7 Penyebab dan Solusi Masalah dalam Rumah Tangga

rumah tangga

Saat rumah tangga dalam keadaan yang tidak sehat, itu biasanya terjadi karena banyak hal. Misalnya ada kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, tidak perhatian, dan sebagainya. Namun selain itu, ada juga tanda-tanda halus yang menyebabkan keharmonisan rumah tangga menjadi terganggu. Hal ini perlu diperhatikan oleh setiap pasangan agar hubungan rumah tangga tidak makin memburuk.

Sejatinya setiap masalah harus dihadapi dan dicari jalan keluarnya, bukan malah dihindari. Untuk itu, suami dan istri perlu mengetahui masalah yang akan sering terjadi dalam rumah tangga, bagaimana cara menyelesaikannya, berikut ini adalah penyebab dalam rumah tangga, dan solusinya:

1. Keuangan

Keuangan memang masalah yang sangat sulit ketika dua orang mulai bersatu dalam pernikahan. Biasanya masalah keuangan ini terjadi ketika suami mendapatkan penghasilan yang sangat kecil dan tidak memenuhi kebutuhan hidup dalam rumah tangga, sehingga istri menjadi sering emosional dan tidak menurut pada suami.

Untuk mengatasi masalah ini harus diatasi dengan bijak oleh suami-istri. Bicaralah dengan cermat dan temukan solusinya bersama. Misalnya, istri hanya membantu mencari nafkah untuk menambah penghasilan di rumah tangga, bukan untuk menjadi tulang punggung. Akan tetapi ada baiknya suami-istri berunding lebih lanjut tentang masalah keuangan mereka. Selain itu, penting juga menjadi ekonomis yaitu menggunakan uang berdasarkan kebutuhan prioritas, bukan berdasarkan keinginan.

2. Ketidakhadiran anak

Kehadiran anak selalu ditunggu oleh setiap pasangan menikah. Dan masalah akan terjadi setelah bertahun-tahun menikah, namun kehadiran anak tidak kunjung datang. Inilah yang kadang menyebabkan konflik rumah tangga. Biasanya suami dan istri akan saling menyalahkan dan merasa paling benar sendiri.

Untuk mengatasi masalah ketiadaan anak, pasangan harus bijak. Cobalah bersama-sama menemui dokter kandungan. Cari tahu apa yang menyebabkan tidak adanya tanda-tanda kehamilan. Sehingga jika diketahui ada masalah kesehatan reproduksi, terapi bisa segera diberikan. Tetapi jika tidak ada masalah kesehatan, mungkin suami dan istri hanya perlu bersabar dan berdoa. Sambil menunggu, mungkin pasangan bisa melakukan bulan madu kedua sebagai upaya untuk menghadirkan bayi.

3. Ketidaksetiaan

Perselingkuhan sering terjadi dalam hubungan suami istri. Dan inilah yang paling banyak menyebabkan perceraian. Hal ini terjadi karena disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah hubungan biologis, keuangan dan sebagainya.

Harus ada keterbukaan antara suami dan istri, memberi tahu alasan mengapa berselingkuh dan menemukan solusinya. Jika kasus perselingkuhan ini sulit diatasi, mungkin Anda perlu melibatkan pihak lain seperti orang tua dan keluarga. Jangan terburu-buru memutuskan perceraian, jika masih ada jalan damai, lebih baik mengalah dan memaafkan satu sama lain.

4. Istri yang kurang terampil dalam mengelola rumah tangga

Masalah ini sering muncul di awal pernikahan. Istri yang kurang terampil dalam mengelola rumah tangga seperti memasak, mencuci pakaian, menyetrika pakaian, dan membersihkan rumah, dan lain=lain. Hal ini terkadang membuat suami merasa kecewa dan kesal.

Untuk mengatasi masalah ini, jika suami memiliki kondisi keuangan yang baik, maka bisa diatasi dengan mempekerjakan asisten rumah tangga. Namun jika sebaliknya, suami harus memberi pengertian kepada istri, sehingga mereka antusias dalam menjalankan aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga. Jika perlu, suami membantu mengerjakan urusan rumah tangga untuk meringankan beban istrinya.

5. Mertua ikut campur

Ketika kehadiran orang tua atau mertua terlalu ikut campur dan mengganggu masalah rumah tangga, hal itu terkadang dapat menyebabkan masalah lain antara suami dan istri. Seperti mertua yang berkomentar terlalu banyak, menegur terlalu keras dan sebagainya.

Untuk masalah ini dibutuhkan kedewasaan dan ketenangan dalam menghadapi mertua atau orang tua. Jangan ungkapkan kemarahan langsung di depan mereka. Bicaralah dengan hati-hati jika Anda berdua membutuhkan privasi dan dapat menyelesaikan masalah Anda sendiri.

6. Komunikasi

Aktivitas keseharian yang sibuk sering menyebabkan komunikasi suami dan istri menjadi terhambat. Aktivitas yang berbeda menyebabkan suami atau istri kurang waktu untuk berbicara, bercerita atau memahami satu sama lain. Akibatnya akan ada kesalahpahaman yang memicu pertengkaran.

Waktu yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah komunikasi. Setidaknya seminggu sekali Anda perlu berlibur bersama, makan di luar bersama atau hanya berolahraga bersama untuk menjaga komunikasi antara suami dan istri. Cobalah untuk sarapan atau makan malam bersama. Jika Anda tidak punya waktu, cobalah untuk meluangkan waktu bersama di akhir pekan.

7. Perbedaan

Pernikahan sejati adalah untuk menyatukan dua orang yang berbeda. Perbedaannya mencakup banyak hal seperti latar belakang, karakter, kebiasaan dan kepribadian. Inilah yang menyebabkan rumah tangga menjadi lebih berwarna. Namun tidak jarang pula perbedaan ini menyebabkan pengertian antara kedua pasangan ini rendah dan akhirnya menimbulkan masalah dalam rumah tangga.

Perbedaan ini memang akan selalu ada meskipun dengan usia pernikahan yang sudah sangat lama. Solusinya adalah dengan menghargai dan menyesuaikan diri dengan perbedaan yang ada bersama pasangannya. Kuncinya adalah dengan komunikasi yang baik antar suami istri.

Pahami dan coba mengerti keinginan masing-masing. Percayalah, selalu ada solusi untuk setiap masalah yang datang jika kita selalu mengupayakannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here