50 Kata Kata Pertemuan dan Perpisahan yang Penuh Makna

Pertemuan dan Perpisahan

Kutipan | Kalimat | Ucapan | Caption | Mutiara | Bijak | Motivasi | Quotes | Kata Kata Pertemuan dan Perpisahan |

Seperti pepatah yang mengatakan “Jika ada pertemuan pasti ada perpisahan”. Pepatah tersebut mengisyaratkan bahwa tidak ada yang abadi dalam kehidupan ini. Pertemuan adalah awal dalam sebuah hubungan dan perpisahan adalah akhir dari sebuah hubungan.

Seperti pada umumnya, pertemuan selalu membawa kebahagiaan. Apalagi jika kita bertemu dengan orang-orang yang penting dalam hidup kita, seperti teman, saudara, orang tua, keluarga, dan pasangan. Perasaan senang akan selalu kita rasakan, karena kita merasa bahwa kita tidak sendirian menjalani kehidupan.

Namun sayangnya rasa bahagia karena bersama orang orang tercinta tidak akan selamanya kita rasakan. Seperti takdir yang sudah ditetapkan, cepat atau lambat kita akan berpisah dengan mereka semua. Entah itu karena sebuah alasan, namun perpisahan selalu mendatangkan kesedihan yang mendalam.

Biasanya seseorang menjadi sedih bukan karena tidak bisa lagi bertemu dengannya, melainkan adanya kenangan yang selalu membayang-bayangi pikirannya. Dan pada akhirnya membuat dirinya selalu teringat akan masa lalu.

Meskipun sulit untuk melupakan, percayalah seiring berjalannya waktu kita akan terbiasa dengan hal tersebut. Membuka lembaran baru, dan memulai kisah yang baru, akan membuat kita bahagia dan melupakan kisah-kisah yang lama.

Baca Juga: 50 Kata Kata tentang Perjalanan Hidup yang Melelahkan dan Penuh Rintangan

KATA KATA PERTEMUAN DAN PERPISAHAN

Tidak ada seorang pun siap dengan perpisahan, namun setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan.

Aku tidak pernah membenci pertemuan, karena yang aku benci ialah kenyamanan.

Kalau saja pertemuan itu tidak terjadi, maka perpisahan ini pun tidak perlu terjadi.

Nasib baik adalah pertemuan antara persiapan dan kesempatan.

Ada pepatah yang mengatakan jika ada pertemuan pertama maka akan ada pertemuan selanjutnya.

Tidak selamanya pertemuan itu untuk menyatukan terkadang pertemuan juga harus memisahkan.

Kebersamaan yang sesaat akan terasa lebih berarti dibandingkan perpisahan yang tiada pertemuan.

Yakinlah, pertemuan itu tidak akan salah tempat, tidak akan salah waktu, apalagi salah orang.

Pertemuan adalah takdir, dan setiap pertemuan selalu membawa kita ke takdir yang lain.

Jika berharap padamu lagi tak ada artinya, mungkin pertemuan terakhir kita adalah isyarat selamat tinggal.

Pada dasarnya manusia hanya siap untuk pertemuan tapi tidak dengan perpisahan.

Pertemuan menyadarkan bahwa aku sedang menanti saat-saat perpisahan.

Aku hanya ingin semuanya kembali baik, seperti pertemuan kita yang apik. Jika memang tidak sekarang, barangkali dimasa yang akan datang.

Disaat pertemuan sudah membuat kenyamanan kenapa harus ada sebuah perpisahan.

Tahukah, rindu berasal dari pertemuan yang sedikit dan kenangan yang lebih banyak.

Aku tidak membenci perpisahan, karena nyatanya ia mampu menciptakan suatu pertemuan.

Faktanya kita tidak akan pernah menghargai pertemuan kalau kita tidak pernah merasakan perpisahan.

Yang paling berkesan dalam setiap pertemuan adalah di bagian awal dan bagian akhir.

Aku belajar menghargai setiap pertemuan dari sebuah perpisahan pahit yang pernah ku alami.

Percayalah, suatu saat kamu akan mengalami pertemuan yang manis setelah sekian lama mengelami perpisahan yang pahit.

Saat ini mungkin diantara kita ada yang menyepelekan pertemuan. Tetapi kamu akan tersadar betapa “berharga” sebuah pertemuan ketika kamu mulai kesulitan untuk bertemu.

Terkadang penyesalan itu ada, tapi bukan karena perpisahan, melainkan karena singkatnya pertemuan.

Kadang hanya dibutuhkan satu pertemuan untuk menyadari bahwa rasa itu masih bertahan.

Tidak ada pertemuan yang kebetulan. Semua sudah rencana Tuhan. Beberapa ditinggalkan, beberapa meninggalkan.

Jangan menunda pertemuan jika seseorang telah menunggumu. Jangan mendua jika seseorang telah merangkul semua kekuranganmu. Setia tak sebercanda itu.

Bukan perpisahan, tapi pertemuan dengan hal baru.. Bukan berakhir, tapi mengawali sesuatu yang baru.

Saatnya kita berpisah. Kita berbelok ke arah berbeda. Jika tujuan kita satu, akan ada pertemuan berikutnya. Maka tak perlu selamat tinggal, karena ini hanya sebuah sampai jumpa.

Bahwa tujuan dari setiap pertemuan adalah untuk menyambut kehadiran perpisahan.

Kelak kita akan sadar bahwa perpisahan hanyalah sebuah jalan untuk kembali dipertemukan. Diwaktu yang tepat dan di tempat yang seharusnya.

Perpisahan sejatinya tidak memisahkan. Ia hanya memberikan jarak untuk pertemuan-pertemuan berikutnya.

Saat sebuah pertemuan berawal dengan kebaikan, maka akhirilah sebuah pertemuan dengan perpisahan yang memiliki kenangan terindah.

Jika pada akhirnya semesta memang memberikan kita pertemuan, berdoalah agar tak perlu kita rasakan pahitnya perpisahan.

Matahari mengajarkan kita bahwa pada setiap pertemuan yang hangat terdapat perpisahan yang indah (senja).

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Karena manusia terus berubah dan hidup terus berjalan.

Akan terjadi pertemuan, jika saling meluangkan. Takkan ada temu, jika luang hanya satu.

Terkadang pertemuan dan perpisahan itu terjadi terlalu cepat. Namun kenangan dan perasaan tinggal terlalu lama.

Yang paling kutakutkan dari pertemuan adalah ketika harus mengikhlaskan perpisahan.

Selalu berikan yang terbaik pada pertemuan pertama. Karena rasa suka bisa datang disaat pandangan pertama, begitupun dengan rasa tidak suka.

Pertemuan terjadi bukan sekedar untuk saling mengerti tapi untuk saling melengkapi.

Sebuah pertemuan walaupun hanya sementara adalah awal dari berbagai kemungkinan.

Jangan pernah menyesali pertemuan dengan seseorang, karena dari mereka selalu ada yang bisa kita pelajari sebagai pelajaran kehidupan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here