in

Sering Mengalami Tanda-Tanda Ini? Hati-Hati Kamu Sedang Menjalin Hubungan Abusive

Kamu-Sedang-Menjalin-Hubungan-Abusive
Sumber foto pexels

Abusive merupakan sebuah tipe hubungan yang penuh kekerasan pada pola atau perilaku pasangan. Hubungan tipe ini biasanya terbentuk karena kuasa dan kendali yang terlalu besar terhadap pasangan maupun mantan pasangannya.

Bentuk kekerasannya sendiri tidak hanya berupa kekerasan fisik, namun juga mencakup isolasi, ancaman, intimidasi sosial, finansial bahkan seksual.

Tentunya tipe hubungan seperti ini sangat merugikan salah satu pihak. Sayangnya, masih banyak pasangan yang tidak menyadari jika hubungannya sudah menjurus ke abusive. Banyak diantara mereka yang menganggap perilaku pasangannya adalah sesuatu yang wajar dan masih dalam ambang normal.

Tapi sebelum berjalan terlalu jauh, sepertinya kamu harus amati kembali perilaku si dia. Apakah tanda-tanda berikut ini sering dialami? Jika iya, tak perlu ragu lagi untuk segera mengakhiri, daripada akhirnya kamu harus menjalin hubungan abusive dengannya dan berdampak buruk di masa mendatang.

1. Pasangan Akan Membuatmu Malu atau Takut Mengutarakan Pendapat

Pasangan Akan Membuatmu Malu atau Takut Mengutarakan Pendapat
Sumber Stocksy United

Salah satu indikasi yang sering kali kamu abaikan adalah, perasaan nggak percaya diri setiap kali berbicara dengannya. Padahal hal ini sudah membuktikan bahwa si dia berhasil menjatuhkan harga dirimu.

Rasa percaya diri dan keberanian untuk bebas mengutarakan pendapat seakan lenyap begitu saja. Bahkan untuk hal-hal sepele, seperti memilih tempat makan dan menu makanan pun kamu tidak berani atau malu untuk mengutarakannya.

Hal ini bisa terjadi karena doktrin darinya yang menganggap jika pemikiran dan pendapatmu tidak penting. Sehingga setiap kali kamu ingin menyampaikan pendapat, kamu selalu dibuat takut dan malu terlebih dahulu.

2. Kamu Selalu Mengikuti Apa yang Dia Inginkan

Kamu Selalu Mengikuti Apa yang Dia Inginkan
Sumber LiveAbout

Kapan terakhir kamu memilih restoran yang kamu suka dan jalan-jalan ke tempat favoritmu? Jika kesenangan sederhana ini saja sudah sangat lama tidak kamu dapatkan, apakah kamu yakin jika hubunganmu dengan dia benar-benar bahagia?

Apa yang kalian lakukan harus sesuai dengan keinginannya. Bahkan tanpa sadar kamu pun sudah lupa dengan kegemaranmu sendiri, hanya karena terlalu sering mengikuti keinginannya.

Percayalah, jika dalam sebuah hubungan terjadi pola seperti ini terus menerus, akan lebih baik jika kamu memutuskannya. Bukan bahagia yang akan kamu dapatkan, justru tekanan yang bahkan kamu sendiri tidak bisa mengungkapkannya!

3. Kamu Selalu Jadi Orang yang Pertama Minta Maaf

Kamu Selalu Jadi Orang yang Pertama Minta Maaf
Sumber curearthritis.org

Tidak perduli apapun masalah yang kalian hadapi, dan bagaimana latar belakang masalah tersebut. Tetapi disini kamu selalu jadi orang pertama yang minta maaf.

Yups, tanda ini sudah sangat menunjukkan jika kalian cenderung menjalani hubungan abusive.

Alih-alih bersembunyi di balik alasan “ingin mempertahankan hubungan” namun justru kamu selalu menjadi tameng atas kesalahannya. Jika kamu tidak segera merubah sikap, tentu dia akan semakin berkuasa dengan merasa selalu benar.

Nyatanya, terlalu sering mengalah pada seseorang yang tidak menghargaimu sangat melelahkan. Ada baiknya kamu mulai memikirkan ulang kelanjutan hubungan kalian.

4. Kamu Takut Untuk Berbagi Cerita

Kamu Takut Untuk Berbagi Cerita
Sumber Dating & Relationships

Dalam hubungan yang sehat, pasangan adalah orang pertama yang akan kamu datangi setiap kali mengalami peristiwa tertentu, atau bahkan momen-momen kecil yang ingin diceritakan.

Bersamanya, kamu bisa leluasa menceritakan segala hal yang kamu alami, rasakan dan pikirkan. Rasa nyaman membuatmu merasa bebas menceritakan semuanya.

Tapi, dalam hubungan abusive justru berbanding terbalik. Kamu seakan memiliki rasa ragu dan takut untuk berbagi cerita dengan dia. Mungkin hal ini bisa terjadi karena pengalaman yang telah lalu. Dimana dia selalu memberikan tekanan bahkan komentar yang membuat mentalmu down pada setiap hal yang kamu ceritakan.

Bisa jadi ini adalah cara halusnya untuk menjatuhkan kepercayaan dirimu dan membuat mentalmu benar-benar terbebani.

Baca juga: Never Give Up, Inilah 9 Cara Pantang Menyerah dalam Kondisi Apapun yang Patut Kamu Coba

5. Dia Tidak Pernah Memujimu

Dia Tidak Pernah Memujimu
Sumber pexels

Pujian yang tulus memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis. Meski tidak harus diutarakan setiap saat, tapi ada saatnya kamu perlu memberikan pujian-pujian manis pada pasanganmu.

Walaupun hanya berupa kata-kata pujian sederhana dan singkat, tapi pujian ini akan membuatnya semakin percaya diri. Dia pun akan merasa bahwa dirinya lebih dihargai sebagai pasangan.

Tapi bagaimana jika ternyata selama kamu menjalin hubungan dengannya, satu pujian pun tak pernah kamu dengar? Menyakitkan memang, tapi kamu pun harus mulai menyadari jika ini adalah salah satu tanda jika dia tidak menghargaimu sebagai pasangan.

Ya meskipun tidak selalu menjurus pada kekerasan, tetapi perlahan tipe hubungan seperti ini akan menjatuhkan mentalmu.

6. Kamu Merasa Nggak Berharga dan Jelek

Kamu Merasa Nggak Berharga dan Jelek
Sumber Alvaro Lima

Seseorang yang berhasil membuatmu merasa nggak berharga bahkan memancingmu untuk tidak mencintai diri sendiri, bukanlah sosok yang tepat untuk kamu perjuangkan.

Setiap orang mempunyai sisi baik dan menariknya sendiri, begitu juga kamu. Mereka yang benar-benar menyayangi dan menghargaimu pasti akan memberikan motivasi agar kamu bisa lebih mencintai diri sendiri.

Tetapi pasangan yang cenderung “suka” dengan tipe hubungan abusive, mereka justru akan membuatmu kehilangan percaya diri. Mereka bisa saja membuatmu merasa tidak berharga bahkan menganggap dirimu sendiri jelek.

7. Playing Victim

Sumber Marriage Strong

Mereka yang ingin berkuasa dalam suatu hubungan selalu pandai dalam memutar balikkan fakta. Caranya sangat halus dan berhasil membuatmu yakin, bahwa apa yang dia katakan ada benarnya juga.

Walaupun pada awalnya kamu yakin bahwa apa yang dilakukannya salah, tapi saat dia mulai berbicara kamu akan mulai terpengaruh. Dalam tipe komunikasi seperti ini, seseorang yang pandai playing victim juga akan membuatmu selalu merasa bersalah.

Alhasil lagi-lagi kamu harus jadi pihak yang minta maaf. Padahal siapa yang bersalah di hubungan ini?

Jika kamu sering mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya bersiap-siaplah untuk move on. Jangan sampai hubungan abusive yang kamu jalani justru menjadi toxic yang sangat merugikanmu.

Toh masih ada banyak orang di luar sana yang mau menjalin hubunganmu. Jadi jangan takut untuk melepaskan seseorang yang nggak tepat buatmu ya!

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *