Jangan Takut Capek, Inilah 9 Manfaat Jalan Kaki Bagi Kesehatan Tubuh!

Jangan Takut Capek
Jangan Takut Capek
Iron Man
Iron Man
Print PDF

Jalan kaki memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Aktivitas sederhana ini dapat membantu mencegah penyakit tertentu bahkan memperpanjang usia. Hal ini diketahui melalui sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Health and the Centers for Disease Control and Prevention.

Berdasarkan penelitian tersebut menyatakan bahwa rajin jalan kaki dengan kecepatan teratur bisa memperpanjang usia seseorang.

Sebuah studi lain yang diterbitkan di Journal of American Geriatrics Society menunjukkan bahwa orang dewasa berusia antara 70 dan 90 tahun yang meninggalkan rumah dan aktif secara fisik cenderung hidup lebih lama daripada mereka yang tidak. 

Read More : The Best Scholarships for Economics Programs in Texas


Tubuh yang aktif juga bisa membantu tetap terhubung dengan orang yang dicintai dan teman untuk dapat memberikan dukungan emosional yang sangat penting seiring bertambahnya usia.

Bukan hanya itu, penelitian juga mengungkapkan tentang manfaat jalan kaki yang luar biasa. Yuk simak informasinya sebagai berikut ini:

Read More : Computer Science College in Texas: Nurturing Tech Innovators


1. Memperbaiki Sirkulasi

Jalan Kaki Memperbaiki Sirkulasi
Images by Pexels

Melansir dari arthritis, jalan kaki mampu mencegah penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan memperkuat jantung.

Menurut para peneliti di Harvard School of Public Health di Boston, wanita yang berjalan 30 menit sehari dapat mengurangi risiko stroke hingga 20% dan 40% saat mereka meningkatkan kecepatan.

Read More : Exploring the Best Psychology Colleges in Texas


2. Menjaga Kesehatan Tulang

Jalan Kaki Menjaga Kesehatan Tulang
Images by Pexels

Menurut Michael A. Schwartz, MD, dari Plancher Orthopaedics & Sports Medicine di New York, berjalan dapat menghentikan hilangnya masa tulang bagi mereka yang menderita osteoporosis,

Sebuah penelitian terhadap wanita pascamenopause menemukan bahwa berjalan kaki selama 30 menit setiap hari mengurangi risiko patah tulang pinggul hingga 40%.

3. Menurunkan Berat Badan

Jalan Kaki Menurunkan Berat Badan
Images by Pexels

Melina B. Jampolis, M.D., penulis The Doctor on Demand Diet mengatakan bahwa jalan kaki secara teratur dapat meningkatkan respons tubuh terhadap insulin. Hal tersebut dapat membantu mengurangi lemak pada perut.

Ariel Iasevoli, pelatih pribadi di gym Crunch di New York City, menambahkan bahwa berjalan kaki setiap hari adalah salah satu cara yang paling efektif untuk memobilisasi lemak dan secara positif mengubah komposisi tubuh.

“Jalan kaki setiap hari meningkatkan metabolisme dengan membakar kalori ekstra dan mencegah hilangnya otot, yang sangat penting seiring bertambahnya usia,” kata Iasevoli.

Jangan khawatir, jalan kaki bisa kamu lakukan dimana saja dan kapan saja untuk mendapatkan manfaatnya. Bahkan jalan kaki dari kantor sampai rumah pun juga bisa dilakukan.

“Salah satu klien saya mengurangi lemak tubuhnya sebesar 2% hanya dalam satu bulan dengan berjalan pulang dari kantor setiap hari, yang hanya kurang dari satu mil,” katanya.

4. Mengurangi Risiko Penyakit Kronis

Mengurangi Risiko Penyakit Kronis
Images by Pexels

American Diabetes Association mengatakan berjalan kaki menurunkan kadar gula darah dan risiko diabetes Anda secara keseluruhan. 

Para peneliti di University of Boulder Colorado dan University of Tennessee menemukan bahwa berjalan kaki secara teratur menurunkan tekanan darah sebanyak 11 poin dan dapat mengurangi risiko stroke 20 hingga 40%.

Salah satu studi yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine, menemukan bahwa mereka yang cukup berjalan untuk memenuhi pedoman aktivitas fisik memiliki risiko penyakit kardiovaskular 30% lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak berjalan secara teratur.

5. Menunda Timbulnya Varises

Jalan Kaki Menunda Timbulnya Varises
Images by Pexels

Seiring bertambahnya usia, resiko varises mungkin semakin meningkat. Berjalan kaki adalah cara yang terbukti untuk mencegah munculnya garis-garis yang tidak enak dipandang tersebut, kata Luis Navarro, M.D., pendiri, dan direktur The Vein Treatment Center di New York City.

“Sistem vena mencakup bagian peredaran darah yang dikenal sebagai ‘jantung kedua’, yang dibentuk oleh otot, vena, dan katup yang terletak di betis dan kaki kita.” kata Dr.Luis Navarro

“Sistem ini bekerja untuk mendorong darah kembali ke jantung dan paru-paru. Berjalan kaki dapat memperkuat sistem peredaran darah sekunder ini dengan memperkuat dan memelihara otot kaki, yang meningkatkan aliran darah sehat.” imbuhnya.

Dr.Luis Navarro juga menjelaskan bahwa berjalan kaki setiap hari bisa membantu meringankan pembengkakan dan kegelisahan pada seseorang yang sudah menderita varises. Selain itu, berjalan kaki juga dapat menunda permulaan varises.

“Jika Anda sudah menderita varises, berjalan kaki setiap hari dapat membantu meringankan pembengkakan dan kegelisahan terkait di kaki Anda,” kata Dr. Navarro.

6. Membantu Otak Lebih Kreatif

Membantu Otak Lebih Kreatif Menunda Timbulnya Varises
Images by Pexels

Penelitian menunjukkan bahwa bergerak adalah ide yang baik bagi Anda. Entah Anda merasa mandek di tempat kerja atau sedang mencari solusi untuk masalah yang rumit.

Menurut sebuah studi tahun 2014 di Journal of Experimental Psychology, Learning, Memory, and Cognition mengungkapkan bahwa berjalan kaki bisa memicu kreativitas. 

“Para peneliti melakukan tes berpikir kreatif pada subjek saat duduk dan berjalan. Peneliti menemukan bahwa pejalan kaki berpikir lebih kreatif ,” kata Dr. Jampolis.

7. Meringankan Nyeri Sendi

Jalan Kaki Meringankan Nyeri Sendi
Images by Pexels

Berjalan meningkatkan aliran darah ke area yang tegang dan membantu memperkuat otot-otot di sekitar persendian. 

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki setidaknya 10 menit sehari atau sekitar satu jam setiap minggu dapat mencegah kecacatan dan nyeri artritis pada orang dewasa.

Sebuah studi April 2019 di American Journal of Preventive Medicine mengikuti 1.564 orang dewasa yang berusia lebih dari 49 tahun dengan nyeri sendi tubuh bagian bawah. Peserta diminta berjalan kaki selama satu jam setiap minggunya.

Mereka yang tidak mencapai tujuan tersebut melaporkan bahwa mereka berjalan terlalu lambat dan mengalami masalah dalam melakukan rutinitas pagi, sedangkan peserta yang terjebak dengan rutinitas berjalan memiliki mobilitas yang lebih baik.

8. Meningkatkan Kekebalan

Jalan Kaki Meningkatkan Kekebalan
Images by Pexels

Penelitian dari Arthritis Research & Therapy menunjukkan bahwa latihan jalan interval intensitas tinggi dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan pada orang dewasa dengan rheumatoid arthritis, penyakit inflamasi yang mempengaruhi persendian.

Sebuah studi terbaru dari Chronic Respiratory Disease juga menunjukkan bahwa berjalan kaki dapat membantu pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) mengurangi risiko morbiditas dan mortalitas.

Pasien PPOK cenderung kelebihan berat badan atau obesitas karena mereka tidak dapat berolahraga dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, mereka mungkin juga merasa sulit bernapas selama gerakan intens. Berjalan kaki dapat membantu memperbaiki gejala serta menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan sindrom metabolik.

9. Tidur Lebih Nyenyak

Jalan Kaki Tidur Lebih Nyenyak
Images by Pexels

Jika Anda berolahraga secara teratur, Anda mungkin akan tidur lebih nyenyak di malam hari. Hal ini karena tidur secara alami meningkatkan efek melatonin, hormon tidur.

Sebuah studi tahun 2019 dari Sleep menemukan bahwa wanita pascamenopause yang melakukan aktivitas fisik intensitas ringan hingga sedang, tidur lebih baik di malam hari daripada mereka yang tidak banyak bergerak. Jalan kaki juga membantu mengurangi rasa sakit dan stres yang dapat menyebabkan gangguan tidur.

Nah, itulah beberapa manfaat jalan kaki bagi kesehatan. Bagaimana, masih malas jalan kaki? Yuk perbanyak bergerak dengan olahraga ringan seperti jalan kaki untuk hidup lebih sehat dan bugar.