10 Cara Agar Saling Percaya Dalam Sebuah Hubungan

Cara Agar Saling Percaya Dalam Sebuah Hubungan

Menjalin sebuah hubungan memang dapat mengalami cedera, sehingga sesama pasangan sudah tidak lagi saling percaya. Pertanyaan yang penting adalah bukan apakah sekarang kamu sudah dapat percaya atau tidak, tapi bagaimana kamu dapat membangun kepercayaan dengan pasangan kamu meskipun dalam kondisi yang sulit. Namun ada beberapa cara agar saling percaya kepada pasangan yang harus kamu ketahui.

Cara mudah yang banyak diterapkan adalah dengan membangun komunikasi yang jelas kepada pasangan kamu. Selain itu, kedua belah pihak harus dapat saling mengerti akan ekspektasi masing-masing dan mau memahami apa yang diperlukan oleh satu sama lain. Hal ini sangat penting dilakukan untuk dapat membangun hubungan dalam jangka panjang.

Kamu akan dapat menemukan banyak sekali artikel yang berkiatan dengan bagaimana membangun sebuah hubungan dalam kepercayaan. Kenyataannya memang tidak akan mudah, tetapi kamu tetap perlu untuk melakukannya secara berkelanjutan demi terjalin hubungan yang baik. Cara agar saling percaya kepada pasangan dapat kamu lihat sebagai berikut.

1. Tepati Setiap Janji yang Diucapkan

Salah satu kunci menjaga kepercayaan adalah menepati setiap janji maupun perkataan yang diucapkan. kamu harus sangat mengutamakan kekuatan ucapan kamu dengan selalu menepati janji. Ini mungkin terlihat sepele, tetapi hal ini memiliki dampak yang besar.

Misalkan saja kamu sudah berjanji untuk selalu memberi tahu saat kamu mendapatkan jatah lembur mendadak. Saat hal itu terjadi, maka sebaiknya kamu juga perlu segera menelpon saat kamu mendapatkan penugasan untuk bekerja lembur mendadak.

Kemudian, bila kamu sudah berjanji untuk mengantarkan pasangan kamu ke mall atau supermarket, ada baiknya kamu memegang janji tersebut. Saat terjadi worst case, kamu bisa segera menelpon pasangan kamu dan mengatakan bahwa hari ini kamu belum dapat mnegantarkannya ke supermarket. Jelaskan juga mengenai alasannya agar dia mengerti kondisimu saat ini.

Saat kamu sudah memiliki waktu, maka kamu perlu dengan segera menepati janji kamu yang sudah tertunda. Walaupun terlihat sepele, perkataan janji sekecil apapun akan sangat berdampak pada tingkat kepercayaan pasangan kamu.

2. Tidak Perlu Terlalu Over Protective terhadap Pasangan

Adakalanya pasangan akan menjadi sibuk dengan dunianya sendiri. Adakalanya juga ia ingin pergi hangout bersama dengan teman-teman dan tidak mau mengajak mu. Bila pasangan kamu melakukannya hanya sesekali, maka sebaiknya kamu mempersilahkan dia untuk berkumpul bersama dengan teman-temannya.

Bagaimanapun koneksi atau hubungan dengan orang selain orang di rumah itu juga penting. kamu perlu sekali untuk dapat saling percaya, agar tidak menjadi over protective terhadap pasangan kamu. Selama pasangan kamu masih bergaul dengan teman-teman dalam batas yang wajar, maka kamu tidak perlu merasa cemburu maupun over protective.

Walaupun benar, cemburu adalah salah satu dari wujud kasih sayang, tetapi terlalu cemburu juga tidak baik. Pasangan justru akan merasa risih saat kamu sedikit-sedikit merasa cemburu. Jadi kamu hanya perlu mengeluarkan rasa cemburu dalam batas yang wajar saja.

3. Tidak Saling Memendam Rahasia

Kamu tidak perlu untuk memendam rahasia kepada pasangan. Namun, kamu dan pasangan harus memendam rahasia kalian berdua dari orang lainnya. Jadi hanya kamu dan pasangan yang mengetahui percakapan rahasia dan membicarakannya hanya di dalam rumah saja. Saat kedua belah pihak mampu untuk melakukannya, maka rasa percaya satu sama lain akan semakin kuat.

Kamu juga harus membiasakan diri untuk tidak menceritakan aib pasangan kepada pihak luar. Bahkan, kamu juga tidak perlu untuk bercerita dengan keluarga besar mengenai hal ini. Karena sekali kamu bicara, biasanya aib tersebut akan langsung tersebar luas. Hal itu akan melukai harga diri maupun kepercayaan dari pasangan kamu.

Seandainya kamu atau pasangan kamu sedang berusaha untuk mencari suatu solusi, kamu berdua harus memastikan akan bercerita dengan orang yang bukan merupakan biang gosip. Dengan jalan tersebut kamu dan pasangan akan dapat menyelesaikan permasalahan tanpa ada gunjingan dari orang lain.

Menjaga keluarga dari terpaan pergunjingan orang-orang adalah tugas kedua belah pihak. Hal yang bersifat privasi tidak perlu untuk diumbar di tempat umum. Cukup kamu berdua yang mengetahui maupun sang pemberi solusi. Sekali lagi, kalian harus sangat memastikan bahwa orang yang akan diajak bercerita itu adalah orang yang dapat dipercaya.

Baca Juga: Untukmu Ketahuilah, 5 Hal Ini Yang Aku Takutkan Tentang Hubungan Kita

4. Komunikasi yang Terbuka

Kamu dan pasangan dapat membuat peraturan mengenai jenis komunikasi apa yang harus diperbincangkan. kamu berdua juga harus berkomitmen untuk memperbincangkan hal-hal yang penting hanya dengan pasangan saja. Saat akan mengatakan hal yang penting, kamu harus berkomunikasi dengan bertatap muka dan tidak mengirimnya melalui media sosial.

Pesan-pesan yang penting juga tidak perlu untuk disampaikan hanya melalui pesan suara, email, chat, maupun hal lain yang tidak bersifat tatap muka. Bisa jadi malah ada pesan yang hilang dan pasangan kamu tidak paham dengan apa yan kamu maksud. Kasus terburuk adalah jadi salah paham.

Pada saat menyampaikan pesan yang penting, kamu juga harus memastikan penyampaian terjadi di waktu yang tepat. Saat mood pasangan kamu sedang baik, kamu bisa mulai untuk memperbincangkan hal-hal yang sifatnya serius. kamu perlu mengerti kapan pasangan kamu merasa santai dan sedang tidak capek. Hal ini akan sangat membantu dalam membangun kepercayaan kamu dengan pasangan.

5. Jangan Memberikan Cap Tidak Baik Terhadap Pasangan Anda

Siapapun pasti tidak suka untuk diberikan cap yang tidak baik. Saat ada orang di luar rumah tangga kamu maupun hubungan kamu dengan pasangan, jangan terlalu percaya apa yang dikatakan orang-orang. Terkadang beberapa perkataan orang lain itu tidak benar. kamu harus memastikan sendiri sebelum memberikan stempel mengenai sesuatu daripada mendengarkan perkataan buruk dari orang lain.

Memberikan stempel buruk atau cap buruk dapat melukai perasaan pasangan saat hal tersebut benar-benar tidak dilakukan oleh pasangan kamu. Hal tersebut dapat melukai hubungan kepercayaan satu sama lain. Sebelum memberikan stempel buruk, alangkah baiknya kamu selalu menghargai orang dan juga berbaik sangka.

Kamu juga harus mengerti bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna. Anda, pasangan, dan juga orang lain pasti memiliki kekurangan. Jadi saat kamu maupun pasangan memiliki kekurangan dalam hal karakter, kamu bisa membangun bersama untuk memiliki karakter yang jauh lebih baik di masa depan.

6. Berusaha untuk Lebih Mendengarkan

Ada banyak hal yang akan didapatkan dengan banyak mendengarkan orang lain. Jangan diartikan sebagai menguping pembicaraan orang, karena menguping bukan hal yang baik. Banyak mendengarkan yang dimaksud adalah menjadi pendengar yang baik saat seseorang berkata kepada Anda.

Saat pasangan berkata sesuatu, kamu perlu untuk menjadi pendengar yang baik. Menjadi pendengar yang baik akan mampu menebak apa yang diinginkan oleh pasangan kamu dan kearah mana sebetulnya pembicaraan tersebut dimaksudkan. Sudah pasti kamu akan sangat diuntungkan dengan menjadi pendengar yang baik.

Saat kamu menjadi pendengar yang baik, maka kamu akan dapat dengan lebih mudah membangun hubungan kepercayaan dengan pasangan. Terkadang orang lebih suka untuk lebih didengarkan daripada menjadi seorang pendengar, karena itu akan membuat orang tersebut merasa lebih dihargai. Maka dari itu, mulai dari saat ini jadilah pendengar yang baik, terutama bagi pasangan Anda.

Baca Juga: Kumpulan Artikel Hubungan Cinta

7. Saling Memaafkan

Meskipun sudah membangun rasa percaya satu sama lain dan menjadi pendengar yang baik, bukan berarti tidak akan ada kesalahan yang dapat terjadi. Kamu dan pasangan pasti suatu saat akan melakukan kesalahan. Saat itu terjadi, maka kamu harus memaklumi dan juga memperbaikinya.

Kamu dan pasangan harus dapat move on dari masa lalu. Masa lalu bagaimana pun hanya akan menjadi sejarah. Hal yang paling penting adalah masa kini dan masa depan. Pastikan kamu melakukan hal terbaik untuk dapat terus membangun rasa percaya dengan pasangan. kamu dan pasangan harus sama-sama dapat memaafkan masa lalu dan bangkit untuk melakukan hal yang terbaik di masa depan.

8. Berusaha untuk Menjadi Lebih Dewasa

Tidak semua orang berumur dapat menjadi dewasa. Menjadi tua itu kepastian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan. Saat kamu dan pasangan sama-sama dapat memilih menjadi orang yang dewasa, maka sudah pasti akan ada banyak sekali manfaatnya.

Salah satu manfaat yang paling banyak yaitu kamu dapat berkembang bersama. kamu bisa menjadi semakin kompak dan mampu meraih gol atau target bersama. Saat sama-sama memilih menjadi orang yang dewasa alias sabar, kamu akan dapat membangun hubungan kepercayaan dengan baik.

9. Jadilah Pasangan yang Saling Mendukung

Realita yang banyak terjadi sekarang adalah orang merasakan senang saat melihat orang lain susah dan merasa susah melihat orang lain senang. Itu bukan hal yang baik. Hal yang baik adalah menciptakan kondisi dan lingkungan yang saling mendukung satu sama lain. Memang tidak mudah, tetapi itulah tugas manusia yang sesungguhnya di muka bumi ini. Menjadikan bumi tempat yang lebih baik.

Begitu juga hubungan dengan pasangan. Kamu harus saling mendukung satu sama lain untuk bisa membangun rasa kepercayaan satu sama lain. Hidup memang tidak mudah dan dalam rumah tangga akan ada banyak sekali tantangan yang diperoleh.

Jadi kamu dan pasangan harus sama-sama berkomitmen untuk bersifat saling mendukung baik dalam suka maupun duka. Kamu dan pasangan bisa menjadi saling back-up saat menghadapi setiap persoalan yang terjadi di kehidupan ini.

10. Menjadi Diri Sendiri

Menjadi diri sendiri merupakan hal yang penting untuk diperlihatkan pada pasangan Anda. Jadi kamu tidak perlu jaga image di depan pasangan. Bagaimanapun pasangan yang sejati akan merasakan nyaman dengan karakter yang saling dimiliki.

Kamu bisa menjadi orang yang santai dan tetap serius dalam mengambil keputusan. kamu bisa berdiskusi dengan baik dengan pasangan Anda. Selama tidak bersinggungan dengan prinsip, maka keputusan dapat diambil berdasarkan berbagai macam faktor.

Saat pasangan kamu juga menyinggung prinsip kamu, maka kamu tidak perlu langsung emosi. Santai tapi tegas adalah tindakan yang harus dilakukan. Namun, kamu perlu menyampaikan dengan perkataan yang tetap halus dan juga tidak di depan orang lain. Bertengkar di depan umum bukan hal yang baik dan dapat mencederai hubungan kepercayaan satu sama lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here