10 Pelajaran Bisnis Dari Jeff Bezos CEO Amazon

0
Pelajaran Bisnis Dari Jeff Bezos CEO Amazon

Pelajaran Bisnis Dari Jeff Bezos CEO Amazon – Jeff Bezos adalah pendiri sekaligus CEO Amazon, salah satu e-commerce terbesar di dunia saat ini. Jeff Bezos bisa dikatakan pengusaha paling sukses. Terbukti, hingga artikel ini ditulis, Jeff Bezos berpredikat sebagai manusia terkaya di dunia.

Pada banyak kesempatan, Jeff Bezos sering memberikan motivasi dan nasihat kepada anak muda yang ingin mendirikan bisnis. Kunci kesuksesan Jeff Bezos patut kita teladani karena ia berhasil membangun Amazon dari nol hingga meraksasa.

Nasihat seperti apa? Berikut ini adalah 10 Pelajaran Bisnis Dari Jeff Bezos CEO Amazon.

 

10 Pelajaran Bisnis Dari Jeff Bezos CEO Amazon

 

1. Terobsesi dengan pelanggan, bukan pesaing

Pelajaran bisnis dari Jeff Bezos yang pertama adalah terobsesi kepada pelanggan bukan pesaing. Menurut Bezos banyak perusahaan saat ini terlalu peduli sama pesaingnya. Mereka selalu memperhatikan pesaing sampai-sampai meniru apapun yang pesaing lakukan.

Secara teorinya, jika pesaing jatuh ke jurang, maka Anda juga ikut jatuh ke jurang. Begitupun sebaliknya.

Menurut Jeff Bezos meniru adalah hal yang biasa dalam dunia bisnis. Jika memang harus meniru, pastikan produk kita lebih baik daripada tiruannya.

Banyak perusahaan mendeskripsikan diri mereka sebagai pelanggan yang terfokus, tetapi hanya sedikit yang berjalan. Sebagian besar perusahaan teknologi menjadi besar karena fokus pada pesaing. Mereka melihat apa yang dilakukan orang lain, kemudian bekerja cepat untuk menirunya,” tulisnya dalam surat tahun 2015 lalu.

Dengan fokus terhadap pelanggan, Anda akan tahu secara pasti apa yang dibutuhkan pelanggan dan apa yang mereka inginkan. Hal itu akan membuat bisnis cepat berkembang.

2. Berpikir dalam jangka panjang

Tidak ada kesuksesan yang instan di dunia ini. Jangan pernah berpikir bahwa bisnis Anda yang baru jadi kemarin akan sukses hari ini ataupun besok.

Belajarlah dari Jeff Bezos yang tak punya target tahunan, dia lebih suka berpikir dalam waktu “dekade dan abad”.

Kami bersedia menanam bibit, membiarkan mereka tumbuh, dan kami percaya suatu saat nanti kami akan panen besar,” kata Bezos.

Jika semua yang Anda lakukan perlu bekerja dalam waktu tiga tahun, maka Anda bersaing melawan banyak orang. Tetapi jika Anda bersedia berinvestasi pada waktu tujuh tahun, Anda akan bersaing melawan sebagian kecil orang-orang itu, karena sangat sedikit perusahaan yang bersedia melakukan itu. Hanya dengan memperpanjang cakrawala waktu, Anda dapat terlibat dalam upaya yang tidak dapat Anda kejar. Di Amazon kami menyukai pekerjaan dalam waktu lima hingga tujuh tahun.

3. Jangan terbuai dengan yang berkilau

Pelajaran bisnis dari Jeff Bezos selanjutnya adalah jangan terbuai dengan sesuatu yang berkilau. Memang benar bahwa yang berkilau selalu membuat kita kagum, namun hal itu juga akan membuat kita cepat lupa diri dan cepat berpuas diri.

Amazon telah mengemban predikat sebagai e-commerce terbesar di dunia. Tetapi hal itu tak membuat Jeff Bezos jadi besar kepala. Dia tidak ingin Amazon menjadi kecanduan berkilau, karena yang berkilau tidak akan bertahan lama.

4. Bersikap Keras Kepala dan Fleksibel

Menurut Bezos, wirausahawan yang baik harus keras kepala dan fleksibel. Ketika mengacu ke Amazon, Bezos mengatakan, “Kami keras kepala dalam visi. Kami fleksibel dalam hal detail. ”

Berpegang pada visi adalah yang nomor satu, dan bersikap fleksibel tentang taktik dan strategi adalah nomor dua.

Bezos menambahkan, “Jika Anda tidak keras kepala, Anda akan menyerah pada eksperimen terlalu cepat. Dan jika Anda tidak fleksibel, Anda tidak akan melihat solusi yang berbeda untuk masalah yang Anda coba pecahkan.

5. Jangan Pernah Berhenti Bereksperimen

Pelajaran bisnis dari Jeff Bezos yang kelima adalah jangan berhenti membuat inovasi, karena inovasi bagaikan nyawa dalam perjalanan hidup perusahaan. Sedikit inovasi, maka semakin terbatas juga bisnis Anda untuk bertahan.

Jika Anda bertanya kepada sebagian besar CEO atau pemimpin perusahaan, mereka akan memberi tahu Anda bahwa eksperimen sangat penting untuk bisnis mereka. Eksperimen akan menghasilkan inovasi baru dan itulah cara bagaimana mereka tetap bersaing di pasar.

Di Amazon, percobaan dan kemauan untuk menciptakan selalu menjadi bagian dari budaya perusahaan. bukan sesuatu yang “harus dilakukan karena orang lain melakukannya.”

6. Kurangi resiko

Apa yang Anda ketahui tentang pengusaha? Kebanyakan dari kita akan menjawab mereka yang sangat suka risiko dan tantangan.

Namun menurut Bezos, pengusaha yang baik tidak suka terlalu banyak risiko dan berupaya mengikis risiko di awal-awal berdirinya perusahaan.

Pengusaha yang baik tidak suka risiko, mereka berusaha mengurangi risiko. Memulai sebuah perusahaan sudah berisiko, Anda harus menghilangkan risiko selangkah demi selangkah sampai perusahaan Anda semakin besar dan kuat. Pada saat itu, barulah Anda mulai mengambil risiko lagi,” Ujar Jeff Bezos.

Baca Juga: 10 Pelajaran Bisnis dari Jack Ma Alibaba yang Patut Kita Tiru

7. Bekerjalah sesuai minat Anda

Pelajaran bisnis dari Jeff Bezos selanjutnya adalah bekerja sesuai passion dan minat. Untuk mempermudah bisnis Anda semakin besar nantinya, Anda harus mencari bisnis sesuai dengan keahlian atau passion yang Anda miliki. Pastikan itu sesuatu yang Anda minati dan sesuatu yang Anda sukai. Sulit rasanya membuat bisnis menjadi berhasil jika Anda sendiri setengah hati melakukannya.

8. Kegagalan tidak bisa dihindari

Sejak awal, Jeff Bezos menyadari bahwa ia tidak bisa menghidari sebuah kegagalan. Ia paham bahwa kesuksesan diciptakan berpasangan dengan kegagalan.

Untuk itulah Jeff Bezos selalu mempersiapkan sesuatu sebaik mungkin sebelum hal-hal buruk terjadi. Ibaratnya beliau sudah sedia payung sebelum hujan turun.

Tercatat sudah banyak sekali produk Amazon yang gagal dipasaran, namun Amazon masih mampu bangkit karena sebelum mencoba sesuatu, perusahaan ini telah mempersiapkan kegagalan.

9. Jadikan pesaing sebagai teman Anda

Ada kata kata bijak mengatakan, salah satu cara mengalahkan musuh adalah menjadikannya sebagai teman. Terkadang akan lebih mudah mengendalikan seorang teman daripada mengawasi seorang musuh. Teori ini disebut akuisisi pesaing.

Dalam dunia bisnis, ada dua cara untuk mengakuisisi pesaing. Pertama melakukannya dengan cara kerja sama. Kedua, membeli bisnis miliknya. Namun yang paling umum adalah membeli unit bisnis milik pesaing.

Sama seperti Facebook, Amazon memiliki kebiasaan membeli bisnis pesaingnya. Daripada lelah karena persaingan, lebih baik menjadi satu dan maju bersama-sama.

10. Jangan lupakan asal Anda

Pelajaran bisnis dari Jeff Bezos terakhir adalah jangan lupakan darimana asal Anda. Semua orang tahu tentang sejarah amazon. Awalnya sebagai toko buku online dan menjelma menjadi e-commerce terbesar di dunia.

Walaupun kini Amazon telah menjual berbagai macam produk di platform miliknya, namun Amazon tak pernah melupakan sejarahnya. Buku masih menjadi prioritas untuk amazon (meskipun pendapatan dari buku kurang dari 10% dari total pendapatan).

Jangan lupakan sejarah, jangan jadi kacang yang lupa kulitnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here