in

7 Tips Mengatasi Usaha yang Macet, Lagi Sepi dan Tidak Berkembang

7 Tips Mengatasi Usaha yang Macet, Lagi Sepi dan Tidak Berkembang

Setiap bisnis pastinya memiliki masalahnya masing-masing yang membuatnya sulit untuk berkembang, jadi sebagai seorang wirausahawan, anda perlu tahu bagaimana cara mengatasi usaha yang tidak berkembang dan cenderung macet atau stagnan. Sebab bila dibiarkan terlalu lama, kondisi ini bisa makin memburuk hingga menyebabkan usaha bangkrut alias gulung tikar.

Biasanya kondisi dimana anda merasa usaha macet dan perkembanganya mulai lambat ketika anda sudah melewati kurang lebih 5 tahun atau setelah bisnis anda mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam waktu singkat.

Tingginya ekspektasi dan standar dari perkembangan sebelumnya membuat anda seakan makin lama perkembangan bisnis makin lambat bahkan cenderung tidak berkembang lagi sama sekali.

Bila anda sedang merasakan hal yang serupa dengan yang dijabarkan di atas, maka anda perlu segera mencari jalan keluarnya dalam artikel ini.

Pastinya tidak ada satu wirausahawan pun yang mau hasil kerjanya selama bertahun-tahun hilang karena bisnis yang macet dan sulit berkembang. Oleh karena itu, ketahuilah beberapa tips untuk mengatasi usaha macet dan tidak berkembang berikut ini.

1. Atur Modal Bisnis Dengan Baik

Salah satu penyebab bisnis sulit berkembang yang pertama adalah modal usaha selalu habis. Perlu anda ingat bahwa modal dalam sebuah bisnis tidak hanya dibutuhkan pada saat awal dibangun saja. Tetapi kita juga membutuhkan modal untuk ekspansi bisnis agar bisnis bisa lebih besar lagi.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan modal bisnis selalu habis. Yaitu karena penjualan yang terlalu rendah, atau karena uang hasil penjualan terlalu banyak yang ditarik untuk kepentingan pribadi.

Jadi mulailah membiasakan untuk mengatur modal dengan baik. Cara yang paling mudah adalah dengan mencari tim untuk menjadi akuntan bisnis anda yang mengatur semua urusan keuangan dalam bisnis.

2. Tentukan Target Yang Jelas

Target yang jelas sangat dibutuhkan untuk menentukan arah kemana bisnis anda akan menuju. Sebab tanpa adanya target pencapaian yang jelas, bisa dipastikan bisnis anda akan cenderung berputar-putar saja di pencapaian yang sama.

Selain itu target juga bukan hanya harus dibuat, namun juga harus direalisasikan. Cara mewujudkan target tersebutlah yang harus anda cari jawabannya.

Sebagai tips, buatlah target yang ringan dulu untuk bisnis anda. Misalnya berhasil menjual 100 produk dalam 1 bulan atau 1000 produk dalam satu tahun. Bila tercapai, naikan angkanya untuk target tahun depan dan seterusan seperti itu secara bertahap.

3. Buat Inovasi Baru

Kebanyakan masyarakat Indonesia memiliki sifat yang penuh penasaran dan suka mengikuti orang lain. Sehingga, ada banyak hal-hal dan inovasi baru yang mudah menjadi trending serta viral di kalangan masyarakat Indonesia.

Hal ini perlu anda manfaatkan sebagai salah satu cara anda dalam mengembangkan bisnis. Yaitu dengan cara membuat inovasi baru yang bisa diterima di masyarakat Indonesia dan kemudian menjadi viral dan banyak dicari orang.

Salah satu contohnya adalah ketika banyak coffee shop yang menuliskan nama atau kata kata bijak kepada sang pembeli. Hal ini mungkin terlihat biasa dan sepele, tetapi faktanya ada banyak pelanggan yang mencari coffee shop seperti ini hanya untuk mendapatkan kata kata bijak di gelas kopinya.

Dan faktanya, langsung banyak bermunculan coffee shop lain yang menggunakan metode yang sama karena metode tersebut disukai banyak anak muda.

