Untuk Seseorang yang Kucintai Dalam Diam, Ketahuilah Ini Sudah Lama Ingin Kusampaikan

0
Untuk Seseorang yang Kucintai Dalam Diam, Ketahuilah Ini Sudah Lama Ingin Kusampaikan

Sebagai pengagum rahasiamu, rasanya tak sopan bila hati ini ingin meminta lebih. Namun perasaan ini tak bisa kupendam lagi. .Terkadang aku selalu kebingungan untuk mengartikan perasaan ini. Apakah aku benar-benar ingin memilikimu atau aku hanya sekedar mengagumi dirimu.

Perasaan itu yang selalu membayangiku, dan pada akhirnya membuat khawatir diriku sendiri. Mencintaimu dalam diam bukanlah pilihan yang ku mau. Tapi memang benar, terkadang diam tak selamanya baik. Rasanya berat untuk menyimpan ini sendirian. Untuk kamu yang kucintai diam-diam, ketahuilah hal ini sudah lama ingin ku sampaikan untukmu.

1. Apakah kamu melihatku disini.

Apakah kamu melihatku disini.
Lihatlah aku disini (Sumber foto: Pexels.com)

Kamu harus tahu bahwa ada seseorang yang diam-diam memperhatikan perkembanganmu. Orang yang ingin membantumu saat kamu lagi tak berdaya, orang yang mau menemanimu sangat kamu bahagia. Namun pertanyaan balik untukmu, “Apakah kamu melihatku disini? Apakah kamu merasakan keberadaanku?”

2. Melihatmu bersamanya membuatku bertanya-tanya “Seberapa istimewa dirinya untukmu”.

Melihatmu bersamanya membuatku bertanya-tanya “Seberapa istimewa dirinya untukmu”.
Cemburu melihat kamu dengannya (Sumber foto: Pexels.com)

Melihatmu bahagia, itu sudah cukup membuatku ikut bahagia. Namun aku selalu cemburu saat kebahagiaan itu karena orang yang lebih baik daripada aku. Meskipun kutahu, orang tersebut adalah teman baikmu atau bagian dari keluargamu, aku selalu cemburu. Yang bisa kulakukan saat ini hanyalah melihatmu dari kejauhan lalu berkata “Seberapa istimewa dirinya untukmu?”.

Baca Juga: 10 Cara Positif Menghilangkan Rasa Cemburu yang Berlebihan

3. Kadang hati ini tak nyaman saat membadingkan diriku dengan dirinya.

Kadang hati ini tak nyaman saat membadingkan diriku dengan dirinya.
Membanding-bandingkan diriku dengan dirinya (Sumber foto: Pexels.com)

Satu sisi aku memang bukan orang yang istimewa. Tampang pas-pasan, bukan dari keluarga yang terpandang, bukan orang kaya, dan perbandingan-perbandingan lain yang kusematkan untuk diriku sendiri karena melihat dirinya lebih baik daripada-ku. Bukan karena tak bisa bersyukur, hanya saja apakah karena alasan itu membuatnya bisa mendekati dirimu.

4. Aku ingin menghubungimu, namun aku takut melihat respon dirimu.

Aku ingin menghubungimu, namun aku takut melihat respon dirimu.
Takut tidak respon yang negatif (Sumber foto: Pexels.com)

Ketika sebenarnya memiliki kontak ponselmu adalah salah satu kesempatanku untuk bisa dekat denganmu. Setidaknya aku bisa memberikanmu perhatian-perhatian kecil yang bisa menyemangati hari-harimu. Namun rasanya sedih sekali, ketika menghubungimu duluan, aku melihat hanya ada centang biru di layar chating-ku.

Terkadang rasanya percuma saja punya kontak ponselmu. Bingung mau chating apalagi. Tapi jujur saja, aku ingin sekali menghubungimu lagi, tapi aku jadi ambigu melihat respon darimu.

5. Saat bertemu denganmu, yang ada grogi, canggung dan salah tingkah sendiri.

Saat bertemu denganmu, yang ada grogi, canggung dan salah tingkah sendiri.
Merasa canggung ketika bertemu kamu (Sumber foto: Pexels.com)

Saat bersamamu adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu, namun yang ada hanyalah rasa grogi dan salah tingkah sendiri. Ya, aku memang bukanlah tipe orang yang humoris, malahan mudah canggung ketika bertemu orang-orang baru. Namun yang paling membuatku nggak keenakan lagi ialah ketika melihat kamu mulai tidak nyaman dengan keberadaanku.

6. Baper sendiri dengan story-mu setiap hari, meski kutahu tak ada hubungannya sama sekali denganku.

Baper sendiri dengan story-mu setiap hari, meski kutahu tak ada hubungannya sama sekali denganku.
Baper deh (Sumber foto: Google)

Setiap kali memeriksa ponsel, tak ada yang lebih menarik selain mendengar kabar tentang dirimu. Walau tak secara langsung, hanya bisa melihat story-mu saja, setidaknya aku bisa tahu kamu lagi apa, dan tahu tentang suasana hati yang sedang kamu rasakan.

Tapi yang paling menarik dari itu semua adalah ketika melihat story-mu mengenai hati. Jujur, aku tak tahu siapa yang kamu maksud. Bahkan parahnya lagi, aku sempat merasa bahwa itu ditujukan untuk diriku. Ya, aku tahu, aku terlalu bawa perasaan.

7. Andai engkau tahu, memikirkanmu membuatmu selalu hadir di mimpiku.

Andai engkau tahu, memikirkanmu membuatmu selalu hadir di mimpiku.
Kebawa mimpi (Sumber foto: Pexels.com)

Percaya atau tidak, terlalu memikirkanmu membuat dirimu selalu hadir dalam mimpiku. Bahkan karena terlalu seringnya, sampai-sampai aku merasa itu bukanlah sebuah mimpi. Namun aku ingin kau tahu, aku selalu bersyukur jika bermimpi tentang dirimu. Setidaknya aku bisa bersamamu walau cuma sebatas dalam mimpi.

8. Mungkin biarkanlah tetap seperti ini, sampai waktu yang tak ditentukan.

Mungkin biarkanlah tetap seperti ini, sampai waktu yang tak ditentukan.
Biarkan tetap seperti ini (Sumber foto: Pexels.com)

Terkadang yang ada dibenakku adalah sampai kapan aku harus begini. Mencintaimu dalam diam lalu melihatmu dari kejauhan membuatku semakin tak percaya diri. Mungkin untuk saat ini, biarkanlah tetap seperti ini. Bukannya pengecut. Namun aku sadar, mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayang tak harus selalu di jawab dengan kebersamaan. Tapi jangan khawatir, aku selalu ada dibalik layar untuk menunggu waktu yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here