in

50 Kata Kata Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan

Kutipan | Kalimat | Ucapan | Caption | Mutiara | Bijak | Motivasi | Quotes | Kata Kata Nikmat Tuhan | Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan | Bersyukur |

Terkadang dalam hidup ini akan ada satu fase dimana kita sering mengeluhkan keadaan, merasa bahwa hidup kita tidak sebaik hidup orang lain, merasa kurang beruntung, iri dengan orang lain, dan keluhan lainnya. Begitulah kehidupan, manusia memang tidak akan pernah puas dengan apa yang telah ia miliki.

Ada pepatah mengatakan ‘kita lebih fokus dengan apa yang tidak kita miliki daripada apa yang sudah kita miliki’. Jika memang demikian, maka hidup kita tidak akan ada habisnya, kita akan selalu merasa kekurangan, kita akan selalu menyalahkan takdir, dan lain-lain. Mungkin saja kita sudah terserang penyakit hati, dimana susah melihat orang lain senang, dan senang melihat orang lain susah.

Bukan maksud menggurui, namun harus diakui bahwa perasaan ini terjadi mungkin saja karena kita kurang bersyukur dengan keadaan. Daripada terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik kita fokus memperbaiki diri. Lihatlah begitu banyak nikmat yang sudah Tuhan berikan kepada hidup kita, mulai dari nikmat kesehatan, nikmat ketenangan batin, dan nikmat-nikmat lainnya. Jadi ‘nikmat Tuhan yang mana lagi yang engkau dustakan’.

Jangan terlalu sering melihat keatas, melihat keatas memang penting untuk motivasi diri. Namun sesekali lihatlah juga kebawah agar kita pandai bersyukur. Masih banyak orang yang menginginkan kehidupan yang kita jalani saat ini. Dengan selalu menjaga syukur, maka ketenangan hidup akan kita dapatkan tanpa harus mengkhawatirkan kelebihan-kelebihan orang lain.

Nah untuk motivasi agar kita selalu bersyukur atas nikmat Tuhan, berikut ini adalah kata kata nikmat mana lagi yang kau dustakan.

Kata Kata Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan

Mengucap syukur dan bersabar adalah rem untuk memperlambat ketinggian hati, kecepatam lupa diri, dan kelebihan ambisi.

Jangan serakah dengan menamai nikmat orang lain sebagai nikmat diri sendiri.

Mengeluh hanya akan membuat hidup kita semakin tertekan. Sedangkan bersyukur akan senantiasa membawa kita pada jalan kemudahan.

Mengapa kita sulit bahagia? Karena tolak ukur kita adalah nikmat orang lain.

Nikmat dan keberkahan itu letaknya adalah pada rasa syukur.

Tidak semua hal harus dinyatakan. Beberapa perasaan memang lebih nikmat dipendam.

Perubahan, selalu terasa berat di awal namun nikmat di akhir.

Selalu ada keceriaan bagi siapapun yang mensykuri nikmat Tuhan.

Nikmatilah hidupmu karena hidup adalah nikmat yang harus dinikmati.

Hidup sederhana adalah realisasi dari sikap mensyukuri nikmat Tuhan.

Tidak sedikit nikmat Tuhan yang ‘tersembunyi’ di balik hal-hal yang kita takuti.

Lelah karena mengejar tujuan lebih nikmat daripada lelah karena tak ada yang dikerjakan.

Hal yang paling nikmat dalam suatu keberhasilan, bukanlah hasil akhir. Namun proses untuk menjadi tangguh lalu menghasilkan sesuatu di akhir.

Bersyukurlah atas segala nikmat yang masih kita rasakan, karena besok belum tentu kita masih bisa menikmati hal yang sama seperti hari ini.

Hidup bukan tentang mendapatkan apa yang kamu miliki. Tapi tentang menghargai apa yang kamu miliki, dan sabar menanti apa yang akan menghampiri.

Bahagia itu sederhana. Jangan bandingkan yang telah datang dengan yang sudah pergi.

Nikmat terbaik adalah segala kejadian yang bisa mendekatkan kita kepada Allah.

Jangan kamu risaukan nikmat yang belum kamu miliki. Risaulah nikmat yang belum kamu syukuri.

Nikmat itu kadang-kadang tidak disadari, hanya apabila ia telah hilang, barulah manusia benar-benar menyadari.

Merasa sudah cukup atas apa yang dimilikinya adalah pertanda orang yang bisa mensyukuri nikmat Tuhan.

Membagi nikmat dan kebahagiaan dengan orang lain akan melipatgandakan nikmat dan kebahagiaan yang kita miliki.

Beberapa pencapaian memang perlu dirayakan, meski sendirian, kecil-kecilan. Sebagai tanda bersyukur akan nikmat Tuhan.

Jangan pernah menghitung apa yang telah kamu berikan, tapi ingatlah apa yang telah kamu terima.

Nikmat biar sedikit tapi kamu bersyukur, daripada banyak tapi takabur.

Tidak ada kenikmatan didapat dengan kenikmatan. Yang ada nikmat didapat melalui pengorbanan dan kerja keras.

Bersyukur merupakan kunci kebahagiaan. Jika kamu tidak lupa untuk bersyukur, maka jiwamu akan damai dan nikmat yang diberikan akan berlimpah.

Jika kita menikmati hasil dari apa yang kita usahakan sendiri, maka akan terasa lebih nikmat dan bahagia, meskipun hasilnya tidak besar.

Hidupmu bukan tentang apa kata orang lain. Hidupmu tentang bagaimana cara kamu melihat nikmat yang diberikan Allah kepadamu.

Walau nikmatmu dianggap sepele, jangan lupa bersyukur. Hargai selagi ada.. hargai selagi bisa.

Tiada nikmat senikmat rasa syukur. Sebab seberat apapun ujian hidup kita, nikmat Allah jauh lebih besar.

Jika nimatmu masih bisa terukur, belum bisa dikatakan syukur. Teruslah bersyukur, agar tak dapat lagi merasakan nikmat yang tak terukur.

Hadapilah semua nikmat dengan rasa syukur, dan terimalah semua musibah dengan rasa sabar.

Kita telah menerima nikmat jutaan kali. Lalu mengapa harus bersedih saat menerima musibah satu kali. Jadilah orang yang pandai bersyukur.

Kita jarang bersyukur bukan karena kurangnya nikmat yang diterima tapi karena banyaknya nikmat yang dilupakan

Daripada banyak keinginan lebih baik banyak bersyukur. Keinginan tak menjamin datangnya nikmat, tapi syukur menjamin karunia dan rahmat Allah.

Lihatlah dunia dengan cara menunduk, maka kamu akan dapat mensyukuri semua nikmat yang telah Tuhan berikan.

Nikmat hidup tidak lagi sempurna jika kamu tidak lagi bisa merasakan bahagia dari sesuatu yang sederhana.

Tak ada alasan untuk tidak mensyukuri nikmat Tuhan. Dengan bersyukur, hidup kita akan terasa lebih indah.

Kemampuan merasakan nikmat sabar tergantung sejauh mana keimanan kita terhadap takdir yang Allah tetapkan.

Perjalanan hidup yang indah adalah ketika kita mampu berbagi, bukan menikmatinya sendiri.

Sesungguhnya nikmat terbesar dalam hidup adalah ketika kita ikhlas mendoakan orang yang membenci dan menghina kita.

Dua nikmat yang sering kita lupakan, nikmat sehat dan waktu luang.

Sebuah musibah akan menjadi kenikmatan jika kita berhasil menyikapinya dengan syukur, sabar dan tawakal serta mampu mengambil hikmah dari setiap kejadian.

Doaku hari ini: Tuhan, terimakasih atas nikmat pagi yang Kau beri. Tuhan, lindungi aku hari ini, esok dan selanjutnya.

Terkadang kita merasa kekurangan bukan karena benar-benar kurang, bukan karena kecilnya kenikmatan. Tapi karena sempitnya hati memandang nikmat Allah juga pelitnya lisan memuji keagungan Allah.

Doaku hari ini: Tuhan, izinkan aku menjadi pribadi yang ikhlas, serta selalu mensyukuri segala nikmat yang telah Engkau beri.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *