in

Hati Tenang dalam Bersosial Media? Ikuti 7 Tips Ini!

hidup-tenang-tanpa-media-sosial

Media sosial sudah lekat dengan kehidupan kaum milenial. Segala hal dibagikan di media sosial mulai dari kegiatan rutin, pengalaman yang dilalui, sampai hal yang bersifat personal. Kebanyakan orang ingin terlihat eksis dan bahagia di media sosial.

Fungsinya yang berawal sebagai media bersosialisasi mengalami perubahan hingga bisa menjangkau aktivitas seseorang dalam banyak hal. Melalui media sosial, orang bisa menjual dan membeli berbagai barang, mencari pekerjaan, atau memamerkan kemampuan.

Pembahasan di media sosial pun tidak lagi tentang hal-hal yang remeh, tapi bisa menyangkut apapun. Dan tidak jarang pula, menimbulkan masalah bagi sebagian orang. Semakin banyak yang dibahas, semakin banyak orang, tentu semakin besar pula kemungkinan masalah yang bisa ditimbulkan.

Namun, tak jarang juga sosial media menjadi ajang curhat si pemilik akunnya sehingga seluruh dunia bahkan orang yang tidak dikenal akan tahu perasaan atau masalah yang tengah dilaluinya saat itu.

Padahal dalam menggunakan media sosial, kita harus bijak dan bisa memilah apa yang boleh dan tidak boleh dibagikan kepada orang lain. Lalu, apakah media sosial penuh dengan masalah? Adanya masalah ataupun tidak tergantung bagaimana setiap orang menggunakannya.

Oleh sebab itu, tidak ada salahnya kamu mulai belajar cara menggunakan media sosial secara bijak agar terhindar dari drama atau konflik yang melelahkan. Agar aman dan nyaman bersosial media, yuk lakukan 7 tips menggunakan media sosial dengan bijak.

1. Jangan Bagikan Informasi Pribadi

Jangan Bagikan Informasi Pribadi di Media Sosial

Di era serba mudah seperti saat ini, orang-orang bisa mendapatkan informasi dengan sangat cepat. Sebenarnya tidak masalah jika informasi tersebut tidak digunakan untuk hal-hal yang merugikan.

Namun, dengan banyaknya kasus kriminal saat ini, kamu perlu berhati-hati. Apalagi jika membagikan informasi di media sosial. Karena yang melihatnya tidak satu atau dua orang saja, tapi bisa ribuan hingga jutaan orang.

Kamu tidak pernah tahu informasi mana yang bisa menjadi sumber masalah dan dimanfaatkan orang untuk hal-hal yang tidak baik.

Jadi, sebisa mungkin hindari membagikan informasi mengenai kehidupan pribadi, seperti alamat rumah, kantor, atau detail dan jadwal kehidupan sehari-hari.

2. Pahami Batasan dan Karakter dari Media Sosial yang Digunakan

Penting bagi pengguna sosial media untuk mengenal dan memahami karakter platform sosial media yang digunakan. Satu platform dengan platform lainnya memiliki kelebihan dan juga kekurangannya masing-masing.

Pahami batasan-batasannya, misalnya batasan pengguna, seperti berkomentar, memberikan like, dan sebagainya.

Meskipun komunikasi hanya di dunia maya, tapi kamu harus paham sama siapa kamu sedang berinteraksi. Hal tersebut penting karena komentar di sosial media merupakan jejak digital yang dapat ditelusuri dan disimpan dan berpotensi untuk diviralkan.

3. Jangan Sembarangan Membagikan Konten

Jangan Sembarangan Membagikan Konten

Media sosial tidak lengkap tanpa adanya gambar atau video yang dibagikan. Namun, dengan banyaknya berita palsu yang berkeliaran, lebih baik pastikan kebenaran berita sebelum kamu membagikannya. Tidak hanya untuk berita sehari-hari, pastikan juga kamu menahan diri mengomentari kehidupan orang lain.

Jangan bagikan konten atau berkomentar yang membuatmu terjebak dalam masalah. Seperti mengomentari bentuk tubuh orang lain secara negatif (body shaming) meski hanya untuk bahan bercandaan. Sekalipun terlihat sederhana, melakukan body shaming kini sudah diatur dalam perundang-undangan.

