Seorang Karyawan? Ketahuilah 5 Kalimat Ini Yang Bos Ingin Dengar Dari Kita

0
Seorang Karyawan? Ketahuilah 5 Kalimat Ini Yang Bos Ingin Dengar Dari Kita

Salah satu tujuan kita sekolah tinggi-tinggi adalah agar kita mudah mencari pekerjaan. Kadang bangga rasanya setelah lulus kuliah langsung mendapatkan pekerjaan. Untuk pertama-tama tak perlu di perusahaan besar dan gaji yang besar, cukup tak lagi mengemban status pengangguran saja sudah senang rasanya.

Harus diketahui saat memulai karir, takkan mudah langsung mengharapkan posisi yang tinggi di sebuah perusahaan. Apalagi kalau kita adalah seorang yang baru lulus dan tak punya pengalaman kerja sama sekali. Ibaratkan Anda yang baru memulai menaiki tangga. Untuk sampai ke atas, ada namanya proses. Dimulai menjadi bawahan lalu sampai menjadi atasan.

Saat menjadi karyawan biasa, Bos adalah atasan kita. Bos layaknya orangtua di tempat kerja. Sepatutnya kita harus mendengarkan perintahnya dan tidak melawannya. Bos bukan orang yang kerjanya suka merintah-merintah bawahannya, mau enak sendiri sedangkan bawahannya kesusahan. Tapi itu memang kewajibannya dan kewajiban kita sebagai karyawan yang baik.

Terlepas dari itu semua, tahukah kamu terkadang ada kalimat yang sangat ingin bos kamu dengar dari dirimu.  Bukan perkataan bernada pujian, melainkan kata kata yang mencerminkan integritas kita sebagai seorang yang berpendidikan. Kalimat apa? Berikut ulasannya.

 

Kalimat Ini Yang Bos Ingin Dengar Dari Kita

 

1. Begitu ya Pak/Buk, mohon maaf ini salah saya.

Ketika kamu berbuat salah, kamu harus mengakui kesalahan yang kamu perbuat. Tentunya dengan sikap rendah hati dan berkemauan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ketika mendengar pengakuan kamu yang gentleman, bos kamu mungkin akan menganggap kamu adalah orang yang bertanggung jawab.

2. Mungkin ada yang bisa saya bantu?

Menjadi seorang karyawan itu artinya kamu menjadi seorang ‘pelayan’ untuk bos dan perusahaan. Saat atasan kamu membutuhkan bantuan. Tak ada salahnya kamu lebih dulu menawarkan bantuan kepadanya. Jangan apa-apa harus dimulai dengan perintah. Terkadang kita harus berinisiatif sendiri. Supaya antara bos dan karyawan merasa nyaman dan tak canggung satu sama lain.

3. Iya saya bisa mengerjakannya. Tenang saja.

Terkadang karyawan harus dituntut serba bisa melakukan semua pekerjaan yang ada. Bahkan mengerjakan sesuatu yang bukan keahliannya. Namun sebagai karyawan yang baik, kamu harus selalu siap ketika Bos menyuruhmu melakukan suatu pekerjaan. Dia sudah mempercayai dirimu, dan kamu harus menjaga kepercayaan itu. Jika kamu selalu siap, mungkin akan membuat bos kamu beranggapan bahwa kamu adalah orang yang bisa diandalkan.

4. Maaf, apa yang Pak/Buk minta tidak ada, tapi saya akan terus mengusahakannya.

Bukan malah lari dari tanggung jawab, kamu sebagai seorang karyawan harus bisa menyesuaikan kondisi dan keadaan. Ketika Bos meminta bantuan kepadamu, dan kamu tak menemukan solusi dari permasalahan tersebut, maka katakanlah sejujurnya, kemudian yakinkan dirinya bahwa kamu akan berusaha mencari solusinya.

5. Saya sih kurang setuju masalah itu, karena….

Hanya menjadi seorang karyawan biasa bukan berarti kita tak boleh berpikir kritis selagi pemikiran tersebut demi kebaikan perusahaan. Jika kamu tak sejalan dengan Bos dalam memecahkan permasalahan. Ungkapkanlah ketidaksetujuan tersebut. Kemudian berikan alasan dan solusi yang menurutmu jauh lebih baik.

Apakah Bos akan marah? Apakah kita terlihat kurang ajar? Tidak. Bos yang baik akan menerima segala masukan demi kemajuan perusahaan. Malahan jika kita berpikir kritis tentang apa yang kita rasa salah, maka hal itu menunjukan kualitas dan sebagai bukti kita memiliki pengetahuan yang luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here