9 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Pengusaha Baru

Bagi beberapa orang memiliki usaha sendiri merupakan langkah untuk bisa menuju sukses. Belakangan ini banyak orang yang memilih untuk berwirausaha dibandingkan menjadi seorang karyawan. Namun seperti yang sudah diketahui bahwa untuk memulai sebuah bisnis tentunya tidak mudah, butuh perjuangan dan tekad yang kuat agar bisnis dapat berjalan dengan baik.

Bagi beberapa orang yang baru terjun di dunia bisnis biasanya akan ada beberapa kesalahan yang ternyata dapat merugikan bisnis. Hal tersebut juga bisa menghambat perkembangan bisnis kamu loh. Untuk itu kamu harus memperhatikan beberapa hal penting ketika membuka sebuah bisnis. Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh seseorang pengusaha baru saat pertama kali membuka usahanya.

1. Bersikap bossy

Memiliki usaha memang membuat seseorang harus lebih dewasa untuk dapat mengambil keputusan seputar pekerjaan. Tidak hanya itu, kamu juga akan dituntut untuk bersikap mengayomi bagi karyawan. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh orang yang baru pertama kali memiliki usaha adalah bersikap bossy.

Jika kamu bersikap seenaknya sendiri terhadap karyawan/klien/atau calon pelanggan maka hal tersebut akan membuat mereka enggan bekerja dengan kamu. Seketika usaha kamu akan benar-benar hancur karena sikap kamu yang tidak mengayomi.

Jika kamu memiliki usaha pastikan untuk selalu bersikap terbuka, pandai mendengar, dan hangat. Dengan sikap yang seperti itu maka kamu bisa membuat para klien, karyawan, atau pelanggan merasa senang untuk bekerjasama dengan kamu dan membantu usaha kamu semakin maju berkembang.

2. Terlalu kuat keinginan diri sendiri

Usaha yang kamu rintis memang berasal dari diri kamu sendiri, namun apa jadinya jika kamu bersikap egois atau memikirkan diri sendiri. Misalnya kamu membuat sebuah produk untuk para konsumen, mungkin kamu sudah memiliki niat bagaimana produk tersebut akan dibuat tetapi justru hal tersebut berbeda dengan yang dibutuhkan konsumen, memaksakan kehendak kamu hanya akan membuat bisnis yang dirintis menjadi lebih rusak.

Cobalah untuk membuat sebuah produk yang memang disukai dan dibutuhkan oleh customers. Jangan berbisnis hanya dengan menuruti apa yang disukai oleh kamu saja sebab hal tersebut tidak akan menguntungkan dari sisi bisnis. Kerugian akan mengikuti kamu sebab modal akan terbuang sia-sia karena tidak ada pelanggan yang akan menggunakan produk dari bisnis kamu.

3. Sering marah saat bekerja

Saat bekerja menjadi karyawan, kamu dituntut untuk bisa mengendalikan emosi kan,, nah saat sudah memiliki usaha dan menjadi bos hal tersebut tetap harus kamu terapkan. Emosi yang kamu keluarkan akan mengganggu kinerja anda.

Ketika sedang bekerja atau berhadapan dengan karyawan, klien, atau pelanggan pastikan tetap tersenyum dan bersemangat. Jika hal tersebut dapat kamu terapkan maka orang yang bekerja dengan kamu pasti akan merasa nyaman.

Sebaliknya jika kamu terus saja emosi maka karyawan bisa merasa tertekan dan tidak fokus dalam bekerja. Apabila ada kesalahan yang dilakukan oleh karyawan maka ada baiknya untuk menghadapinya dalam keadaan yang tenang dan memberikan arahan. Hal tersebut akan membuat usaha kamu semakin sukses.

4. Cepat merekrut karyawan

Saat menjadi seseorang yang baru saja memiliki usaha, tentu kamu sangat membutuhkan bantuan agar usaha kamu terus berjalan dan berkembang, namun jika kamu terlalu terburu-buru merekrut karyawan maka hal tersebut dapat merugikan anda.

Sebenarnya karyawan merupakan biaya tetap yang harus kamu keluarkan setiap bulan dengan bentuk gaji. Usaha yang baru saja kamu jalankan belum terlalu lancar sebab omset dan profit yang dihasilkan belum stabil. Jika begitu maka pengeluaran kamu setiap bulan akan menjadi lebih banyak.

Rasanya tidak perlu buru-buru memiliki karyawan jika semuanya masih bisa kamu kerjakan sendiri. Ada baiknya bekerja keras terlebih dahulu untuk membuat usaha kamu jadi lebih besar. Apalagi jika usaha itu baru diluncurkan tentu saja produknya tidak terlalu banyak dan kamu bisa mengerjakannya sendiri.

5. Terlalu lambat mengambil keputusan

Sudah dituliskan di awal bahwa ketika membuka usaha maka kamu harus memiliki tekad yang besar, sebab dengan hal itu kamu bisa mengambil beberapa keputusan yang penting dan sudah kamu yakini. Saat kamu terlalu lambat mengambil sebuah keputusan maka itu bisa berdampak pada hal yang tidak baik bagi bisnis.

Terlalu lama berpikir akan kurang baik untuk kondisi usaha kamu. Segera putuskan apa yang menjadi keyakinan kamu untuk mengembangkan bisnis. Segala keputusan yang akan diambil memiliki resikonya masing-masing, namun tidak masalah untuk menghadapi resiko tersebut agar usaha kamu menjadi semakin berkembang.

Baca Juga: Pengusaha Wajib Tahu, 5 Fungsi dan Manfaat Blog Bagi Perusahaan

6. Manajemen keuangan yang kurang baik

Di antara banyaknya kesalahan ternyata manajemen keuangan menjadi hal yang paling banyak mengalami kesalahan. Hal ini bisa dikatakan sebagai penyakit yang sering diderita oleh para pengusaha baru.

Ketika kamu menjual produk dan omset dari usaha kamu sudah mulai tinggi bisa rusak seketika saat tidak pandai mengatur keuangan. Jangan terlalu buru-buru untuk mengambil profit bisnis kamu hanya untuk keperluan pribadi. Tetapkan gaji yang memang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Setelah itu sisanya bisa kamu gunakan untuk membuat usaha kamu menjadi semakin berkembang. Mungkin ada kalanya kamu tidak tahan dan ingin menggunakan uang tersebut tetapi jika kamu sudah gunakan maka usaha kamu tidak akan berkembang atau justru tidak bisa bertahan lama. Besarkan dan kembangkan usaha kamu terlebih dahulu baru kemudian kamu bisa merasakan nikmatnya di belakang.

7. Malu untuk belajar dan bertanya

Bagi seseorang yang baru saja membuka usaha tentu pengalaman menjadi hal yang belum didapatkan, untuk itu ada baiknya kamu belajar dan bertanya kepada seseorang yang sudah ahli dan berpengalaman. Misalnya kamu bisa mencari seseorang pengusaha yang bidangnya sama dengan anda.

Cobalah belajar untuk bisa mengembangkan usaha kamu dan membuat rintisan usaha kamu menjadi lebih mudah. Jangan malu untuk mengakui bahwa kamu masih belum banyak pengalaman pada bidang tersebut.

Setelah sudah diberi tahu dan diajari langsung maka segeralah bertindak. Sekalipun kamu harus bertanya dan belajar tetapi jangan menggantungkan diri terhadap orang tersebut, yakinlah bahwa kamu bisa mendapatkannya dengan caramu sendiri

Tidak hanya sama orang yang lebih berpengalaman tetapi kamu bisa belajar pada buku, seminar, dan masih banyak lagi lainnya. Jika kamu menemukan kendala barulah bertanya lagi sama orang yang sudah banyak pengalaman dan sukses.

8. Terlalu banyak rencana dan sedikit action

Saat membuka usaha kamu harus tahu bahwa action lebih dibutuhkan dibandingkan dengan rencana. Memang tidak ada salahnya memiliki perancangan tentang usaha kamu tetapi jika tidak segera dilakukan akan memberikan dampak yang kurang baik untuk usaha kamu.

Terlalu banyak rencana yang disusun tetapi masih ragu untuk bertindak akan membuat usaha kamu terbengkalai dan tidak tahu arah dan tujuan.

Untuk itu mulailah melakukan hal-hal yang sekiranya dibutuhkan oleh usaha kamu tanpa harus berfikir banyak. Jika ternyata menemukan masalah di tengah jalan maka segera selesaikan dengan baik. Membuat sebuah usaha sudah pasti memiliki masalah tersendiri jadi tidak perlu terlalu khawatir selama bisa diselesaikan dengan cepat dan baik.

9. Kurang liburan

Bekerja keras agar usaha menjadi semakin berkembang dan besar tentu adalah hal yang sangat baik, namun bekerja keras saja tanpa liburan juga kurang baik. Liburan akan membantu refreshing otak. Terkadang karena menjadi seorang pengusaha, kamu harus bekerja 7 hari dalam satu minggu padahal otak kamu juga butuh waktu untuk istirahat.

Paling tidak cobalah untuk liburan sehari dalam satu minggu dan jangan terlalu mengurusi kerjaan. Menikmati liburan akan membuat kamu kembali bersemangat untuk memikirkan perkembangan usaha kamu kedepannya.

Itulah beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh para pengusaha baru. Kadang mereka tidak sadar melakukan hal tersebut sehingga membuat bisnis semakin menurun perkembangannya. Yakinlah dan buat tekad yang besar untuk mengembangkan usaha kamu dengan menghindari beberapa kesalahan tersebut. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here