Keadaan selalu memaksa untuk memendam rasa. Perasaan rindu yang memang cukup sulit terobati dengan pertemuan.

Baca Juga: 10 Cara Melupakan Seseorang Biar Anda Cepat Move On

Untuk orang sepertiku yang hanya bisa memendam perasaan, cinta hanya bisa memberikan sebuah penderitaan.

Kesedihan datang karena kamu terlalu banyak memendam rasa yang seharusnya bisa kamu ungkapkan.

Aku lebih memilih memendam perasaan, karena aku takut terluka. Tapi justru memendam yang membuat luka.

Selamat malam orang orang yg hanya bisa menjadi pengagum rahasia, tanpa dia tau perasaan kita gimana, tanpa dia tau diam diam kita memendam rasa.

sampai detik ini setidaknya aku tau gimana rasanya mencintai dalam diam, memendam perasaan rindu sendirian.

Ini salahku yang memendam perasaan terlalu dalam. Padahal aku tahu tidak bisa memaksakan perasaan seseorang untuk membalas perasaanku.

Menjadi orang yang memendam rasa akan tersiksa jika tawa itu berasal dari seseorang wanita yang ia puja.

Lantas harus bejuang seperti apa lagi? jika memendam perasaan adalah kesalahan.

Aku memendam rasa pada dirinya Yang akhirnya tak bisa kumiliki Bahkan tak mungkin kutemui.

Ada banyak orang yang cukup kuat untuk tidak mengungkapkan perasaan rindunya, mereka lebih memilih untuk memendam.

Saat kamu hanya bisa memendam perasaan kepada seseorang, saat itu juga, kamu harus siap melihat dia bersama yang lain.

Karena puisi ku mampu mengutarakan rasa tanpa memendam dan tanpa takut kehilangan.

Hanya sebatas teman yang saling memendam perasaan, tanpa berani mengungkapkan dan pada akhirnya berusaha saling melupakan.

Tuhan.. harus sampai kapan aku memendam perasaan ini? perasaan yang sulit banget untuk dia ketahui.

Karena pada dasarnya, jatuh cinta diam-diam (memendam perasaan) pada seseorang bukan perasaan yang bisa dipinta.

Ketika kamu tidak mampu lagi memendam, maka tuliskanlah segala rasa. Meski hanya jadi satu bait, setidaknya itu sudah tercurah.

Terkadang memendam rasa membuat kita makin tegar, daripada menceritakannya tapi tak didengar.

Baca Juga: 50 Kata Kata Pengorbanan yang Tak Pernah Dihargai Lagi

Terkadang kita harus memendam perasaan bukan karna takut dengan jawaban yang dia berikan. Tapi karna takut jika suatu saat kita mengecewakannya.

Memendam perasaan bukanlah kesalahan. Hanya saja kau juga harus pahami. Memendam perasaan seringkali menimbulkan penyesalan.

Jarak terjauh sebenarnya adalah ketika bertemu tapi tak saling sapa, padahal saling memendam rasa.

Aku pernah memendam rasa. Saat ku gali rupanya tak seindah awal. Mungkin karena terlalu lama ku pendam. Atau karena dia tak pernah menyadarinya.

Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun impian.

Aku tak fasih memendam rasa, aku hanya pura-pura menenggelamkannya. Agar engkau tak sesekali melihat kesakitanku, kemudian mengasihaniku.

Jujurlah tentang perasaanmu, utarakan apa yg kamu rasa. Karena memendam perasaan lebih menyakitkan daripada penolakan.

Jangan pernah salahkan rasa yang tumbuh. Hanya waktu saja yang tidak pernah memberikan jawaban pasti, apakah orang itu memendam rasa yang sama atau tidak.

Memendam perasaan hanya akan menyimpan luka, mengumbar perasaan hanya akan membuat rasa kecewa, namun kesetian akan membawa kebahagiaan.

Jikalau ada sesuatu yang ingin disampaikan. Sampaikan terus dan jangan risau tentang perasaan dia. Kerana jujur itu takkan menyakitkan hati dan perasaan dia. Berdiam dan memendam itu hanya akan memberi kesan negatif kepada dua dua pihak.

Hal seperti ini yang membuat dia tidak paham bahwa selama ini kamu tengah memendam perasaan pada sahabatmu sendiri. Karena keisengan yang sering dia lakukan, jadi dia menganggap semuanya biasa saja.

Padahal ada banyak kesempatan untuk menyatakan, Tetapi kenapa malah mengabaikan dan memilih memendam perasaan sendirian.

Anda mengira saya pendendam. Ya. Memang begitulah saya. Saya terbiasa tidak didengar dan berakhir pada memendam perasaan. Itulah mengapa saya terbiasa mendendam.

Adakalanya memendam itu menyenangkan. Adakalanya memendam itu hanya sebuah ungkapan kekecewaan yang tak bisa di ungkapkan. Pemendam seringkali menjadi emosional. Karena, ia terlalu jenuh dengan perasaan!

Memendam perasaan jauh lebih sulit daripada menyatakannya. Maka dari itu, jangan sepelekan orang yang hebat dalam memendam perasaan. Karena ketika ia mendapatkan cintanya, ia akan menjaganya dengan sepenuh hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here