Dikutip dari detik.com, body shaming sendiri bisa berupa hinaan atau ejekan terhadap bentuk, wajah, warna kulit, atau postur seseorang, diatur dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 45 ayat 1 dan Pasal 27 ayat 3.

Jadi, jika tidak yakin dan hanya ingin ikut mengomentari, lebih baik tahan diri. Untuk menjadi pengguna media sosial yang bijak, kamu tidak boleh mudah tergoda mengomentari sesuatu yang tidak diketahui kebenarannya.

Baca Juga: Tidak Semua Momen Harus Dibagikan Di Media Sosial

4. Jadikan Ajang Mengembangkan Diri

Media sosial Ajang Mengembangkan Diri

Di antara banyaknya kemungkinan negatif, media sosial juga menawarkan hal positif. Salah satunya, sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan diri. Daripada sibuk mengomentari kehidupan orang lain, lebih baik gunakan media sosial sebagai ajang untuk mengembangkan diri.

Kamu bisa membagikan hasil karya, ilmu, maupun pandangan terhadap suatu hal. kamu juga bisa menimba ilmu melalui media sosial dengan mengikuti kelas online maupun mengikuti akun yang membawa dampak positif bagi pengembangan hidup.

Gunakan media sosial untuk bergabung dalam komunitas, mencari informasi workshop, dan menjadi tempat berdiskusi mengenai hal-hal yang kamu sukai.

Jadikan media sosial sebagai media untuk bertemu dan belajar dari orang-orang hebat lainnya. Jika menyibukkan diri dengan yang baik, kamu pasti tidak punya waktu untuk hal-hal yang negatif.

5. Jangan Libatkan Emosi

Baper di Media Sosial

Saat emosi, biasanya pengguna media sosial tidak berpikir ulang tentang apa yang ditulis atau diunggah. Oleh karena itu, sebaiknya tidak mengunggah apapun di media sosial saat kamu lagi emosi ya.

6. Sarana Personal Branding

Personal Branding di Media Sosial

Saat ini, media sosial juga menjadi salah satu faktor penentu seseorang bisa diterima bekerja atau tidak. Mendengar ini, kamu pasti tidak mau sembarang posting, bukan? Agar postingan lebih terarah, kamu bisa membangun personal branding dengan memanfaatkan canggihnya media sosial saat ini.

Dengan personal branding yang baik, tidak hanya mendapat nilai positif dari pencari karyawan, tapi juga membuka peluang untuk sumber penghasilan lain.

Kamu mungkin bisa terkenal dan memanfaatkan kesadaran publik untuk mengenalkan karya atau produk yang bisa menjadi bisnis. Kamu juga bisa menjadi endorsement atau influencer. Kesempatan berkarier dan berkarya akan terbuka lebih lebar.

Manfaatkan media sosial untuk membangun jaringan. Baik itu dalam hal pekerjaan, bisnis, maupun persahabatan. Jika kamu ingin merintis suatu usaha, gunakan sosial media untuk memperbesar bisnismu. Salah satunya dengan cara meningkatkan jumlah follower dan interaksinya.

7. Jaga Etika Bermedia Sosial

Etika Bermedia Sosial

Dalam bersosialisasi, tentunya kita harus selalu memperhatikan etika, termasuk di media sosial. Citra diri biasanya akan dikaitkan dengan apa yang kamu tulis dan apa yang kamu bagikan di media sosial.

Tak jarang berbagai informasi negatif bertebaran di dunia maya hingga meresahkan diri sendiri.  Nah, jika menemukan akun atau postingan seperti itu, lebih baik hindari dan jangan berlama-lama membacanya.

Jika perlu, laporkan dan blokir saja. Jangan ikut terjebak dengan berkomentar, kamu hanya membuat waktu dan tenagamu terbuang percuma.

Nah, itulah tujuh tips menggunakan media sosial dengan bijak. Dengan tips ini semoga kamu bisa lebih bijak saat bersosialisasi di media sosial.

Sebisa mungkin jangan berlebihan dalam menggunakan media sosial. Jika berlebihan, hasilnya pasti tidak baik. Selain itu, usahakan penggunaannya berkaitan dengan hal-hal yang positif. Selama digunakan untuk hal yang positif, pasti tidak akan ada masalah yang ditemui!

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *