in

10 Fakta Vanda Margraf, Artis Cantik di Film Ip Man 4: The Finale!

10 Fakta Vanda Margraf, Artis Cantik di Film Ip Man 4: The Finale!

Seri Ip Man di layar lebar akhirnya selesai di projek film ke empatnya, yaitu Ip Man 4: The Finale 2019. Akting Donnie Yen di film hasil garapan Wilson Yip ini tentunya sudah tidak diragukan lagi. Selain Yen, ternyata ada pemeran Ip Man 4 lainnya yang cukup menarik perhatian para penonton.

Tidak lain dan tidak bukan adalah Vanda Margraf, aktris yang memerankan Wan Ruonan anak dari Wan Zong-Hua. Selain parasnya yang menawan, Margraf juga kerap kali menampilkan berbagai macam aksi memukau di Ip Man 4: The Finale. Terdapat beberapa fakta yang sangat menarik dari public figur yang satu ini. Kira-kira apa saja? Yuk disimak!

1. Kelahiran Tahun 2003 dan Memiliki Darah Campuran Antara Tiongkok dengan Jerman

Kelahiran Tahun 2003 dan Memiliki Darah Campuran Antara Tiongkok dengan Jerman

Saat pertama kali melihat foto Vanda, kamu pasti juga mungkin sudah berpikir kalau aktris menawan yang satu ini merupakan keturunan campuran. Yap ia adalah seorang blasteran keturunan Tiongkok dan Jerman.

Vanda Margraf atau Vanda Lee lahir pada tahun 2003 di daerah hutan hujan asli Xishuangbanna, Yunnan. Ayah dari Margraf adalah seorang ahli ekologi Jerman yang terlibat dalam restorasi dan rekonstruksi hutan hujan tropis di Xishuangbanna. Selain itu, ibu Margraf juga seorang aktivis pecinta lingkungan di Tongkok.

Dibesarkan oleh kedua orang tua yang mencintai lingkungan akhirnya membuat Margraf tumbuh menjadi sosok anak yang sangat dekat dengan alam. Margraf juga mengatakan bahwa ia bermaksud untuk mengabdikan hidupnya untuk melindungi alam khususnya hutan hujan tropis.

2. Mulai Muncul di Industri Dunia Hiburan Pada Ajang Pencarian Bakat China’s Got Talent

Mulai Muncul di Industri Dunia Hiburan Pada Ajang Pencarian Bakat China’s Got Talent

Saat itu Margraf  bernyanyi dengan saudara perempuannya untuk menjalani audisi. Pada saat audisi, Margraf dan saudaranya membawakan sebuah lagu yang sengaja dinyanyikan untuk ayah mereka karena telah tiada.

Setelah sempat viral di audisi Cina mencari bakat, Margraf juga bergabung  dengan Jet Tone Production saat berusia 15 tahun dan langsung menjadi artis di bawah naungan Wong Kar Wai. Dan debut akting terbesarnya dimulai setelah ia mampu berakting dengan sangat luar biasa dalam film Ip Man 4: The Finale.

3. Margraf Harus Mempelajari Seni Bela Diri Guna Mendalami Perannya Sebagai Yonah di Ip Man: The Finale

Dalam rangka memaksimalkan aksinya di film ini sebagai seorang anak dari ahli seni bela diri Taichi,  Margraf terus berlatih seni bela diri selama sebulan sebelum proses syuting. Selain seni bela diri, ia juga belajar beragam gerakan dari pemandu sorak.

4. Margraf Harus Melakukan Beragam Aksi yang Cukup Sulit Saat Melakukan Syuting Ip Man 4 : The Finale

Margraf Harus Melakukan Beragam Aksi yang Cukup Sulit Saat Melakukan Syuting Ip Man 4 : The Finale

Dalam film Ip Man 4: The Finale, Margraf memerankan Wan Ruonan, yakni putri seorang master Taichi yang tetap bertahan meski di bully oleh teman-teman sekelasnya. Ia berselisih dengan Ip Man ketika master Wingchun ini tiba di San Fransisco pada tahun 1964. Kemudian ia diselamatkan oleh Ip Man karena selalu diintimidasi oleh penduduk setempat.

Saat pertama kali akting di layar lebar, Margraf selalu menghadapi banyak rintangan selama melakukan proses syuting. Terlebih lagi film yang akan dibintanginya kali ini menuntut untuk melakukan adegan aksi yang cukup berat.

Luka dan memar pun tentunya tak dapat dihindari. Margraf sendiri mengaku kalau adegan-adegan aksi yang dilakukannya itu sangatlah sulit. Ia selalu menemukan luka baru pada tubuhnya setiap hari. Ada juga beberapa adegan yang membuatnya harus benar-benar di tampar hingga mengalami mimisan untuk pertama kalinya.

5. Margraf Berharap Kalau Karakter yang Ia Perankan di Ipman 4: The Finale Dapat Memberikan Keberanian Bagi Anak-Anak yang Menjadi Korban Bully di Sekolah

Pada film Ip Man sendiri, Margraf memerankan seorang anak muda imigran yang berasal dari Tiongkok. Ia sering dipukuli, diolok, diintimidasi, ditampar, bahkan dipaksa memotong rambut oleh teman-teman sekeslasnya yang ada di Negara Barat.

6.  Setiap Usaha dan Kerja Keras dari Margraf dalam Melakukan Aksi Berat pun Berbuah Manis

Meskipun tubuhnya sedikit babak belur, akan tetapi hal tersebut membuahkan sebuah pujian dan apresiasi dari semua pihak. Tentunya ini juga membuat Margraf senang karena hal ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa untuknya.

Hasil yang ia capai juga membuat sutradara sangat puas dan disukai oleh banyak penonton. Walaupun orang tuanya tidak berasal dari industri perfilman, tetapi tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Vanda Margraf adalah aktris muda yang sangat berbakat.

7. Margraf Mengakui Bahwa Ia Selalu Mendapatkan Kesan yang Baik Saat Syuting Bersama Donnie Yen

Margraf Mengakui Bahwa Ia Selalu Mendapatkan Kesan yang Baik Saat Syuting Bersama Donnie Yen

Vanda sendiri juga mengaku terkesan dan sangat berterima kasih kepada Donnie Yen yang telah mendukungnya selama syuting berlangsung. Aktris berdarah Tiongkok dan Jerman ini mengatakan bahwa Donnie Yen selalu memperlakukannya sama seperti karakter Ip Man dalam film.

8. Masuk ke Dalam Nominasi Aktris Muda Terbaik untuk Hongkong Film Awards Pada Tahun Ini

Masuk ke Dalam Nominasi Aktris Muda Terbaik untuk Hongkong Film Awards Pada Tahun Ini

Akan tetapi karena pandemi dari corona virus, acara penghargaan yang seharusnya diadakan pada 19 April itu masih terus di tunda hingga kini. Margraf juga memposting sebuah status ke akun sosial media miliknya dan mengatakan bahwa ia sangat senang dengan pencalonan itu.

Karena ini juga merupakan film layar lebar yang perdana baginya, tentu ia juga sangat senang karena semua orang memberikan apresiasi terhadap kerja kerasnya. Margraf juga mengatakan bahwa ia harus masih banyak belajar dari aktris-aktris lainnya yang juga masuk ke dalam nominasi aktris muda terbaik.

9. Margraf Akan Kembali Membintangi Film Layar Lebar yang Berjudul Cry of The Birds

Margraf Akan Kembali Membintangi Film Layar Lebar yang Berjudul Cry of The Birds

Syuting dari filmnya sendiri diprediksi akan selesai pada bulan Januari. Disutradarai oleh Tian Zhuang, film yang di buat ini bertujuan untuk menciptakan revolusi terhadap kebudayaan Cina. Lokasi syuting dari film ini sendiri berada di hutan hujan yang ada di Provinsi Yunnan. Film ini bercerita tentang seorang remaja intelektual yang bertekad untuk membersihan tanah mereka guna menanam pohon karet.

Peran itu akan dibuat khusus untuk Margraf yang memang sudah tumbuh sejak kecil di hutan Yunnan bersama dengan keluarganya. Margraf mengatakan bahwa ia bersama keluarganya sudah membangun rumah pohon yang memang menjadi tempat untuk mereka berkumpul. Margraf juga mengatakan bahwa di waktu kecil saat sedang hujan lebat ia sering keluar untuk bermain lumpur dan berlari kesana kemari bersama dengan saudara perempuannya.

10. Masuk ke dalam Kelas Tari dan Mengikuti Berbagai Macam Kegiatan untuk Mengasah Bakatnya

Masuk ke dalam Kelas Tari dan Mengikuti Berbagai Macam Kegiatan untuk Mengasah Bakatnya

Selain melindungi alam, Vanda Margraf kini juga mulai belajar di akademi tari yang ada di Beijing. Ia mengatakan bahwa dirinya suka mempelajari bahasa asing, menunggang kuda, dan memanah. Ia juga mengaku bahwa di usia yang masih terbilang sangat muda ini menuntutnya untuk terus mengeksplorasi banyak hal di luar sana.

Itulah sekilas ulasan mengenai 10 fakta menarik tentang Vanda Margraf seorang aktris muda berbakat yang membintangi salah satu film layar lebar, yakni Ip Man 4: The Finale. Semoga Bermanfaat!

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *