Atasi Kesepian Setelah Putus dengan 6 Hal ini, Hilangkan Rasa Kehilangan Terlalu Dalam

Atasi Kesepian Setelah Putus dengan 6 Hal ini
Atasi Kesepian Setelah Putus dengan 6 Hal ini
Iron Man
Iron Man
Print PDF

Putus cinta bisa jadi hal paling menyakitkan dan sulit diterima. Beberapa orang bahkan menyimpan luka akibat putus cinta selama bertahun-tahun. Tapi yang paling menyedihkan pasca putus adalah hari-hari yang kita jalani terasa begitu hampa.

Jika biasanya hari-hari saat masih berpacaran begitu berwarna karena kehadiran sosok pacar, maka setelah putus suasana berubah 180 derajat. Kesepian membuat kita merasa menjadi manusia paling menderita. Tidak nafsu makan, malas beraktivitas bahkan cenderung lebih emosi.

Rasa sedih dan kehilangan yang begitu dalam karena berpisah dengan orang terkasih memang menyiksa dan sulit diterima. Tapi, kita juga tidak boleh berlarut-larut dalam kesendirian. Pasti ada cara untuk sembuh dan memulai hidup dengan harapan yang baru.

Read More : The Best Scholarships for Economics Programs in Texas


Kamu nggak mesti harus melupakanNya dengan cepat jika memang sulit, Tapi pertama-tama kamu harus bisa melawan rasa sepi dan rasa sakit terlebih dahulu agar bisa berpikir jernih ke depannya. Maka, mulailah untuk berdamai dengan perpisahan, atasi kesepian dengan cara yang nyaman.

1. Menerima kenyataan dengan tabah

Menerima kenyataan dengan tabah
Photo by Pixabay

Penerimaan memang sulit. Apalagi hal tersebut berkaitan dengan perpisahan. Tapi langkah awal ini harus kamu lalui jika benar-benar ingin berdamai dengan perpisahan.

Read More : Computer Science College in Texas: Nurturing Tech Innovators


Meski pun, mungkin putus adalah hal yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya, namun toh hal itu telah terjadi dan mau tidak mau kamu harus mampu menerimanya.

Jika kita sudah mampu menerima kehilangan tersebut, barulah langkah-langkah selanjutnya akan terbuka. Penerimaan yang baik tidak memaksa, dalam artian kamu harus meyakinkan hatimu dengan pikiran-pikiran bahwa inilah realitanya.

Read More : Exploring the Best Psychology Colleges in Texas


Terimalah kenyataan yang terjadi dan berdamailah dengan keadaan yang ada. Semakin kamu menyangkal kenyataan, maka semakin sulit untuk mengatasi kesedihanmu. Meski pahit, cobalah menerima agar kamu tidak terkurung dalam kesepian.

2. Mulai mencintai diri sendiri

Photo by Pixabay

Sebelum mencintai orang lain, sebaiknya kita telah mampu mencintai diri kita sendiri terlebih dahulu. Kita paham apa dan bagaimana cara membuat diri sendiri nyaman, tenang dan bahagia.

Kita tahu hal-hal apa yang membuat diri kita bertumbuh lebih baik. Mungkin akan terlihat egois di mata orang lain, tapi dengan menerapkan cara ini, kamu bisa lebih kalem dalam menghadapi kesepian. Karena kamu mengerti cara menghadapi diri sendiri.

Jadi, ketika kamu menghadapi masa-masa kritis saat perpisahan, kamu masih bisa survive. Hal ini tentu sangat menguntungkan karena kamu tidak perlu lagi mengalami sedih yang berkepanjangan apalagi sampai bingung cara melanjutkan hidup ketika ditinggalkan.

Dengan mencintai diri sendiri, memberikan perhatian kepada diri sendiri, kamu akan teralihkan dari rasa kehilangan yang menyakitkan dan siap menjadi pribadi yang lebih bahagia lagi.

3. Mencoba melihat hal-hal baru di sekitar

Mencoba melihat hal-hal baru di sekitar
Photo by Pixabay

Perpisahan memang menyakitkan, karena tali hubungan putus dengan seseorang yang disayang. Tapi, dunia tidak akan runtuh hanya karena hal itu, bukan? Kadang, perpisahan menutup satu pintu dari dunia seseorang, namun membuka banyak pintu lainnya.

Tak perlu risau, di dunia ini banyak sekali hal-hal baru yang perlu kamu ketahui. Mungkin, saat bersamanya dulu, kamu mencoba menutup mata karena sibuk dengan duniamu bersamanya, maka sekaranglah saatnya untuk kamu membuka mata kembali.

Cobalah saat kamu terbangun di pagi hari, bangkit dari tidurmu dan nikmati segarnya udara. Rasakan dan syukuri. Perhatikan kamarmu, rumahmu, keluargamu, mungkin ada hal-hal yang selama ini kamu lewatkan dan kamu perlu memberi perhatian terhadap sesuatu.

Biasanya, hal-hal indah tersimpan pada sesuatu di sekitar tanpa kita sadari. Saat berjalan ke kantor, sapalah orang-orang di jalan. Hal ini dapat membuatmu tersadar dan bersyukur. Tidak melulu menyedihi perpisahan.

4. Menjalani hari dengan kesibukan dan agenda baru

Menjalani hari dengan kesibukan dan agenda baru
Photo by Pexels

Sebenarnya, kesepian datang tidak hanya karena telah kehilangan seseorang. Namun, yang membuat sepi adalah karena berpisah menjadikan banyaknya kegiatan yang pernah dilalui bersama ikut terhenti.

Misal, biasanya ada yang antar-jemput kerja, makan bersama, menghabiskan weekend bersama, kemana-mana selalu bareng, berbagi cerita dan banyak hal lainnya. Nah, saat berpisah, hal-hal seperti itu turut hilang. Kamu akan kebingungan dan perasaan kosong membuatmu menderita kesepian.

Maka, mulailah untuk membuat agenda baru dalam menjalani hari-harimu. Gantikan posisi dirinya dengan saudara atau teman dekat. Pada awal-awal berpisah, hindari melakukan hal-hal yang biasa kalian lakukan bersama sendirian. Karena bisa memicu timbulnya kenangan dan membuatmu bersedih.

Kamu juga bisa mengagendakan kegiatan baru untuk mengganti kebiasaan bersamanya. Misal, jika weekend selalu dihabiskan dengan jalan berdua, maka ganti dengan kegiatan lain yang bisa dilakukan bersama keluarga. Sibukkan dirimu untuk mengusir rasa sepi, semakin sibuk semakin berwarna harimu.

5. Kabur dari rutinitas sehari-hari

Kabur dari rutinitas sehari-hari
Photo by Pexels

Apabila aktivitas sehari-hari membuatmu bosan dan semakin sedih, kamu boleh lho mencari suasana baru. Melakukan hal baru yang jauh dari rutinitas dan aktivias biasanya. Kamu perlu kabur dari aktivitas yang banyak mengingatkan tentang si dia dan mencari hal baru yang membuatmu belajar sekaligus terhindar dari kenangan.

Karena jika biasanya aktivitas sehari-harimu dilakukan bersama, maka setelah dia tidak ada maka aktivitas tersebut terasa berbeda. Misalnya, kamu dan mantan bekerja di tempat yang sama, lingkungan yang sama atau beberapa tempat yang memungkinkan kalian untuk bertemu.

Kamu bisa mnegambil cuti lalu pergi melancong untuk kabur dari aktivitas sehari-hari, selain untuk menghindari kesepian, kamu juga bisa menyegarkan pikiran sambil menata hidup ke depannya.

Kabur dari rutinitas ini tidak harus selamanya kamu lakukan. Hanya untuk menghilang sejenak dari kebiasaan lalu kembali menjadi pribadi baru yang lebih siap menerima. Akan lebih baik lagi setelah kamu bepergian, kamu akan kembali dan siap menjalani rutinitasmu sebelumnya meskipun tidak bisa menolak ada dia di sekitarmu.

Baca Juga : Deretan Wisata Alam Terindah di Dunia, Jadi Pengen Kesana!

6. Memperluas Pergaulan

Memperluas Pergaulan
Photo by Pixabay

Namanya juga kesepian, sangat menyiksa jika kita bingung harus melakukan apa, sedih karena kita merasa sendiri dan kosong. Meskipun kamu masih susah lupa dengan si dia, tidak ada salahnya kalau kamu mencoba berbaur dengan teman-teman dan keluarga.

Lebih baik lagi jika kamu mau bergabung ke komunitas lain di luar agar kamu memiliki teman baru dan pengalaman baru. Hal ini efektif untuk membuatmu tidak terjebak terlalu lama dalam kesepian.

Mencoba membuka diri dan memperluas pergaulan selain membantumu keluar dari kesepian, juga dapat membuatmu bertemu dengan banyak relasi. Kamu juga akan menemukan banyak pandangan baru untuk menyikapi rasa kehilangan. Semakin luas pergaulanmu, semakin banyak kamu menemukan hal-hal baru.

Yakinlah bahwa setelah perpisahan ini kamu akan dipertemukan dengan orang-orang baru untuk membuka jalan cerita berikutnya. Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri maupun keadaan, cobalah berdamai dan yakin bahwa perpisahan itu wajar.

Kesepian adalah fase yang sementara, jadi kamu tidak perlu khawatir dan berlama-lama menikmatinya. Semoga batinmu segera pulih dan menemukan jalan keluar dari kesepian versimu.