Pengertian Otoriter adalah: Arti, Jenis, Ciri, dan Contoh Otoriter

Pengertian Otoriter adalah: Arti
Pengertian Otoriter adalah: Arti
Iron Man
Iron Man
Print PDF

Otoritarianisme yaitu prinsip tunduk dalam kepatuhan terhadap otoritas, sebagai lawan dari kebebasan berpikir, kebebasan berpendapat, dan kebebasan bertindak. Secara umum, otoriter adalah menjalankan kekuasaan yang semena-mena.

Otoriter sering dikaitkan dengan seorang pemimpin. Dimana pemimpin yang otoriter adalah mereka yang menjalankan kekuasaan secara sewenang-wenang dalam suatu organisasi dan tanpa memperhatikan hukum yang ada.

Selain itu, otoriter juga identik dengan dunia politik. Dimana pemerintahan di suatu negara memiliki kekuasaan penuh atas sumber daya yang ada di negara tersebut. Kebijakan apapun yang diambil akan berdampak kepada semua masyarakat di negara itu. Sehingga pemerintah harus benar-benar bijak dalam membuat kebijakan agar tidak dilabeli sebagai otoriter.

Lalu apa itu otoriter? Berikut adalah ulasan mengenai definisi otoriter.

Pengertian Otoriter Menurut Para Ahli

Pengertian Otoriter Menurut Para Ahli

1. KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, otoriter adalah:

  • Berkuasa sendiri; sewenang-wenang.

2. Cambridge Dictionary

Dalam Kamus Cambridge, otoriter adalah:

  • Menuntut orang taat sepenuhnya dan tidak memberikan mereka kebebasan untuk bertindak seperti yang mereka inginkan.

3. Oxford Dictionary

Dalam Kamus Oxford, otoriter adalah:

  • Menuntut orang harus mematuhi otoritas dan aturan, meskipun hal itu tidak adil, atau bahkan harus kehilangan kebebasan pribadi.

Jenis-Jenis Otoriter

Berikut ini beberapa jenis kepemimpinan otoriter yang pernah ada bahkan masih ada hingga saat ini. Kepemimpinan ini harus benar-benar berada di tangan yang tepat agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan dalam pemerintah. Jenis-jenis kepemimpinan otoriter adalah sebagai berikut.

1. Tipe Tradisonal

Tipe ini adalah tipe kepemimpinan berdasarkan adat kebiasaan yang telah berlangsung lama dan turun-temurun dari nenek moyang.

Kepemimpinan ini biasanya ada dalam kerajaan zaman dahulu. Disini pemimpin berperan untuk menjaga pelestarian tradisi. Pemimpin dalam tipe ini tidak perlu banyak mengeluarkan ide-ide terbaru karena semua disesuaikan dengan adat yang telah berlaku.

2. Tipe Legal

Pada tipe ini, pemimpin harus menyusun berbagai aturan yang wajib dipatuhi oleh bawahannya. Kepatuhan ini bertujuan agar perkembangan sebuah organisasi atau negara semakin berkembang dengan cepat.

Pemimpin tidak semena-mena dalam mengeluarkan hukum. Hukum-hukum yang dibuat oleh pemimpin pun harus dipatuhi, karena dibuat berdasarkan banyak pertimbangan.

3. Tipe Kharismatik

Kharismatik yang dimiliki pemimpin dalam tipe ini menjadikan orang-orang bersedia dalam mematuhi peraturan yang akan dijalankan. Pemimpin dalam tipe ini adalah dia yang memiliki kualifikasi sesuai dengan keinginan bawahannya.

Pemimpin pun harus mengetahui keseluruhan seluk-beluk mengenai bawahan atau rakyat yang ia pimpin. Karena bawahan akan kehilangan arah ketika tidak adanya pemimpin.

Ciri-Ciri Otoriter

Ciri-Ciri Otoriter

1. Penekanan Kekuasaan

Sisi negatif dalam kepemimpinan otoriter adalah penekanan kekuasaan. Pemimpin dengan bebas mewajibkan bawahan atau rakyatnya untuk mentaati aturan yang telah dibuat.

Bawahan tidak bisa menolak ataupun memberi masukkan pendapat terhadap pemimpinnya. Penekanan kekuasaan ini bisa menjadi salah satu bentuk kekejaman yang bahkan pernah terjadi pada beberapa pemerintahan di masa lalu.

2. Membatasi Hubungan dengan Bawahan

Pemimpin otoriter juga melakukan batasan-batasan hubungan dengan bawahan dengan tujuan agar tidak ada hak bawahan untuk ikut serta dalam membuat keputusan.

Hak-hak bawahan sangat dibatasi dan terjadi kesenjangan dalam organisasi. Bawahan hanya diperbolehkan untuk tunduk patuh kepada atasan tanpa menyampaikan masukan sedikitpun.

3. Membuat Keputusan Secara Sepihak

Dalam organisasi yang otoriter, pemimpin selalu membuat keputusan secara sepihak. Diterima atau tidaknya keputusan tersebut tidak berpengaruh bagi pemimpin atau keputusan tersebut. Bahkan pemimpin berhak menghukum bawahannya bagi yang tidak suka dengan hasil keputusan yang ia berikan.

4. Tidak Ada Dukungan Kreativitas

Disini, bawahan tidak diizinkan untuk mengeluarkan ide-idenya dalam organisasi atau pemerintahan yang dijalankan. Karena pemimpin sepenuhnya tidak mendukung terhadap ide kreativitas bawahannya.

Semua ide dari bawahan akan tertolak secara sia-sia. Ide yang berlaku untuk dijalankan hanyalah ide dari pemimpin yang berkuasa. Bawahan harus patuh terhadap keputusan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Pengertian, Jenis, Macam, dan Bentuk Intervensi

Contoh Otoriter

Sejarah mencatat terdapat beberapa pemerintahan yang dijalankan secara otoriter. Berikut ini beberapa contoh otoriter.

1. Kekuasaan Nazi Jerman

Kepemimpinan kelompok Nazi dari Jerman adalah kepemimpinan otoriter yang paling terkenal di dunia. Kepemimpinan ini dikenal karena kekejamannya.

Pemimpinnya sendiri bernama Adolf Hitler yang diangkat menjadi pemimpin pada 30 Januari 1933. Nazi membuat keputusan untuk menghapus kebebasan berasasi. Nazi juga menciptakan sebuah komunikasi yang disebut Volk.

Jerman pada saat itu hukum, pendidikan, ekonomi serta budayanya berada dibawah pengawasan kelompok Nazi. Bahkan partai Nazi pada saat itu merupakan satu-satunya partai politik yang sah di negara tersebut.

Bagi Nazi, kepatuhan terhadap Adolf Hitler sebagai pemimpin otoriter adalah hal wajib dan bersifat mutlak.

2. Kepemimpinan VOC

Herman Willem Deandels, pemimpin yang dikenal dengan sikapnya yang otoriter pada masa penjajahan Indonesia. Dia adalah pemimpin VOC yang memperlakukan rakyat dengan sewenang-wenang.

Salah satu tindakan otoriter Deandels adalah menerapkan sistem kerja rodi yang tidak berperi kemanusiaan dalam pembangunan jalan raya sepanjang 1.000 kilometer dari Anyer ke Panarukan. Dan masih banyak lagi tindakan otoriter yang dilakukan Deandels.

Itulah beberapa ulasan mengenai definisi otoriter. Menjadi seorang pemimpin harus benar-benar menjadi pemimpin yang adil dan tidak semena-mena. Semoga Bermanfaat.