4. Perluas Jaringan dan Relasi Bisnis

Tips mengatasi usaha macet dan tidak berkembang berikutnya adalah dengan memperluas relasi bisnis anda dengan para wirausahawan lain. Seperti yang anda ketahui, ada banyak manfaat memiliki relasi bisnis yang akan anda rasakan.

Salah satu manfaat dari memiliki relasi yang luas dan kuat dalam mengembangkan bisnis adalah anda bisa mengenal lebih banyak investor dan brand yang bisa menjadi sponsor dalam bisnis anda.

Menemukan seorang investor yang berminat untuk berinvestasi di bisnis anda tentunya sangat membantu dalam mengembangkan usaha menjadi lebih besar. Sebab anda akan mendapatkan suntikan modal yang bisa digunakan untuk memfasilitasi anda untuk membuat sesuatu yang baru.

5. Dengarkan Opini Pelanggan

Seperti kata pepatah, “Pelanggan adalah raja”, artinya anda perlu menuruti apa kata sang raja. Tetapi menuruti yang dimaksud disini bukan berarti melakukan semua hal yang pelanggan mau, namun mendengarkan apa yang pelanggan anda katakan.

Sebab pastinya pelanggan akan memberikan opini yang paling banyak agar ia bisa merasa nyaman ketika berbelanja ataupun berbisnis dengan anda. Dan tentunya sebagai seorang pebisnis, anda juga ingin memberikan yang terbaik agar pelanggan anda merasa nyaman.

Jadi, dengarkanlah opini pelanggan anda baik yang berupa kritik maupun saran. Atau anda juga bisa menyiapkan kotak untuk pelanggan anda mengisi saran agar bisnis anda bisa berkembang menjadi lebih baik.

6. Gunakan Strategi Pemasaran Yang Tepat

Memilih strategi marketing yang tepat juga merupakan salah satu tips mengatasi bisnis tidak berkembang dan macet di tengah jalan. Sebab di era modern seperti saat ini, tidak semua teknik pemasaran bisa digunakan secara efektif.

Contohnya adalah penyebaran brosur dan selebaran promo. Pada jaman dahulu, mungkin teknik marketing ini sangat efektif dalam menarik konsumen untuk berbelanja dan mengunjungi bisnis anda. Tetapi saat ini, menyebarkan brosur sudah terbilang ketinggalan jaman.

Saat ini teknik pemasaran yang paling efektif adalah melalui online seperti sosial media. Sebab semua orang pastinya memiliki sosial media yang mereka gunakan sehari-hari.

Beriklan di sosial media juga kini sudah semakin mudah. Bahkan beberapa platform seperti Facebook, Instagram, dan Google menyediakan media khusus untuk para pebisnis agar bisa beriklan dengan mudah di pltaform miliknya dan menjangkau seluruh dunia.

7. Melakukan Evaluasi Secara Berkala

Dan tips mengatasi usaha macat dan tidak berkembang yang terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap bisnis anda secara berkala. Sebenarnya mengevaluasi bisnis dari segi perkembangan maupun penjualan harusnya dilakukan oleh semua wirausahawan baik yang bisnisnya sedang macet maupun bisnisnya berkembang dengan cepat.

Sebab evaluasi minimal 1 tahun sekali bisa menjadi cara paling akurat untuk anda mengetahui bagaimana jalannya bisnis yang anda buat. Apakah semakin baik, atau justru semakin menurun.

Evaluasi bisnis juga bukan hanya dilihat dari bagaimana perkembangan dan jumlah penjualan dalam setahun. Tetapi bagaimana kualitas produk, feedback dari pelanggan, serta bagaimana kerja tim dalam setahun ini. Sebab ketiga hal itulah yang akan mempengaruhi bagaimana penjualan anda dalam 1 tahun kemudian.

Bila hasil evaluasi justru semakin menurun dari tahun berikutnya, maka harus ada pergantian baik dari konsep, metode, ide, maupun tim agar anda bisa membuat bisnis bertahan.

Demikianlah beberapa tips mengatasi bisnis macet dan tidak berkembang. Intinya adalah anda harus terus konsisten dan berusaha yang terbaik untuk mengembangkan bisnis anda secara bertahap.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *