9 Kota Paling Berwarna Di Dunia, Cocok Buat Kamu yang Suka Fotografi

0
kota paling bewarna di dunia

Pernah kamu melihat sebuah kota yang dipenuhi dengan warna-warni didalamnya? Bangunan, rumah, dan jalan, mereka semua penuh dengan warna sampai-sampai ketika kamu melihatnya, kota tersebut seakan-seakan seperti lukisan yang bergerak. Emang ada kota seperti itu? Ada lho!, contohnya kota-kota dibawah ini. Daftar kota berikut ini adalah karya seni yang begitu indah yang memadukan karya seni bangunan dan warna. Nah inilah 9 kota paling berwarna di dunia.

1. Bo Kaap, Cape Town

Bo Kaap, Cape Town
Sumber Gambar: vocfm.co.za

Bo-Kaap adalah sebuah kawasan berpanorama indah di Cape Town, Afrika Selatan. Dulu kawasan ini disebut sebagai kawasan Melayu karena banyaknya orang Melayu yang menetap di sini. Bo-Kaap memegang peranan yang cukup penting dalam sejarah Cape Malay di Cape Town.

Kawasan ini dipenuhi rumah-rumah bercat neon yang indah. Penduduk Bo-Kaap meyakini bahwa mengecat rumah mereka dengan warna apa pun yang mereka inginkan adalah cara untuk mengekspresikan sebuah kebebasan.

Nikmati pemandangan yang menghadap langsung Cape Town dari penginapan Signal Hill Lodge dan pesan salah satu dari dua kamar superior dengan balkon pribadi untuk bisa melihat rumah-rumah warna-warni ini. Kamar mulai dari $42.

2. Chefchaouen, Morocco

Chefchaouen Morocco
Sumber Gambar: fr.123rf.com

Chefchaouen juga dikenal sebagai Chaouen, adalah sebuah kota di barat laut Maroko. Ini adalah ibukota dari provinsi dengan nama yang sama, dan terkenal karena bangunannya dalam nuansa biru.

Kunjungilah air terjun Chefchaouen Ras el Maa, tempat penduduk setempat mencuci pakaian dan anak-anak bermain air. Kemudian jika ingin melihat pemandangan, mendakilah ke pegunungan Jebel el-kelaa untuk melihat Kota Biru dari atas. Pendakian bisa ditempuh dalam waktu seharian, pastikan Anda mulai berangkat saat fajar supaya terhindar dari cuaca panas, dan jangan lupa bawalah air mineral yang banyak.

Karena tempat ini begitu populer, Anda tak perlu memikirkan soal akomodasi ketika di Chefchaoeun. Hanya berjarak lima menit berjalan kaki dari air terjun terdapat Hotel Casa Miguel di mana kamar-kamarnya mulai dari $39 (tambahan untuk sarapan hanya $5 per orang). Setiap kamar didekorasi warna-warni dengan gaya sederhana khas pedesaan Maroko, ada juga teras atap sehingga Anda dapat melihat pegunungan yang mempesona.

3. Havana, Cuba

havana kuba
Sumber Gambar: scandinaviantraveler.com

Havana adalah ibu kota Kuba. Kota ini juga merupakan salah satu dari ke-14 provinsi di Kuba, dengan provinsinya bernama “Kota Havana”. Ketika Anda mengunjungi kota ini, Anda akan melihat banyak arsitektur kolonial di tepi-tepi jalan dengan mobil-mobil vintage yang terparkir secara berbaris.

Meskipun merupakan ibu kota yang tidak terlalu sibuk, namun di Havana terdapat banyak sekali pilihan hotel dengan konsep yang unik. Hotel Santa Isabel memberikan pengalaman wisata dengan gaya klasik khas Kuba dengan lokasi hotel yang strategis dan sarapan yang enak. Jika Anda punya uang berlebih, Gran Hotel Manzana Kempinski adalah hotel bintang lima yang menawarkan kemewahan yang bisa Anda nikmati.

4. Miami, USA

Wynwood Walls miami US
Sumber Gambar: sandrachile.com

Miami merupakan sebuah kota di Amerika Serikat. Kota ini terletak di bagian selatan, negara bagian Florida. Kota yang dijuluki The Magic City ini dikenal karena sinar mataharinya yang hangat. Suhu sepanjang tahun paling rendah berkisar 19 derajat celcius.

Di kota Miami terdapat butik-butik yang berwarna-warni dan seni jalanan yang mengesankan. Di wilayah Wynwood Walls, terdapat pameran seni permanen hasil karya beberapa seniman jalanan paling terkenal di dunia, mulai dari seniman Maya Hayuk Brooklyn hingga Lady Aiko dari Jepang. Berjalan-jalan disini, Anda akan banyak menemukan seni mural dan seni grafiti yang cocok untuk mengambil selfie lalu di post di instastory atau feed instagram.

Untuk akomodasi, tidak sulit rasanya menemukan hotel di kota Miami. Biaya kamar hotel disini mulai dari $100 tergantung fasilitas dan wilayah yang strategis.

5. St John’s, Canada

St Johns Canada
Sumber Gambar: escapismmagazine.com

St. John’s merupakan kota yang terletak di Kanada bagian timur. Arsitektur St. John memiliki gaya yang berbeda dari kota Kanada lainnya, dan bangunan utamanya adalah sisa-sisa sejarah dari salah satu ibu kota kolonial Inggris pertama.

