in

50 Kata Kata Caption Tentang Kopi yang Inspirasi Terbaik

Kata Kata Kopi

Kutipan | Kalimat | Ucapan | Caption | Mutiara | Bijak | Motivasi | Quotes | Kata Kata tentang Kopi |

Kopi adalah salah satu minuman yang lagi hits saat ini, kopi bukan lagi identik dengan kopi hitam yang terasa pahit seperti yang kita buat dirumah, tapi telah menjadi ladang bisnis kekinian dengan kemasaan yang unik dan produk yang bervariatif. Sudah banyak stand-stand dan kafe yang menjual minuman kopi, seperti es kopi susu, kopi cappuccino, dan lain-lain.

Saat ini kopi tidak lagi hanya disukai oleh orang dewasa saja, tapi semua kalangan sudah jatuh hati dengan kenikmatan kopi, baik dari anak muda, remaja, dan perempuan. Biasanya sih, kopi dikonsumsi untuk menghilangkan rasa kantuk. Tapi kini tidak lagi, kopi sudah menjadi kebutuhan pokok setiap hari bagi para pecinta kopi. Mau ngantuk atau tidak, yang penting minum kopi.

Ngopi identik dengan kumpul atau nongkrong santai, terkadang rasanya ada yang kurang kalo lagi nongkrong tapi tidak ada secangkir kopi yang menemani. Minuman yang identik dengan senja dan filosofi ini kadang bisa membuat suasana ngumpul dengan teman dan keluarga menjadi lebih akrab, lebih santai, dan lebih mencairkan suasana.

Tapi ada juga yang menjadikan kopi sebagai sahabat sejati, dalam artian selalu menemani aktivitas kita sehari-hari, misalnya ngopi saat bekerja, sedang ngerjain tugas, nonton tv, dan begadang.

Saat sedang nongkrong bersama kawan ataupun sendirian, ngopi saja tidak cukup. Agar suasana lebih bermakna, biasanya banyak orang yang mengambil foto tentang kopi lalu membagikannya di media sosial, tak lupa dengan caption bijak atau kata-kata tentang kopi. Karena kopi juga identik dengan kelembutan, kenangan, romantis, dan optimis. Nah berikut adalah kata kata tentang kopi.

Kata Kata Tentang Kopi

Jadilah seperti kopi, yang tetap dicintai tanpa menyembunyikan pahitnya diri.

Seperti kopi, cinta itu soal rasa, bukan kata.

Ada waktunya hidupmu akan dan hanya ditemani kopi.

Kopi sempurna karena rasa pahitnya. Demikian pula cinta dan kehidupan.

Sesaat setelah kopi ini habis, tersisa endapan rindu dalam angan.

Dari candu kopi saja aku bisa lepas, apalagi cuma dari kamu yang sekadar masa lalu.

Jika kamu hanya ingin sekedar singgah, beri aku kopi, jangan beri aku hati.

Aku suka kopi karena kopi memberikan ilusi bahwa aku akan terbangun.

Secangkir kopi yang membuat ku nyaman.

Karena secangkir kopi terbaik lahir dari rasa yang sederhana.

Sesempurna apapun kopimu, tetap ada pahit di dalamnya.

Kopi pagi ini pun beradu. Mengaduk pedih menyalakan rindu.

Sebab patah hati mampu mengubah senja kopi menjadi alkohol dini hari.

Baca Juga: 50 Kata Kata Caption Tentang Senja Terbaik

Bahkan kopi yang pahit lebih baik daripada tidak ada kopi sama sekali.

Kopiku hari ini terasa sedikit pahit. Mungkin.. cuma perasaanku saja.

Hidup itu ibarat minum kopi. Kadang terasa pahit, tapi itu yang membuat mata terbuka.

Aku mencintaimu dengan cara sederhana. Sesederhana ketika aku menikmati kopi ketika senja.

Kopi itu candu. Melukiskan pahitnya menunggu dan manisnya merindu.

Hanya secangkir kopi yang menyajikan rasa manis, bukan janji janji dari bibir yang terlihat manis

Secangkir kopi selalu mampu menyatukan kita dalam pahit dan manisnya kenangan.

Saat kepenatan mulai membebanimu, kamu bisa bangkit dan memulainya dengan secangkir kopi.

Sebab kopi mengingatkanku pada harapan yang bertepuk sebelah tangan. Pahit, namum kita tak bisa berhenti menikmatinya.

Jika ini adalah kopi, bawakan saya teh. Tetapi jika ini adalah teh, bawakan saya kopi.

Kopi yang tersedu menawarkan kenikmatan. Dia datang menawarkan sebuah kehangatan.

Awali hari dengan kopi pahit, agar harimu terasa lebih manis.

Kau bagaikan kopi. Tanpamu sepi, hadirmu melengkapi.

Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. karna dihadapan kopi kita semua sama.

Secangkir kopi hitam penuh makna yang mengingatkanku bahwa semanis apapun hidup, rasa pahit akan selalu ada.

Seperti kopi, kau tak perlu manis untuk disukai banyak orang.

Karena bagiku kopi lebih memahami diamku.

Ketika kata-kata tak lagi banyak berbicara,secangkir kopi bisa jadi perantara dan mencairkan suasana.

Karena kopi akan selalu menarik para pemimpi kembali ke bumi.

Segelas kopi adalah bunuh diri paling pahit bagi mereka yang mengharapkan manisnya penantian.

Terkadang memang sesuatu lebih baik apa adanya, tak perlu berubah. Seperti kopi yang tetap pahit, seperti rindu yang bertahan di antara rasa sakit

Cuma Segelas Kopi yang dari cara penakarannya secara tidak langsung merefleksikan kehidupan si peminumnya.

Terlalu banyak kopi. Tetapi jika bukan karena kopi, seseorang tidak akan memiliki kepribadian yang dapat diidentifikasi.

Seperti itukah sifat kopi? Mampu menghilangkan rasa manis itu sendiri, sementara hangatnya sudah menyatu lebur bersama sendu.

Hidup itu seperti secangkir kopi, akan terasa pahit jika belum ditambahkan gula.

Kopi bukan sekedar aroma atau sejenisnya. Tetapi tentang bagaimana memainkan rasa akankah ia bertahan lama atau berlalu saja.

Tidak ada yang lebih dekat dari obrolan sederhana antara sepi dan kopi. Dan tidak ada yang lebih menyesatkan selain kepahitan-kepahitan yang ada di dalam pikiran sendiri.

Layaknya kopi, ada pahit yang harus diresapi di setiap hati yang kau hinggapi. Sampai kau bisa memilih bertahan atau melepaskan.

Kopi yang ku minum ini sepahit perpisahan kita yang lalu. Itu sebabnya selain butuh gula, aku juga butuh dia sebagai pemanis yang baru.

Kurang atau lebih, setiap rezeki perlu dirayakan dengan secangkir kopi.

Hidup ini seperti kopi, yang diciptakan dengan komposisi sedikit pahit dan sedikit manis.

Jika hanya datang dan lalu pergi, bersikaplah seperti tamu. Agar aku tak salah menyiapkan antara kopi dan hati.

Malam makin menampakan gelapnya. Bintang selalu menemaninya, imajinasi liarku semakin menjadi, karena secangkir kopi telah tersaji.

Bagiku kopi yang nikmat adalah kopi yang sedikit pahit. Karena yang terlalu manis biasanya hanya bikin sakit hati.

Hidup ini seperti secangkir kopi, pahit dan manis bertemu dalam kehangatan.

Kopi yang tak kau seduh kemarin, jangan kau tanya dan pinta lagi, Ia telah tiada dan takkan kembali ada. Sebab ia pun layak memilih dan memiliki rasa yang layak memperjuangkannya.

Bersama secangkir kopi di genggaman tangan. Aku bersuara dalam angan. Membayangkan manisnya bersamamu diantara pahitnya kehidupan.

Dari kopi aku belajar, kalau yang pahit masih bisa dinikmati.

Terinspirasi dari secangkir kopi, bahwa dia tak pernah dusta atas rasa. Kopi punya cerita. Hitam tak selalu kotor, pahit tak harus sedih.

Hidup ini seperti secangkir kopi. Bagaimana rasanya tergantung bagaimana kamu meraciknya.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Avatar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *