10 Pekerjaan yang dapat Beresiko Bagi Kesehatan Paru-Paru

kesehatan-paru-paru

Bernafas merupakan salah satu aktivitas hidup yang tidak bisa lepas dari manusia. Dapat dikatakan bahwa pernafasan merupakan proses vital yang ada di dalam tubuh manusia. Organ yang paling penting dalam sistem pernafasan adalah paru-paru. Jika organ paru-paru tidak berfungsi dengan baik atau kurang sehat tentu akan membuat resiko terserang penyakit dan membuat proses pernafasan akan terganggu. Hal tersebut tentu akan membuat anda semakin kurang nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Agar proses pernafasaan lancar dan tidak memiliki masalah maka anda harus menjaga kesehatan paru-paru sebaik mungkin. Namun tahukah anda beberapa pekerjaan justru memberikan pengaruh pada kesehatan paru-paru. Berikut ini beberapa pekerjaan tersebut.

1. Pertambangan

Apakah anda termasuk salah satu orang yang bekerja di area pertambangan? Ternyata pekerjaan tersebut bisa memberikan dampak yang kurang baik untuk kesehatan paru-paru. Bekerja di pertambangan dapat memberikan efek penyakit pneumoconiosis. Penyakit tersebut merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan dan disebabkan oleh debu yang dihirup.

Jika dilihat dari sebabnya, penyakit pneumoconiosis ini dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu bisinosisyang disebabkan oleh debu organic, silica, abses, dan timah yang disebabkan oleh debu anorganik, dan pneumoconiosis penambangan batubara (coal workers pneumoconiosis) atau yang dikenal dengan nama paru-paru hitam.

Sebenarnya hal tersebut dikarenakan debu yang ada di daerah pertambangan terhirup ketika sedang bekerja. Untuk itu anda harus menggunakan pelindung pernafasan seperti masker ketika bekerja. Pastikan menggunakan masker yang benar-benar berkualitas agar bisa melindungi anda dengan sangat baik. Jika kamu memang bekerja dipertambangan maka hindari beberapa aktivitas yang bisa membuat paru-paru anda semakin bekerja keras.

2. Otomotif

Selain pertambangan ada cukup banyak tempat kerja yang memberikan pengaruh untuk kesehatan paru-paru dan salah satunya adalah otomotif. Pekerjaan otomotif sendiri belakangan ini banyak diminati oleh kalangan anak muda. Namun sayangnya penyakit asma bisa menyerang anda saat bekerja di dunia otomotif.

Mengapa asma dapat menyerang para pekerja otomotif? Hal tersebut dikarenakan beberapa bahan yang digunakan untuk bekerja dapat memberikan pengaruh. Sebenarnya bagian perbaikan bodi pada pekerjaan otomotif lah yang memiliki resiko paling besar.

Bahan-bahan yang digunakan pada cat seperti isocyanate dan produk polyurethane dapat membuat anda terkena asma. Bahkan tidak hanya asma saja tetapi anda juga bisa mengalami masalah kulit seperti iritasi kulit, alergi, dan lainnya.

Untuk itu tetap menggunakan masker dan sarung tangan ketika anda sedang berinteraksi dengan bahan-bahan tersebut dan jangan lupa untuk selalu membersihkan diri setelah bekerja agar tidak memberikan efek-efek buruk nantinya.

3. Tekstil

Tekstil merupakan pekerjaan berikutnya yang bisa memberikan resiko pada paru-paru. Mungkin tidak banyak yang tahu tentang penyakit byssinosis, penyakit tersebut seringkali menyerang pekerja tekstil. Hal tersebut dikarenakan para pekerja tekstil biasanya menghirup partikel yang dilepaskan oleh katun ataupun beberapa bahan lainnya.

Bahkan pada beberapa kain terdapat jumlah debu yang cukup besar dan dapat memberikan penyumbatan aliran udara yang cukup signifikan. Hal tersebut tentu saja dapat memberikan dampak yang kurang baik untuk kesehatan pernafasan anda.

4. Pertanian dan peternak

Banyak yang berpikir, hidup di desa dengan suasana sawah dan kebun-kebun akan membuat paru-paru menjadi sehat, sebab di desa biasanya punya kualitas udara yang masih asri dan segar. Namun siapa yang menyangka bahwa petani juga memiliki dampak yang kurang baik untuk paru-paru.

Ternyata hal tersebut dikarenakan beberapa bahan yang digunakan oleh para petani, mulai dari ammonia atau hydrogen sulfide yang berasal dari pupuk kandang. Bahkan jerami dan padi yang dihirup setiap hari juga memiliki debu organik yang bisa menyebabkan penyakit seperti keracunan debu organik, batuk-batuk, asma, dan dada terasa sesak.

5. Manufaktur

Ternyata pekerjaan manufakur bisa memberikan dampak yang kurang baik untuk kesehatan paru-paru. Pekerjaan tersebut sangat rawan terpapar debu, bahan kimia, dan juga gas di sekitarnya. Tentu saja hal tersebut dapat menyebabkan resiko asma dan beberapa penyakit paru-paru lainnya.

Baca Juga: 11 Penyakit Akibat Gaya Hidup Tidak Sehat, Wajib Kamu Hindari!

6. Konstruksi

Bidang kerja yang dapat memberikan resiko tinggi pada paru-paru selanjutnya adalah konstruksi. Pekerjaan ini membuat anda sering bertemu dengan debu yang menyebabkan beberapa masalah seperti terserang kanker paru-paru, asbestosis, atau mesothelioma.

Mesothelioma sendiri merupakan sebuah kanker yang ada di selaput pembungkus dan berada di beberapa organ tubuh. Biasanya ditemukan di paru-paru, jantung, dan juga perut. Sedangkan absestosis merupakan penyakit paru-paru yang kronis sebab sering terpapar asbes ataupun serat asbes yang cukup lama.

7. Pembuat roti

Membuat kue memang menjadi salah satu pekerjaan yang cukup menyenangkan. Berhadapan dengan beberapa jenis kue dengan aroma yang lezat tentu membuat para pekerjanya menikmati apa yang sedang dikerjakan.

Namun ternyata bekerja membuat roti bisa berdampak pada kesehatan paru-paru anda. Hal tersebut dikarenakan ada banyak debu yang ada pada tepung yang bertebangan di udara yang bisa di hirup dengan mudah.

Ketika anda menghirupnya maka bisa saja terkena resiko asma ataupun alergi pada debu. Bahkan ada sebuah kasus yang menunjukkan 15% kasus asma yang menyerang orang dewasa sering terjadi pada pembuat roti. Untuk itu pastikan sirkulasi udara tetap lancar ketika anda sedang membuat kue dan pastikan untuk tetap mengenakan masker.

8. Buruh pabrik

Selanjutnya ada buruh pabrik yang juga dapat terserang resiko penyakit paru-paru karena dampak dari pekerjaan. Hal tersebut dikarenakan seringnya menghirup gas, zat kimia, debu, dan polusi ketika sedang berada di tempat kerja.

Akibat dari paparan tersebut maka ada beberapa penyakit akan menyerang seperti batuk kronis atau penyakit paru obstruktif kronis. Untuk itu pastikan selalu berhati-hati saat sedang mengoprasikan mesin pengolah zat kimia. Jangan lupa untuk selalu menggunakan masker selama berada di lokasi pabrik, entah anda sedang menjalankan mesin ataupun tidak.

9. Kapster salon

Kapster atau pemangkas rambut di salon ternyata memberikan dampak yang kurang baik untuk kesehatan paru-paru. Kapster akan sering menghirup partikel halus yang ada dari produk perawatan rambut, misalnya  hair spray, cat pewarna rambut, dan beberapa produk yang lainnya. Kandungan formaldehida pada produk-produk tersebut bisa memicu kanker kalo sering masuk ke dalam paru-paru.

10. Pemadam kebakaran

Pemadam kebakaran memang pekerjaan yang sangat mulia, namun siapa yang menyangka bahwa pemadam kebakaran juga termasuk pekerjaan yang beresiko untuk paru-paru. Pakaian dan peralatan pemadam kebakaran memang dirancang untuk melindungi tubuh dari berbagai hal. Namun asap, debu, dan beberApa zat kimia yang ada di udara masih bisa dihirup dan menyebabkan penyakit paru-paru menyerang.

Sekalipun beresiko tetapi tidak sedikit orang yang ingin menjadi pemadam kebakaran. Segala penyakit berbahaya tidak akan menyerang jika anda tetap menggunakan pelindung untuk pernafasaan.

Sebenarnya hampir semua aktivitas sehari-hari dapat memberikan dampak yang kurang sehat bagi paru-paru ataupun organ tubuh yang lainnya. Maka dari itu memastikan menjalani hidup dengan pola yang sehat dan tidak melakukan kebiasaan buruk tentu akan sangat membantu menjaga kesehatan kita. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here