in

Tersesat Saat Mendaki Gunung? Ikuti 11 Tips Ini!

Tersesat di gunung

Seperti yang kita ketahui, ada banyak tipe traveler saat ini. Beberapa di antara mereka menyukai wisata bersantai seperti pergi ke pantai dan taman. Ada juga tipe traveler yang lebih menyukai tantangan alam seperti para pendaki gunung. Tapi semakin banyak tantangan, maka semakin besar pula resiko yang diemban.

Diantara beberapa kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi, yang paling sering dialami oleh pendaki gunung ialah terpisah dari rombongan dan tersesat. Nah, Gimana kalo kamu tersesat di gunung? Apa yang akan kamu lakukan? Coba simak tips yang harus kamu lakukan saat tersesat mendaki gunung!

1. Usahakan Jangan Panik

Saat kamu mulai menyadari bahwa kamu terpisah dari rombongan dan tersesat, usahakan untuk tidak panik. Karena saat tersesat, kebanyakan para pendaki langsung membabi-buta mencari arah jalan keluar. Dan akibatnya, bukannya jalan keluar yang ditemukan, malah semakin jauh tersesat.

Itulah sebabnya mengapa kamu harus berusaha untuk tidak panik, karena sikap panik hanya akan menambah keruh pikiran. Ujung-ujungnya kamu jadi tak bisa berpikir dengan jernih untuk mencari solusi yang tepat. Jadi, hindari sikap panik sekalipun kamu merasa khawatir.

2. Duduk Saja Dulu, Tenangkan Pikiran

Seperti yang dijelaskan sebalumnya, ketika kamu mulai menyadari bahwa jalan yang kamu ambil salah, jangan panik dan tenangkan pikiran. Salah satu cara menenangkan pikiran ialah dengan duduk. Jadi, langsung saja kamu duduk dan kontrol pikiranmu agar tetap tenang. Duduklah sampai pikiranmu benar-benar tenang.

3. Berpikirlah dengan Jernih

Jika pikiran kamu sudah mulai tenang, sebaiknya mulai berpikirlah dengan jernih. Coba pikir-pikir ulang, apakah benar jalan yang kamu ambil saat ini adalah jalan yang salah. Coba kamu ingat-ingat kembali tentang rute pendakian yang kamu ketahui. Siapa tau jalan yang kamu ambil saat ini merupakan jalan yang benar.

Jadi, usahakan sebisa mungkin ketika kamu berpikir, keadaan pikiranmu dalam keadaan tenang. Dengan begitu kamu dapat berpikir jernih, tanpa harus berpikir yang tidak-tidak.

4. Lakukan Observasi Terlebih Dahulu

Setelah kamu bisa berpikir dengan jernih dan yakin bahwa kamu tersesat, mulailah lakukan observasi. Lakukan observasi pada kondisi lingkungan sekitar, misalnya seperti jalur pendakian. Jika ada partner, cek kondisi partnermu. Selain itu, lihatlah juga persediaan logistik yang kamu miliki.

Observasi yang kamu lakukan dapat dijadik