Kisah Heroik Aiptu Dodon, Polisi yang Ditembak Mati Penjahat Saat Bertugas

0
Kisah Heroik Aiptu Dodon, Polisi yang Ditembak Mati Penjahat Saat Bertugas

Kisah Heroik Aiptu Dodon – Aksi kekerasan akhir-akhir ini semakin menjadi-jadi saja. Setelah maraknya kasus begal dan premanisme yang banyak meresahkan masyarakat, kini giliran aparat keamaan yang dibuat resah.

Polisi selaku orang yang bertanggung jawab atas keamaan masyarakat harus berhati-hati karena penjahat kini tak segan untuk melawan polisi.

Seperti yang terjadi pada Dodon Kusdianto. Anggota Polisi Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jabar itu meregang nyawa setelah ditembak orang tak dikenal di daerah Tol Pejagan, Cirebon, pada Jumat (25/8/2018).

Meski telah dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif, nyawanya tak dapat diselamatkan lagi.

Aiptu Dodon pun akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (28/8/2018), karena luka tembak di dada dan rahang.

Sedangkan rekannya, Aiptu Widi Harjana kondisinya selamat walau terluka juga pada bagian dada dan tangan karena terkena tembakan.

Dilansir dari kompas.com, kronologi penembakan berawal saat Aiptu Dodon dan Aiptu Widi bertugas potroli menggunakan mobil patroli di jalur arah Jakarta menuju Jawa. sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat melintas di Km 223–400, keduanya melihat tiga orang pria duduk di tepi jalan tol.

Bermaksud baik, Aiptu Dodon awalnya turun dari kendaraan lalu menghampiri ketiga pria tersebut karena disangka membutuhkan bantuan.

Namun tak disangka ketika bertanya mengapa mereka duduk di pinggir jalan tol, salah satu dari ketiga orang tersebut meresponnya dengan mengeluarkan senjata api ke arah petugas.

Aiptu Dodon mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kanan dan kiri serta mulut, sementara Aiptu Widi Harjana mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kanan dan telapak tangan kiri.

Atas kejadian ini, polisi langsung merespon untuk memburu tersangka penembakan. Saat kejadian, pelaku penembakan langsung melarikan diri setelah tahu korbannya terkapar tak sadarkan diri.

Dilansir dari liputan6, Kasus ini kemungkinan ada kaitannya dengan perampasan senjata anggota polisi Sabhara Polres Cirebon Kota pada Senin, 20 Agustus 2018 lalu.

Namun Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto, belum bisa memastikan apakah ini berkaitan dengan kasus di Kota Cirebon atau tidak.

Kapolda juga menyambung bahwa kasus ini belum bisa dipastikan apakah ada unsur tindakan terorisme atau tidak. Polisi masih mendalami kasus ini dengan melibatkan tim gabungan.

Penghormatan terakhir untuk Ipda Dodon
Penghormatan terakhir untuk Ipda Dodon (Sumber gambar: citraindonesia.com)

Atas aksi heroik yang diberikan, Aiptu Dodon pun dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi menjadi Ipda Anumerta Dodon. Tindakan heroiknya itu diapresiasi langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto.

Kepedulian almarhum (Ipda Dodon) ini sangat kami banggakan ya. Saat dia patroli melihat ada orang yang patut diduga mencemaskan karena kepeduliannya dia berhentikan itu. Sebetulnya kalau tidak peduli dibiarkan saja tidak masalah,” ujarnya yang dilansir dari news.detik.com.

Apresisiasi setinggi langit juga kita sampaikan kepada aksi heroik almarhum Ipda Dodon dan Aiptu Widi Harjana. Kepedulian mereka terhadap masyarakat bahkan harus mempertaruhan nyawa sekalipun patut kita apresiasi.

Semoga almarhum Ipda Dodon tenang di alam sana dan mendapatkan tempat terbaik disisi-Nya. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here