in

50 Kata Kata Butuh Tempat Sandaran dan Bersandar

50 Kata Kata Butuh Tempat Sandaran dan Bersandar

Kita semua tahu bahwa terkadang tidak semua hal dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapan. Saat itu terjadi, mungkin kita harus menguatkan diri sendiri, tetap tegar, tidak gampang menyerah, dan tidak mudah berputus asa. Hal ini kita lakukan untuk menjaga harapan itu tetap ada.

Namun sekuat apapun kita, sebagai manusia biasa, ada kalanya kita bisa menjadi orang yang paling lembut. Ada kalanya kita membutuhkan kehadiran seseorang yang setidaknya bisa menjadi penyemangat kita dalam menghadapi berbagai masalah. Menjadi sandaran saat kita hampir saja terjatuh, dan bisa bersadar saat kita sudah tidak kuat lagi menghadapi beban kehidupan.

Namun sayangnya, bagi sebagian orang, sulit untuk menemukan seseorang yang mau menjadi sandaran. Beruntung bagi kamu yang memiliki seseorang yang selalu mendukungmu apapun yang terjadi, bisa dari pasangan atau keluarga. Namun bagi yang merasa sendirian, tidak perlu berkecil hati, karena tempat terbaik kita untuk bersadar adalah Tuhan yang Maha Segalanya.

Dia-lah yang paling tahu tentang apa isi hati kita. Dia-lah juga yang paling tahu tentang kondisi dan keadaan kita saat ini. Ingatlah, “Jika tidak ada lagi pundak untuk bersandar, masih ada lantai untuk bersujud”.

Sama seperti kata kata butuh tempat sandaran dan bersandar berikut ini. Kalimat dan kutipan bijak dibawah ini bisa kamu jadikan caption quotes dan ucapan motivasi agar kita tidak perlu berkecil hati saat tidak ada tempat bersandar saat masalah dan cobaan menghampiri. Berikut adalah kata kata butuh tempat untuk sandaran dan bersandar.

Kata Kata Sandaran dan Bersandar

Saat ketulusan bersandar dalam Jiwa, cinta itu pasti akan jauh lebih sempurna.

Setangguh apapun, wanita butuh sandaran.

Sekuat apapun kita, suatu saat pasti akan membutuhkan bahu orang lain untuk sekedar bersandar.

Kita menemukan kenyamanan untuk bersandar di antara mereka yang sepakat dengan kita.

Sahabat adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan sandaran.

Awan adalah tempatku menyejukkan mata, temanku bersandar pada bumi.

Awalnya jadi sandaran. Kini malah jadi sindiran.

Ketika semua bersandar pada bayangan yang tak bisa kau rasakan dalam kenyataan.

Jangan menjauhi seseorang yang selalu menjadikan dirinya sebagai sandaran untukmu.

Jika kau lelah mengejar: Dia. Sini, kusediakan bahuku untuk bersandar walau hanya sebentar.

Boleh bersandar sejenak? Aku lelah jatuh cinta sendirian.

Hatiku tenggelam bersama terbitnya matahari. Sandaran-sandaran kapal berlalu… sebentar lagi!

Menanti fajar ditemani alunan degup, sembari berbisik padaMu wahai sandaran hidup.

Tak apa, meski tentang dia. Di pundakku, kau boleh bersandar.

Terkadang hanya butuh sedikit sandaran untuk dapat meluapkan semua kelelahan yang dirasakan.

Baca Juga: 50 Kata Kata Tentang Batas Batasan Kehidupan

Aku sedang butuh sandaran, tolong jangan tinggalkan aku sekarang!

Jangan bersandar terlalu dekat denganku, karena nanti aku bisa bingung dan mengira kau menyukaiku.

Satu bahu untuk bersandar, lebih seru dari dunia yang kukejar.

Bila kau butuh bahu untuk bersandar, raga untuk berlindung. Pasti kau temukan aku di garis terdepan, yang bertepuk dengan sebelah tangan.

Aku akan selalu menjagamu supaya kamu tetap bisa bersandar padaku.

Sedihku ini tidak ada arti jika kaulah sandaran hati.

Aku ingin bersandar di pundakmu sebentar saja, sambil menatap langit yang indah.

Kau terlalu bersandar pada perasaan. Buatlah agar perasaan-perasaanmu seimbang.

Terkadang patah hati membuat kita tersadar.. bahwasanya yang dulunya bersandar lalu memilih untuk beranjak, bukanlah seorang yang terbaik untuk kita tetap perjuangkan.

Dan pada akhirnya, keluarga adalah sandaran yang mampu menerimamu dalam keadaan apapun.

Jangan bersandar di kaca, bersandarlah di bahuku..

Dilarang bersandar pada kaca! Bersandarlah ke orang yang nerima kamu apa adanya.

Dilarang bersandar pada kaca! Bersandarlah hanya kepada Allah yang Maha Segalanya.

Pada akhirnya kau akan tersadar, tidak apa-apa berwajah standar, asal bisa jadi tempat bersandar.

Terkadang Tuhan membiarkanmu menjalani hari yang buruk supaya kamu dapat bersandar kepadaNya.

Jadikan aku tempat ternyaman untukmu bersandar.

Mulai tergeser perlahan; Matahari dari balik awan, juga pundakku yang lama tak kau jadikan sandaran.

Tidak semua yang bersandar, berlabuh. Tidak semua yang singgah, betah.

Terkadang seseorang hanya ingin bersandar di dalam hati, maka izinkan aku selalu merindukanmu, meskipun waktu tidak pernah mau bersahabat denganku.

Keluarga adalah rumah, tempatmu pulang. Mereka adalah bahu, tempatmu bersandar.

Jika kapalmu tak datang bersandar di dermaga, datangilah dengan berenang.

Aku hanyalah daun yang jatuh dengan terpaksa, karena terlepas dari ranting yang lama menjadi sandaran.

Jika kamu tidak bersandar pada satu hal, maka kamu akan terjatuh pada banyak hal!

Bahagia itu, Ketika sedang bersandar, tetapi seolah sedang terbang dan menikmati indahnya langit.

Jika bersandar pada orang lain, tak selamanya dia menyediakan bahunya untuk kita.

Kesenangan dapat didukung oleh ilusi, Tapi kebahagiaan bersandar pada kebenaran.

Semakin lama aku pun sadar bahwa kamu tak pernah membutuhkan bahuku untuk bersandar.

Pura-pura kuat biar tidak diremehkan. Pura-pura sempurna biar dianggap. Padahal dalam diri terdalam sering lelah, butuh bahu untuk bersandar, butuh telinga untuk mendengarkan, butuh mata untuk menguatkan.

Orang-orang beriman tak akan mungkin kehilangan harapan, karena selalu bersandar kepada Tuhan sebagai sumber harapan dan kekuatan.

Saat kita berada didalam cobaan, semangat kita rentan untuk memudar. Hingga kita pun lupa bahwasanya Tuhan telah siapkan bahu untuk bersandar.

Bukan pundak yang kamu butuhkan untuk bersandar, tapi sajadah untukmu bersujud.

Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah sebaik-baik sandaran.

Bukannya tidak pernah cerita. Cuma terkadang mencari yang nyaman jadi tempat sandaran itu susah.

Jika tidak ada pundak untuk bersandar, setidaknya masih ada lantai untuk bersujud.

Percayalah, Tuhan tidak akan pernah mendiamkan orang-orang yang berharap dan bersandar doa kepadaNya.

Jangan bersandar pada orang lain, karena mereka dapat mengecewakanmu. Bersandarlah pada Tuhan, karena Dia tahu yang terbaik untukmu.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Avatar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *