Pengertian Esensi adalah: Arti, Ciri, Contoh, dan Tips Memahami Esensi

Pengertian Esensi adalah: Arti
Pengertian Esensi adalah: Arti
Iron Man
Iron Man
Print PDF

Secara etimologi, istilah esensi berasal dari bahasa Latin ‘essentia‘ yang berarti ‘ada’. Secara umum, esensi adalah apanya sesuatu yang terlepas dari persoalan apakah sesuatu itu ada ataupun tidak.

Esensi merupakan salah satu kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun sudahkah Anda mengetahui betul makna dari esensi? Lalu apa itu esensi? Berikut adalah ulasan mengenai definisi esensi.

Pengertian Esensi Menurut Para Ahli

Pengertian Esensi Menurut Para Ahli

1. KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, esensi adalah:

  • Hakikat; inti; hal yang pokok.

2. Cambridge Dictionary

Dalam Kamus Cambridge, esensi adalah:

  • Yang dasar atau ide yang paling penting atau kualitas dari sesuatu.
  • Sebuah zat kimia yang diperoleh dari tanaman yang memiliki bau atau rasa rasa yang kuat dan dapat digunakan untuk menambah rasa atau pewangi seperti parfum.

3. Oxford Dictionary

Dalam Kamus Oxford, esensi adalah:

  • Kualitas atau fitur terpenting dari sesuatu, yang menjadikannya apa adanya.
  • Cairan yang diambil dari tanaman, dll. yang mengandung bau dan rasa dalam bentuk yang sangat kuat.

Ciri-Ciri Esensi Ditinjau dari Pengaruh Faktornya

Secara umum, ciri-ciri esensi dapat ditinjau dari pengaruhnya, berikut ulasan selengkapnya.

1. Mencakup bidang keilmuan

Esensi adalah diksi yang mengakomodir suatu bidang keilmuan. Artinya, perbedaan makna oleh para ahli terjadi akibat cakupan ilmu yang juga berbeda. Sebagai contoh, antara ahli di bidang metafisika dan filsafat tentu akan berlainan dalam memaknai esensi.

2. Berhubungan dengan asosiasi terhadap diksi lain

Esensi senantiasa diasosiasikan terhadap diksi lain, misalnya eksistensi. Upaya mengasosiasikan ini juga berperan dalam memberi makna yang berbeda, sekaligus menjadikan kosa kata itu memiliki ciri khas tersendiri.

Sebagai contoh, antara ahli yang menyelaraskan esensi dan eksistensi, tentu akan berbeda pendapat dengan lainnya. Itu berarti, di dalam esensi terkandung upaya asosiasi mengenai berbagai frasa. Kemudian, memunculkan arti beraneka ragam, di mana seluruhnya mampu menghadirkan tindakan atau sifat variatif sebagai konsekuensi terkaitnya.

3. Memuat sudut pandang manusia

Esensi adalah cara manusia memandang sesuatu hal, apakah sesuatu itu nyata adanya atau tidak. Meski begitu, esensi tidak selalu selaras dengan wujud nyata yang bisa disaksikan oleh mata.

Saat esensi sesuatu dianggap ada, itu tidak berarti benar-benar tampak nyata bentuknya. Pada akhirnya, kembali kepada relativitas sudut pandang manusia.

4. Sarat kepentingan

Tidak dapat dipungkiri, Semua orang memiliki penafsiran esensi masing-masing. Oleh karena itu, biasanya akan selalu ada kepentingan baik pribadi maupun kelompok yang terkandung di dalamnya. Masing-masing kepentingan yang lahir dari sudut pandang tertentu akan memberikan sumbangsih arti berbeda bagi kosa kata itu sendiri.

Contoh Esensi dalam Kehidupan

Contoh Esensi dalam Kehidupan

Jika esensi diasosiasikan dengan kehidupan, maka akan melahirkan sebuah pertanyaan mendasar, apa yang paling penting dalam hidup ini?

1. Tingkat spiritualitas

Jawaban pertanyaan di atas akan menimbulkan kesimpulan yang berbeda, semua tergantung tingkat spiritualitas manusia.

Misalnya saja, jika kita memiliki jiwa spiritual tinggi, maka barangkali akan menjawab bahwa esensi adalah upaya untuk mempersiapkan kehidupan setelah kematian.

2. Ahli di Sektor Pendidikan

Sementara itu, bagi seorang ahli di bidang Pendidikan, pemaknaan esensi berkaitan dengan usaha belajar sampai akhir hayat. Bahwa hidup adalah rangkaian pembelajaran mengenai pencarian kebenaran, di mana manusia dapat berubah dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak paham menjadi paham, dan lain sebagainya.

3. Sang Petualang Berjiwa Seni Tinggi

Di lain pihak, seorang petualang dan berjiwa seni tinggi, akan menerjemahkan esensi kehidupan sebagai kebebasan. Bebas mencintai apa yang diimpikan, mengekspresikan isi hati, dan bahkan memilih jalan hidup sesuai kehendak pribadi. Apa yang paling penting bagi mereka adalah memperjuangkan hak-hak kebebasan, baik diri sendiri maupun orang lain.

Tidak heran, para petualang dengan jiwa seni yang tinggi kerap melakukan sesuatu tanpa merasa terikat oleh lingkungan atau apa pun di dunia ini.

Bebas adalah esensi, hal yang paling penting juga mendasar dalam kehidupan mereka. Nilai-nilai yang dianut sarat akan makna bebas hingga tidak jarang bisa memicu pertentangan dari masyarakat dan lingkungan sekitar.

4. Pelaku Ritual Ibadah

Contoh lain dari arti esensi bisa dilihat pada ritual ibadah. Mungkin bagi banyak orang, ibadah akan melahirkan penafsiran berbeda, apakah mengandung makna batin mendalam selama dijalankan, atau justru hanya sekedar gerakan dengan pegangan khusus belaka.

5. Sepasang Kekasih

Bagi pasangan kekasih, barangkali esensi bermakna kehadiran di sisi. Yang mana, umumnya mereka tidak menyukai atau minimal merasa keberatan ketika saling berjauhan.

Namun jika harus berjauhan pun, sepasang kekasih akan berusaha keras mencari cara agar tetap merasa terhubung bagi satu sama lain, misalnya dengan memanfaatkan media sosial.

Tips Utama Memahami Esensi

Untuk memahami esensi ada baiknya mengetahui tips utama dalam memahami esensi berikut ini

1. Miliki Sudut Pandang yang Jelas

Kita harus menentukan terlebih dahulu, hendak memaknai esensi dalam sudut pandang seperti apa? Dengan menentukan posisi sejak awal, kita tidak akan mengalami kerancuan berpikir, yang mana rentan sekali berujung pada kebingungan.

2. Hargai Sudut Pandang Orang Lain

Memahami esensi tidak selalu melalui kesimpulan pribadi. Kita bisa saja memiliki pengertian lebih luas dengan mencoba meninjau sudut pandang orang lain. Tidak menutup kemungkinan, akan lahir pemahaman baru dalam diri, atau setidaknya bisa mengasah kepekaan kita.

Esensi adalah sesuatu yang sifatnya sangat relatif, hasil pemaknaannya tergantung pada si pemikir. Jika esensi diasosiasikan dengan hal mendasar, maka penting sekali untuk mengerti artinya, kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.