Sering dibandingkan dengan San Francisco karena medan yang berbukit dan jalan-jalan perumahan yang curam, perumahan di St. John’s biasanya dicat dengan warna-warna cerah. Tersebar di daerah berbukit, Anda akan menemukan ‘Jellybean Row’, perumahan bergaya Victoria yang memiliki ragam warna-warni. Mengikuti tradisi lama, para nelayan biasanya akan mengecat rumah mereka menggunakan cat kapal sehingga perumahan ini dapat dilihat dari jauh bahkan pada hari yang berkabut.

Untuk penginapan, TheAbba Boutique Inn bisa menjadi pilihan terbaik. Hotel ini menawarkan banyak sekali pengalaman menarik karena Anda bisa melihat pemandangan yang indah dari kamar hotel. Sementara itu, biayanya pun tergolong cukup terjangkau mulai dari $77.

6. Balat, Turkey

Balat Turkey
Sumber Gambar: skyscanner.net

Balat adalah kawasan tradisional Yahudi di distrik Fatih Istanbul. Terletak di sisi Eropa Istanbul, di semenanjung kota tua. Sebagai salah satu distrik tertua di Istanbul, Balat adalah wilayah bagi sederetan rumah kayu berwarna-warni, beberapa berusia mencapai 200 tahun.

Balat dipenuhi dengan kafe dan toko yang bisa Anda kunjungi. Jika kurang puas menyusuri kawasan Balat. Anda bisa mengikuti jasa tur di lingkungan Fener dan Balat dengan harga sekitar $39 per orang. Anda akan dibawa mengitari wilayah Yahudi dan Ortodoks Istanbul lama, serta rumah-rumah yang berwarna-warni.

Selain itu, Phanar Greek Orthodox College, yang didirikan pada tahun 1452, juga patut Anda dikunjungi. Kawasan itu adalah perguruan tinggi tertua di Turki dan masih digunakan sampai saat ini.

Untuk penginapan. Ada banyak pilihan penginapan di Istanbul dengan range harga mulai dari $53 tergantung dari fasilitas yang ditawarkan.

7. El Alto, Bolivia

El Alto Bolivia
Sumber Gambar: skyscanner.net

El Alto adalah kota terbesar kedua di Bolivia, terletak berdekatan dengan La Paz, ibukota dataran tinggi Bolivia. Kota ini dikenal sebagai salah satu kota paling berwarna di dunia. Deretan rumah kecil berwarna orange dengan atap biru muda akan memanjakan mata yang melihatnya, ada juga seni mural yang semakin membuat sela-sela kota El Alto terlihat semakin keren.

Setelah menjelajahi El Alto, Anda harus pergi ke ibukota Bolivia, La Paz, untuk menginap di La Casona Boutique Hotel, sebuah penginapan yang menyuguhkan pemandangan indah karena langsung menghadap kota. Setiap kamar memiliki dapur lengkap dan ruang makan sendiri. Hotel ini juga hanya berjarak 20 meter dari pusat perbelanjaan San Francisco Square. La Casona Boutique menawarkan kamar mulai dari $62.

8. Burano, Italy

Burano Italy
Sumber Gambar: intrepidtravel.com

Burano adalah sebuah pulau di Laguna Venesia, meski seperti Venesia, pulau ini lebih tepat disebut sebagai kepulauan yang terdiri dari empat pulau dan terhubung melalui jembatan. Burano terletak dekat Torcello di ujung utara Laguna dan dikenal karena pembuatan renda dan rumah-rumah yang berwarna cerah.

Meskipun dikenal dengan kota warna-warni, namun ternyata tidak semua orang dapat mewarnai rumah mereka sesuai keinginannya, orang-orang disana harus meminta izin terlebih dahulu kepada pemerintah dan pilihan warnanya harus mengandung sebuah filosopi tertentu.

Asal mula tradisi mewarnai rumah di Burano berawal ketika warga sekitar yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, sering kesulitan mengenali rumah mereka dikarenakan kabut yang sangat tebal menyelimuti Burano. Maka dari itu, mereka memutuskan untuk mewarnai rumah mereka dengan warna yang berbeda-beda agar para nelayan dengan mudah mengenali rumah mereka.

Untuk penginapan, ada Casa Burano Hotel yang juga memiliki warnanya tersendiri pada bangunannya. Biaya hotel disini mulai dari $200. Namun untuk menginap di Casa Burano, anda harus memesan terlebih dahulu jauh-jauh hari karena hotel ini terbilang sangat populer.

9. Jodhpur, India

Jodhpur India
Sumber Gambar: ohmyindia.com

Jodhpur adalah kota terbesar kedua di negara bagian Rajasthan di India. Kota ini dijuluki “The Blue City” karena hampir sebagian besar bangunannya bewarna biru. Warna biru dipilih karena mengikuti tradisi orang-orang berkasta Brahmana yang selalu mengecat rumah mereka dengan warna biru. Menurut kepercayaan mereka, dewa-dewa biasanya selalu berwarna biru.

Bagi yang ingin berlibur ke Jodhpur, anda tak perlu memikirkan masalah penginapan, karena biaya hotel di kota ini sangat terjangkau, tak berbeda jauh dari harga hotel di Indonesia. Rata-rata harga penginapan di Jodhpur mulai dari $40.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here