50 Kata Kata tentang Takdir Kehidupan Manusia

kata-kata-tentang-takdir

Kutipan | Kalimat | Ucapan | Caption | Quotes | Mutiara | Bijak | Motivasi | Kata Kata tentang Takdir Hidup | Takdir Manusia |

Takdir adalah suatu ketetapan Tuhan kepada segala ciptaannya, termasuk manusia. Tidak ada suatu kejadian pun di dunia ini melainkan telah ditetapkan oleh Allah SWT. Takdir terbagi menjadi dua yaitu takdir yang bisa kita ubah dan takdir yang tidak bisa diubah.

Takdir yang bisa kita ubah ialah takdir yang masih bersifat kondisional sehingga bisa diubah dengan ikhtiar manusia. Misalnya takdir miskin dapat diubah dengan doa dan kerja keras, takdir sakit dapat diubah dengan doa dan berobat, dan sebagainya, yang melibatkan ruang usaha bagi manusia. Kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki takdir tersebut dengan ikhtiar dan berdoa.

Sedangkan takdir yang tidak bisa kita rubah yaitu takdir yang sudah paten dan tidak dapat diubah dengan cara apa pun. Misalnya kematian, jodoh, kelahiran, musibah, dan sebagainya, yang sama sekali tidak ada opsi bagi manusia untuk memilih. Misalnya kita tidak bisa menentukan hari kematian kita, siapa jodoh kita, lahir dari rahim siapa, dan sebagainya. Kita hanya menjalankan skenario yang telah ditetapkan oleh Tuhan yang maha esa.

Terkadang ketika kita mendapat kejadian yang tidak mengenakkan, kebanyakan dari kita cenderung menyalahkan takdir kehidupan. Kadang kita berpikir mengapa justru kita yang mengalami kejadian ini, mengapa tidak orang lain saja. Kita seolah tidak bisa menerima takdir yang ditetapkan Tuhan kepada kita, dan lebih banyak mengeluh daripada bersyukur.

Padahal bisa jadi apa yang ditakdirkan Allah SWT adalah sesuatu yang baik untuk diri kita. Meskipun menurutmu itu adalah takdir yang buruk, namun pasti ada hikmah yang terselip didalamnya. Ingatlah, Tuhan tidak akan menguji hambanya melebihi batas kemampuannya.

Nah untuk menambah keyakinan kita semua tentang takdir yang baik, berikut ini adalah kata kata tentang takdir kehidupan manusia.

Kata Kata tentang Takdir Kehidupan

Semua orang memiliki jalan dan takdir masing-masing.

Tiga hal yang mengubah takdir seseorang: Usaha, doa, dan sedakah.

Takdir selalu memiliki jalannya, entah berakhir tawa atau berderai air mata.

Terkadang takdir hanya memberikan kesempatan untuk mengenalnya, bukan untuk memilikinya.

Anda harus percaya pada sesuatu, naluri, takdir, kehidupan, karma, apapun itu.

Cinta mungkin hadir karena takdir tapi tak ada salahnya kita saling memperjuangkan.

Takdir bukanlah masalah kesempatan, tetapi masalah pilihan.

Cita-cita bukanlah takdir, tapi sebuah penunjuk arah.

Jangan marah pada Takdir Allah, sebaliknya belajar sesuatu dari apa yang Allah takdirkan.

Takdir Tuhan ada diujung usaha manusia.

Mungkin takdir yang telah menuliskannya untuk membuat kita tak sejalan dengan berjuta cara dan berjuta alasan.

Hidup adalah serangkaian kebetulan, kebetulan adalah takdir yang menyamar.

Orang berjiwa lembut memeluk semua takdir hidup yang datang padanya dengan hati yang damai.

Kau adalah bagian dari takdir yang kupilih.

Hidup ibarat sebuah buku; Tuhan yang menyediakan pena (takdir), tapi kita lah penulisnya (nasib).

Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi temanmu adalah pilihanku, tapi jatuh cinta denganmu itu diluar kemampuanku.

Takdir menentukan siapa yang datang ke dalam hidup kita, tapi hati yang memutuskan siapa yang hidup dalamnya.

Bertemu denganmu adalah nasib, tak bisa bersamamu adalah takdir yang ingin Kuhindari.

Semua hal di dunia ini berada di tangan Tuhan, tetapi sudah diserahkan kepada kita kecuali takdir.

Kemalasan itu bukan takdir, tapi akibat dari ketidak-tegasan untuk mendahulukan yang baik.

Orang-orang yang paling tidak mengerti takdir justru paling banyak bicara soal takdir.

Takdir mengharuskan aku untuk bertemu denganmu. Kamu yang memberikan sepenggal kisah yang berbeda di masa putih abuku.

Lari dari tanggung-jawab adalah pilihan para pengecut. Manusia lahir dengan takdir sebagai pemenang, bukan pecundang!

Kita bisa marah ataupun mengeluh pada takdir kehidupan, namun pada akhirnya kita sampai pada satu titik, yaitu mengikhlaskannya.

Ketika ikhtiar sudah melampaui batas tak usah khawatir, biarkan Doa dan Takdir beradu di langit.

Jika ada takdir lain yang harus kupenuhi selain mencintaimu, mungkin yang paling dekat dengan pikiranku adalah kehilanganmu.

Ya Tuhan. takdir telah menghukumku untuk tidak melihatmu. Akan tetapi manusia tidak dapat menghukumku untuk melupakanmu.

jika tak bisa menjadi hujan yang begitu kuat menyatukan langit dan bumi, maka jadilah selarik doa yang lembut, yang menyatukan harapan dan takdir.

Sudahlah, fokus saja dulu pada apa yang akan kita capai. Jika memang sudah takdirnya, menyatukan langit dan bumi saja mudah bagiNya, apalagi hanya menyatukan kita.

Kesulitan mempersiapkan orang-orang biasa untuk takdir yang luar biasa.

Biarkanlah dunia berbuat sesukanya, tatkala takdir sudah menetapkan ketentuannya.

Dari hujan aku belajar bahasa air bagaimana jatuh berkali-kali tanpa sedikitpun mengeluh pada takdir.

Mengerti semuanya tidak akan baik-baik saja. Namun, kamu memilih untuk tetap tenang. Karena sesakit apapun itu, sang takdir akan membuatnya lebih baik dan lebih tegar.

Hidup adalah penantian maka tunggulah. Jika saatnya telah tiba, tak seorangpun yang mampu mengubah takdir hidup itu.

Dalam hidup, ada takdir yang tak dapat kita ubah, tetapi ada juga takdir yang menuntut kita untuk terus berusaha.

Seperti apa kita dilahirkan adalah Takdir. Seperti apa kita bertumbuh adalah Proses. Seperti apa kita di hari tua adalah Keputusan.

Menjalani hidup adalah soal menentukan pilihan. Takdir hanyalah hasil akhir dari kecermatanmu menentukan pilihan-pilihanmu.

Apa yang kita pikirkan kadang kala tak pernah sejalan dengan namanya takdir.

Takdir yang dituliskan Tuhan merupakan hal terbaik dalam hidup kita, walau terkadang yang terbaik itu tak selalu indah.

Bukan hanya semata-mata takdir Tuhan yang mengharuskan kita bahagia, tapi kitalah yang harus membuat diri kita berbahagia.

Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tidak ada yang menambah umur kecuali kebaikan. – HR At-Tirmidzi.

Ya Allah, tegarkanlah hatiku dikala takdirmu tidak sesuai dengan harapanku.

Takdir Allah tak pernah salah. Dia hanya menuntunmu bahagia, namun dengan jalan yang berbeda.

Takdir tidak pernah bertanya apa perasaan kita, apakah bahagia, apakah tidak suka. Takdir bahkan basa-basi menyapa pun tidak. Tidak peduli. Karena kita mau menerima atau menolaknya, dia tetap terjadi.

Terkadang kita tidak dapat apa yang kita impikan. Lalu, kita menyalahkan takdir karena terlalu kecewa. Padahal kita tidak sadar, apa yang kita peroleh adalah lebih baik dari apa yang kita harapkan.

Tidak perlu menyamakan hidup kita dengan hidup orang lain. Ingat, kita memang berjalan di bumi yang sama tapi diatas takdir yang berbeda.

Jangan menuntut sebuah takdir untuk berpihak sesusai dengan keinginanmu! dan menyalahkan orang-orang di sekitar yang menyebabkan takdir itu tidakk untuk mu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here