Salah Menjawab Soal Matematika, Jack Ma Justru Kasih Pelajaran Kehidupan

0
Salah Mejawab Soal Matematika, Jack Ma Justru Kasih Pelajaran Kehidupan

Jack Ma yang dikenal sebagai orang yang pintar dan cerdas ternyata pernah disoraki karena salah berhitung. Bagaimana cerita selengkapnya? simak pembahasan salah mejawab soal Matematika, Jack Ma kasih pelajaran kehidupan.

Jack Ma, siapa yang tak kenal dengan Jack Ma, pemilik sekaligus pendiri perusahaan e-commerce raksasa dunia, Alibaba. Selain sebagai seorang pengusaha yang sukses, Jack Ma juga dikenal sebagai salah satu motivator top kelas dunia.

Pengalaman hidupnya yang banyak dan penuh lika-liku seringkali memberikan inspirasi bagi kaum anak muda.

Sebagaimana yang kita ketahui, Jack Ma mendirikan Alibaba dari nol hingga meraksasa seperti saat ini. Jack Ma yang dulunya adalah seorang yang miskin namun kini menjelma sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Setiap orang yang pernah bertemu dan mendengar pembicaraannya selalu merasa seperti terlahir kembali dengan pola pikir yang baru.

Seringnya Jack Ma memberikan motivasi dan pelajaran hidup disetiap pembicaraannya, membuat Jack Ma menjadi salah satu CEO paling populer di dunia.

Seperti dalam salah satu sesi bicaranya, Jack Ma pernah menuliskan ini di papan tulis:

  • 2+2= 4
  • 4+4= 8
  • 8+8= 16
  • 9+9= 19

Penjumlahan tersebut adalah sebuah hitungan matematika yang terbilang mudah, namun seluruh peserta merasa aneh dan sempat mengira bahwa Jack Ma salah menulis jawaban pada penjumlahan terakhir.

Masa iya 9+9=19 kan hasilnya 18?

Saat itu semua peserta dengan serentak menyorakinya dan berkata bahwa penjumlahan terakhir itu salah. Jack Ma tersenyum dan dengan tenang mengakuinya. Bahwa jawaban soal terakhir memang salah.

Jack Ma kemudian berkata, “Tapi 3 jawaban saya sebelumnya benar, tetapi kenapa kalian tidak memuji saya, dan hanya fokus melihat kesalahan saya di satu soal tersebut?”

Perkataan Jack Ma ini seketika membungkam seluruh peserta.

Demikianlah hakikatnya, kebanyakan manusia mudah bereaksi keras ketika melihat kesalahan orang lain, membesar-besarkannya dan meniadakan seluruh kebaikan lain yang pernah diperbuat orang tersebut.

Ibarat pepatah, karena nila setitik rusak susu sebelanga.

Berdasarkan hal tersebut, Jack Ma berpesan kepada para pendengarnya, mengingat tabiat manusia yang demikian, maka seyogyanya ketika kita berbuat salah, janganlah terlalu sedih dan berlarut-larut di dalam penyesalan diri.

Sebaliknya bangkitlah dan memperbaiki diri. Karena kesuksesan sering kali diawali kesalahan demi kesalahan yang dijadikan pembelajaran dan perbaikan diri.

Kemudian jangan pernah membesar-besarkan kesalahan orang lain. Seperti yang disampaikan oleh Jack Ma diatas bahwasannya kita terlalu fokus dari kesalahan orang lain sehingga mengabaikan kebaikan-kebaikan yang pernah ia perbuat.

Ada baiknya kita harus paham bahwa manusia tak luput dari kesalahan, begitu juga pada dirimu sendiri, dirimu tak selalu berbuat benar.

Perlu diketahui bahwa seseorang yang berbuat kesalahan bukan berarti dirinya mau berbuat salah, bukan berarti dirinya tak bisa bekerja, atau tak paham apa yang dilakukan, karena mungkin ada alasannya yang tidak kalian ketahui.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here