in

Suka Blue Colour? Ini Dia Fakta Warna Biru yang Jarang Diketahui

Dalam kehidupan, tentu kita sering melihat dan mengenali berbagai macam warna. Salah satu warna yang paling sering kita temui adalah biru. Biru sering digambarkan sebagai warna langit dan laut. 

Langit berwarna biru karena cahaya yang biru dihamburkan terbanyak oleh molekul dalam atmosfer. Selain itu, air dalam kuantitas yang banyak juga terlihat biru. Hal ini karena cahaya merah diserap terbanyak oleh molekul air. Meski begitu, ada pula yang menganggap bahwa warna biru berasal dari kehidupan plankton di bawah laut.

Warna biru sering dikaitkan dengan ruang terbuka, kebebasan, intuisi, imajinasi, keluasan, inspirasi, dan kepekaan. Jika biru adalah warna favoritmu, yuk simak beberapa fakta tentang warna yang satu ini:

1. Biru adalah Warna Favorit

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Pada tahun 1920-an, para peneliti hampir menyerah karena pertanyaan “Apa warna favorit Anda?” Hal ini karena jawaban orang-orang tampak terlalu biasa untuk dipelajari dengan cara yang substantif.

Namun, ketika alat statistik dan standardisasi warna meningkat selama dekade selanjutnya, sebuah pola perlahan tapi pasti mulai muncul.

Ternyata, semua orang suka warna biru. Benarkah?

Sebuah penelitian pada tahun 1941 menunjukkan bahwa warna kebiruan adalah yang paling disukai. Warna paling favorit di dunia dinyatakan sebagai warna biru kehijauan.

2. Warna Biru Sangat Langka di Alam

Images by Pixabay

Biru adalah warna yang sangat menonjol di bumi. Namun, jika menyangkut alam, biru sangat langka dan jarang ditemukan di alam bebas. Setidaknya hanya 1 dari 10 tumbuhan yang memiliki bunga berwarna biru dan jauh lebih sedikit hewan yang berwarna biru.

Sebenarnya tidak ada warna atau pigmen biru sejati di alam. Baik tumbuhan maupun hewan perlu melakukan bias cahaya agar tampak biru.

Pada tumbuhan, tumbuhan akan terlihat biru dengan mencampurkan pigmen alami sama seperti seorang seniman mencampurkan warna. Yang paling umum digunakan adalah pigmen merah yang disebut antosianin dan yang penampilannya dapat diubah dengan berbagai keasaman.

Jika perubahan ini dikombinasikan dengan pantulan cahaya, maka dapat menciptakan beberapa hasil seperti delphinum, plumbago, bluebell, hydrangea, dayflowers, morning glories, dan cornflowers.

Meskipun bunga biru jarang ditemukan pada tumbuhan, hampir tidak ada tumbuhan yang memiliki daun berwarna biru kecuali beberapa tumbuhan yang ditemukan di hutan hujan tropis. Mengapa?

Alasannya berkaitan dengan fisika cahaya. Pigmen muncul sebagai warna cahaya yang tidak mereka serap melainkan dipantulkan.

Pigmen tumbuhan yang paling umum adalah klorofil hijau sehingga tumbuhan tampak hijau karena klorofil tidak menyerap melainkan memantulkan cahaya hijau. Namun, tanaman menyukai cahaya biru karena memiliki lebih banyak energi daripada cahaya lain dalam visible spectrum.

3. Warna Biru Meningkatkan Produktivitas

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Sebenarnya ada ilmu warna yang disebut psikologi warna. Sementara reaksi terhadap warna bersifat subjektif, penelitian telah dilakukan untuk membuktikan bahwa pola warna tertentu memberikan reaksi tertentu pada manusia.

Studi yang dilakukan oleh University of Texas menunjukkan bahwa kantor berwarna abu-abu dan krem menciptakan perasaan sedih dan depresi terutama pada wanita. Sementara itu, pria memiliki reaksi suram yang serupa terhadap ruang kerja berwarna ungu dan oranye.

Sebuah penelitian yang sama telah menunjukkan bahwa warna tidak hanya mengubah suasana hati tetapi juga sangat mempengaruhi produktivitas dan kreativitas kita.

Biru dikatakan sebagai warna yang bisa mendorong produktivitas dan pemecahan masalah secara kreatif. Inilah sebabnya mengapa banyak kantor menggunakan warna biru sebagai warna utama dalam skema dekorasi mereka.

Warna biru dapat membantu meningkatkan fokus karyawan. Tentu ini berkontribusi pada produktivitas. Ya, karena sulit untuk menjadi produktif jika kita selalu stres. 

4. Hanya 8 Persen Penduduk Dunia Yang Memiliki Mata Biru

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Sekitar 8% manusia di dunia memiliki mata biru. Penelitian menunjukkan bahwa orang bermata biru memiliki satu nenek moyang yang sama. Para ilmuwan melacak mutasi genetik yang terjadi ribuan tahun lalu, yang merupakan penyebab orang bermata biru saat ini.

Meskipun mata biru jauh lebih jarang daripada mata coklat di seluruh dunia, mata biru sering ditemukan dari kebangsaan yang terletak di dekat Laut Baltik di Eropa utara.

5. Warna Biru Jarang Ditemukan Pada Makanan

Foto oleh Ella Olsson dari Pexels

Secara alami, semua makanan nabati memiliki warna khas. Tetapi, warna biru menjadi warna yang sangat jarang ditemukan pada makanan.

Biasanya dalam makanan didominasi oleh warna merah, oranye, kuning, hijau, coklat, hitam, dan putih. Semuanya berhubungan dengan keberadaan keluarga pigmen tumbuhan tertentu.

Contohnya termasuk beta-karoten dalam wortel, klorofil dalam kangkung, likopen dalam tomat, tanin dalam teh, zeaxanthin dalam jagung, betalain dalam bit, asam ellagic dalam buah beri, dan kurkumin dalam kunyit.

6. Satu-satunya Burung yang Bisa Melihat Warna Biru Adalah Burung Hantu

Foto oleh Amol Mande dari Pexels

Burung hantu sebenarnya dapat melihat warna biru dengan baik. Faktanya, beberapa burung dapat melihat warna ultraviolet yang bahkan tidak dapat dilihat manusia.

Penglihatan warna yang tajam dari burung seperti burung hantu berguna saat mencoba memilih pasangan atau bahkan mencari makanan.

Meskipun burung hantu dapat melihat warna biru, namun mereka cenderung memiliki penglihatan warna yang lebih buruk daripada burung lain.

7. Warna Biru dalam Marketing

Foto oleh Timur Saglambilek dari Pexels

Meskipun tidak begitu disadari banyak orang, penggunaan warna memang begitu kental dalam marketing dan branding.

Dalam content marketing, warna adalah isyarat emosional. Sebuah perusahaan akan menggunakan warna dalam berbagai cara seperti meningkatkan pengenalan merek, menjadi visual produk, sebagai bentuk perbedaan dengan pesaing dan sebagainya.

Melansir dari coschedule, warna biru memberikan lebih banyak reaksi mental daripada fisik. Hal tersebut membantu kita menghilangkan stres, menenangkan diri, dan memikirkan situasi yang paling ideal.

Sebagai salah satu warna yang paling disukai, biru dapat menghadirkan rasa ketenangan dan kepercayaan saat membangun hubungan, terutama dalam marketing.

Baca Juga: 11 Tips Psikologi Warna untuk Marketing Bisnis

8. Biru Adalah Warna Primer

Foto oleh Lorena Martínez dari Pexels

Warna primer terdiri atas warna merah, biru dan kuning. Warna primer merupakan warna yang bukan hasil campuran dari warna manapun. Ketiga warna dasar ini adalah warna yang bisa dikombinasikan dan menghasilkan warna-warna turunan lainnya. 

Nah, itulah beberapa fakta tentang warna biru. Apakah warna biru adalah favoritmu? Jika iya, tentu dengan mengetahui sesuatu yang berhubungan dengan warna biru mungkin bisa menambah pengetahuanmu.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Avatar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *