Kisah Sukses Zhang Yiming – Pendiri Aplikasi Tik Tok

0
Kisah Sukses Zhang Yiming - Pendiri Aplikasi Tik Tok
Pendiri aplikasi tik tok - Zhang Yiming

Nama Zhang Miying mungkin adalah nama yang terdengar asing di telinga kita, tapi kalo bicara tentang Tik Tok, kita semua pasti tahu tentang aplikasi yang lagi viral ini. Namun siapa sangka, Zhang Miying adalah otak dari munculnya aplikasi berbagi video ini. Lalu seperti apa kisah sukses beliau? Berikut ini adalah cerita inspiratif dari pendiri aplikasi Tik Tok dimulai dari biografi, profil hingga perjalanan hidup.

Tik Tok adalah aplikasi pembuat video pendek berdurasi hingga satu menit. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menonton video disertai musik, merekam video pendek lalu mengeditnya, serta menambahkan efek khusus pada video.

Tik Tok sendiri merupakan aplikasi yang dikembangkan perusahaan bernama Beijing ByteDance Technology. Perusahaan ini didirikan oleh Zhang Miying. Selain Tik Tok, Perusahaan ByteDance juga pemilik aplikasi populer lainnya seperti Toutiao (Media), Xigua Video, Vigo Video, musical.ly dan BuzzVideo.

Biografi Singkat

Zhang Yiming lahir pada tahun 1983, ia adalah lulusan software engineering di Nankai University, Tianjin, Cina. Zhang adalah tipe orang yang sangat menyukai bisnis. Keputusannya untuk terjun dalam bisnis teknologi adalah keputusan yang sangat tepat.
Awal Mula Menjadi Pengusaha dan mendirikan Toutiao

Pada bulan Agustus 2012, Zhang meluncurkan situs media informasi bernama Toutiao. Situs ini berkembang dengan sangat cepat dan menjadi salah satu media paling populer di Tiongkok. Bahkan pada tahun 2016, jumlah pengguna aktif harian Toutiao mencapai 78 juta. Hingga September 2017, Toutiao memiliki 120 juta pengguna aktif harian, dan dilaporkan situs ini telah bernilai 20 miliar USD.

Tak puas dengan konten teks berita, Toutiao juga meluncurkan fitur saluran videonya pada Mei 2015. Dengan fitur ini, pembuat konten dapat mengunggah video singkat mereka di platform, dan algoritma Toutiao akan merekomendasikan video kepada pengguna.

Langkah untuk meluncurkan fitur video di platform Toutiao adalah langkah yang tepat. Pada tahun 2016, video di Toutiao berhasil diputar 1 miliar kali per hari. Hal ini menjadikan platform video pendek Toutiao yang terbesar di China pada saat itu.

Mendirikan Tik Tok

Tampaknya keberhasilan fitur video di Toutiao menyadarkan Zhang Yiming untuk lebih fokus pada platform berbagi video pendek.

Disisi lain hadirnya aplikasi musical.ly yang saat itu sedang viral di Cina semakin memantapkan Zhang Yiming untuk meluncurkan platform yang fokus pada berbagi konten video pendek sekaligus menjadi menantang musical.ly di sektor bisnis ini.

“Dalam industri konten, teks dan gambar telah berkembang menjadi video, dan konten kini banyak berasal dari pengguna. Perubahan kami lakukan untuk menjawab kebutuhan pengguna saat ini,” tuturnya.

Akhirnya pada bulan September 2016, Zhang Yiming bersama ByteDance merilis aplikasi berbagi video pendek yang diberinama Tik Tok.

Perkembangan Tik Tok juga terbilang cepat. Apalagi pada tahun 2017, Tik Tok berhasil mendapatkan investasi sebesar US$20 juta, atau setara Rp288 miliar. Dengan suntikan dana itu jelas semakin memudahkan Tik Tok untuk memperluas pasarnya, termasuk di Indonesia. Pada bulan September 2017, Tik Tok mulai berkembang di Indonesia.

Tak lama berselang, perusahaan induk Tik Tok, Beijing Bytedance Technology, membeli Musical.ly dengan harga US$1 miliar tepatnya pada tanggal 9 November 2017.

Akuisisi tersebut mengisyaratkan bahwa Zhang Yiming sang pendiri aplikasi Tik Tok sangat serius dengan bisnis aplikasi berbagi video pendek. Dan hal ini juga semakin menegaskan Beijing Bytedance Technology sebagai penguasa pada bisnis ini.

Tik Tok Meraksasa

Nama Tik Tok kian hari kian membesar. Berdasarkan laporan Sensor Tower, Tik Tok sukses mencatatkan diri sebagai aplikasi paling banyak diunduh di App Store. Dilansir Business Insider, aplikasi ini diprediksi sudah diunduh 45,8 juta kali di kuartal pertama 2018.

Pengguna Tik Tok kebanyakan dari Asia. Sementara Hingga artikel ini ditulis, pengguna Tik Tok di Indonesia sudah mencapai 10 juta.

Hampir semua pengguna Tik Tok adalah dari kalangan anak muda dan kaum milenial. Bahkan hal ini juga diakui oleh Zhang Yiming sang pendiri aplikasi Tik Tok. Yiming mengutarakan bahwa Tik Tok ditujukan untuk anak-anak muda. Karena hal itulah, Yiming pun tidak pernah membuat rekaman video dari aplikasi ciptaannya ini.

“Sejak lama, saya hanya menonton video Tik Tok, tanpa membuatnya sendiri, karena aplikasi ini memang ditujukan untuk orang muda,” tutur Yiming.

Harus diakui popularitas Tik Tok cepat sekali melejit. Diumurnya yang masih terbilang muda, aplikasi ini sudah menarik perhatian jutaan pengguna Internet. Bahkan di Indonesia, aplikasi ini menjadi viral karena penggunanya yang sangat aktif membagikan karyanya di Tik Tok. Bahkan sudah melahirkan artis Tik Tok lho!

Kesuksesan ini cukup mengherankan, mengingat aplikasi ini dikembangkan dalam waktu yang cukup singkat. Laporan menyebut bahwa Tik Tok dikembangkan oleh delapan orang dari ByteDance dalam waktu hanya 200 hari saja.

Tersandung Masalah

Namun pencapaian yang mencengangkan ini bukan berarti tak ada rintangan yang harus dilalui. Tik Tok dibuat tak berkutik ketika pemerintah Indonesia memutuskan untuk memblokir aplikasi ini pada tanggal 3 Juli 2018 karena seringnya memberikan konten yang tidak mendidik untuk penggunanya.

Namun blokir Tik Tok kembali dibuka pada tanggal 10 Juli 2018 setelah CEO Tik Tok langsung meresponnya dengan menyambangi kantor Kominfo di Jakarta.

Selain kasus pemblokiran. Zhang Yiming pendiri aplikasi Tik Tok juga dikabarkan mengalami konflik dengan pengusaha kenamaan asal Tiongkok, Pony Ma Huateng selaku CEO Tencent.

Baca Juga: Kisah Sukses Pendiri TENCENT GROUP – Ma Huateng

Raksasa internet Tiongkok itu dan ByteDance tersandung kasus plagiarism, dimana menyangkut aplikasi Tik Tok yang disebut meniru platform video milik Tencent Weishi. Akibatnya, tautan ke Tik Tok melalui aplikasi WeChat dan QQ akhirnya diblokir.

Kesuksesan Zhang Yiming

Yiming sendiri kini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Tiongkok. Forbes melaporkan pada tahun 2013, pria ini berhasil masuk dalam daftar 30 orang terkaya di bawah umur 30 tahun.

Menurut data dari Forbes 2018, kekayaan bersih Zhang Miying pendiri aplikasi Tik Tok mencapai US$4 miliar atau sekitar Rp56 Triliun.

Kini, di usia yang telah menginjak kepala 3, Yiming digadang-gadang akan semakin sukses, mengingat perusahaan yang dibangunnya terus tumbuh dan berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here