Kisah Sukses Ciputra, Pengusaha Miliarder Indonesia

Ciputra adalah pengusaha miliarder dari Indonesia. Sumber kekayaannya adalah bisnis real estat. Menurut Forbes, taipan real estat ini adalah orang terkaya ke-1941 di dunia dan pria terkaya ke-27 di Indonesia. Kekayaan bersihnya diperkirakan US $ 1,2 miliar. Ciputra adalah pemilik perusahaan Ciputra Development. Ia terkenal sebagai pengusaha properti yang sukses, antara lain pada Jaya Group, Metropolitan Group, Ciputra Group, dan Universitas Ciputra. Selain keterampilan bisnisnya yang mengagumkan, Ciputra juga seorang dermawan yang rendah hati. Berikut ini adalah kisah sukses Ciputra mulai dari biografi, profil, hingga perjalanan hidup.

Biografi Ciputra

Ir. Ciputra atau Tjie Tjin Hoan lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, pada 24 Agustus 1931. Ciputra menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Parigi, Sulawesi Tengah. Sejak kecil Ciputra sudah merasakan kesulitan dan kepahitan hidup. Ayahnya Tjie Siem Poe ditangkap oleh pasukan tak dikenal pada tahun 1944.

Ketika remaja ia bersekolah di Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas di Frater Don Bosco di Manado. Setamatnya dari Sekolah Menengah Atas, ia meninggalkan kampung halamannya untuk mengadu nasib di pulau Jawa.

Ia kemudian kuliah di Institut Teknologi Bandung. Pada semester empat, ia bersama Budi Brasali dan Ismail Sofyan mendirikan usaha konsultan arsitektur bangunan yang berkantor di sebuah garasi kecil. Setelah Ciputra meraih gelar insinyur pada tahun 1960, ia kemudian pindah ke Jakarta.

Karir Ciputra

Setelah menyelesaikan kuliahnya di Institut Teknologi Bandung, Ciputra mengawali karirnya di Jaya Group, perusahaan daerah milik Pemda DKI. Perusahaan ini adalah kemitraan antara pemerintah provinsi DKI dengan pemegang saham swasta dengan tujuan membantu pemerintah provinsi DKI membangun sarana dan prasarana di DKI.

Ciputra bekerja di Jaya Group sebagai direksi sampai dengan usia 65 tahun, dan setelah itu sebagai penasihat. Di perusahaan tersebut, Ciputra diberi kebebasan berinovasi, termasuk di antaranya dalam pembangunan proyek Ancol.

Kemudian bersama dengan Sudono Salim (Liem Soe Liong), Sudwikatmono, Budi Brasali dan Ibrahim Risjad, Ciputra mendirikan Metropolitan Group, yang fokus bisnisnya ke industri pariwisata, kesehatan, perbelanjaan, real estat dan hotel. PT Mentropolitan Development berperan dalam membangun perumahan mewah Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai.

Pada saat itu, Ciputra menjabat sebagai direktur utama di Jaya Group dan sebagai presiden komisaris di Metropolitan Group. Akhirnya Ciputra mendirikan grup perusahaan keluarga, Ciputra Group.

Pada tahun 1997 terjadilah krisis ekonomi di Indonesia. Krisis tersebut juga menimpa tiga group yang dipimpin Ciputra: Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Namun dengan kepeminpinannya yang baik, Akhirnya ketiga group tersebut dapat bangkit kembali dan kini Group Ciputra telah mampu melakukan ekspansi usaha di dalam dan ke luar negeri.

Tidak hanya pada bisnis, namun Ciputra juga memiliki ketertarikan pada pendidikan. Pada usianya yang ke-75, ia memilih untuk mengembangkan bidang pendidikan. Kemudian didirikanlah sekolah dan Universitas Ciputra. Sekolah ini berfokus pada kewirausahaan. Dengan sekolah ini, Ciputra bertujuan untuk menyiapkan para lulusannya menjadi seorang pengusaha.

Prestasi lain Ciputra

Kiprah Ciputra dalam dunia bisnis mendapat apresiasi dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan memberikan dua rekor kepada Ciputra, yakni sebagai wirausahawan peraih penghargaan terbanyak di berbagai bidang dan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan kepada dosen terbanyak. Ciputra juga dinobatkan sebagai Entrepreneur of The Year 2007 versi Ernst & Young.

Menurut Forbes, saat ini Ciputra adalah orang terkaya ke-1941 di dunia dan pria terkaya ke-27 di Indonesia. Kekayaan bersihnya diperkirakan US $ 1,2 miliar.

Profil Ciputra

  • Nama: Tjie Tjin Hoan atau Ciputra
  • Tempat Tanggal Lahir: Parigi, 24 Agustus 1931
  • Pasangan: Dian Sumeler
  • Anak: Rina Ciputra Sastrawinata, Junita Ciputra, Cakra Ciputra, Candra Ciputra
  • Alumni: Institut Teknologi Bandung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here