7 Olahraga Untuk Ibu Hamil yang Bermanfaat Bagi Ibu dan Kandungannya

Ibu Hamil

Saat hamil, seorang calon ibu sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan fisiknya. Ibu hamil tidak diperbolehkan untuk mengerjakan pekerjaan yang cukup berat. Itu supaya kondisi janin yang ada dalam tubuh sang ibu tidak terganggu.

Tetapi, bukan berarti sang ibu tidak boleh melakukan semua kegiatan. Ibu hamil masih boleh melakukan kegiatan kecil dan ringan, salah satunya olahraga. Olahraga untuk ibu hamil sangat penting bagi kesehatan janin.

Banyak rupanya ibu hamil yang tidak mau berolahraga karena takut akan melukai kandungannya. Padahal ibu hamil sangat dianjurkan untuk tetap berolahraga. Karena dengan berolahraga, otot-otot ibu hamil akan lebih kuat sehingga diharapkan lebih siap menghadapi masa persalinan. Lalu, apa saja jenis olahraga yang sangat cocok dan aman untuk ibu hamil? Langsung saja kita bahas.

1. Jalan Kaki

Jalan kaki merupakan salah satu olahraga yang ringan dan tidak membahayakan ibu hamil maupun kandungannya. Dengan rutin berjalan kaki, maka akan membuat posisi yang ideal bagi bayi ketika akan lahir sehingga bayi lebih mudah keluar saat persalinan.

Selain itu, manfaat jalan kaki yaitu mampu melancarkan peredaran darah sang ibu sehingga ibu akan tetap fit. Sebaiknya, seorang ibu hamil melakukan olahraga ini selama 30 menit setiap harinya. Sebaiknya, sang ibu jangan menggunakan alas kaki saat berjalan kaki karena dapat membuat kaki bengkak saat persalinan.

Selain itu, alangkah baiknya sang ibu melakukan olahraga ini pada pagi hari di saat kondisi udara masih segar. Selama berolahraga, sang ibu jangan sampai mengalami dehidrasi. Maka dari itu, selalu bawa persediaan air mineral.

2. Yoga

Olahraga yang ini juga sangat mudah dilakukan dan tidak memerlukan peralatan yang banyak. Yoga mampu membuat ibu hamil semakin bugar. Selain itu, yoga juga mampu melatih pernafasan dan relaksasi sang ibu sehingga rasa takut saat melahirkan bisa berkurang.

Anda bisa melakukan olahraga ini selama satu jam setiap hari dengan rutin. Sebaiknya Anda mengikuti kelas yoga sehingga bisa mendapatkan panduan yang tepat.

3. Berenang

Olahraga untuk ibu hamil yang selanjutnya adalah berenang. Dengan berenang, posisi janin akan lebih ideal dan memumudahkan untuk persalinan. Selain itu, manfaat berenang juga bisa melatih pernafasan ibu hamil dan kandungannya.

Berenang bagi ibu hamil juga mampu mengurangi risiko cedera dan kecelakaan pada saat hamil. Sangat disarankan bagi ibu hamil untuk minum satu gelas air setiap 15 menit selama melakukan olahraga renang.

Untuk durasi renang yang disarankan bagi ibu hamil, sebaiknya ibu hamil berenang selama 30 menit. Olahraga ini bisa dilakukan minimal 2 kali dalam seminggu. Gerakan yang cocok untuk ibu hamil adalah gaya dada dan gaya punggung.

Itu karena gerakan tersebut tidak memerlukan banyak gerakan dan tenaga. Selain itu, gaya punggung juga mampu melancarkan peredaran darah.

4. Senam Hamil

Olahraga ini juga sangat disarankan bagi ibu hamil. Senam memiliki manfaat bagi otot panggul dan otot paha. Dengan demikian, ibu hamil akan lebih mudah ketika sedang dalam masa persalinan.

Saat ini ada banyak sekali video tutorial senam yang beredar. Namun, sebaiknya Anda mencari pemandu senam atau mengikuti kelas senam sehingga bisa mendapatkan panduan yang tepat. Selain itu, Anda juga beremu dengan ibu hamil lainnya sehingga bisa menambah wawasan.

5. Senam Kegel

Olahraga untuk ibu hamil yang selanjutnya adalah senam kegel. Olahraga ini sangat bermanfaat bagi area miss V ibu hamil. Senam kegel ini berguna untuk mengencangkan otot panggul serta vagina, uretra, kandung, kemih, rahim, dan dubur.

Pada dasarnya, cara melakukan senam kegel ini adalah dengan mencoba menghentikan air seni seperti ketika Anda menahan buang air. Senam ini juga mampu mengobati inkontinensia urine, yaitu kondisi pembuangan urine yang tidak dapat dikendalikan.

6. Menari

Mungkin sebagian ibu hamil bertanya, mengapa menari merupakan olahraga yang baik bagi ibu hamil? Menari sangat bermanfaat bagi ibu hamil, terutama bagi kandungan. Dengan menari, kualitas tidur Anda bisa menjadi lebih baik dan nyenyak.

Selain itu, menari juga mampu mengurangi tingkat stress dan rasa takut sang ibu sebelum melahirkan. Karena, rasa takut saat melahirkan justru akan berbahaya bagi sang ibu maupun kandungannya. Apabila Anda sering menari saat hamil, maka tubuh akan cepat kembali seperti semula setelah Anda melahirkan.

7. Senam Pilates

Senam pilates memiliki banyak sekali manfaat bagi ibu hamil dan kandungannya. Senam pilates mampu membuat otot-otot Anda menjadi lebih kuat sehingga lebih siap ketika masa persalinan.

Selain itu, olahraga ini juga mampu mengontrol berat badan ibu hamil sehingga tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus. Metabolisme tubuh juga lebih terjaga ketika melakukan senam pilates.

Nah, itulah olahraga untuk ibu hamil yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Menjadi ibu hamil bukan berarti Anda tidak melakukan sesuatu. Anda tetap beraktivitas tetapi jangan berlebihan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here