in

9 Penyebab Bisnis Sulit Berkembang Sesuai Ekspektasi

9 Penyebab Bisnis Sulit Berkembang Sesuai Ekspektasi

Di Indonesia ada banyak kasus bisnis dan usaha tidak berkembang yang berakhir dengan gulung tikar. Sebenarnya hal ini adalah salah satu kasus yang juga dialami di seluruh dunia, dengan penyebab yang sebenarnya serupa. Tetapi banyak orang tidak sadar akan masalah yang sangat fatal ini.

Sebagai seorang pengusaha atau wirausahawan, pastinya kita ingin bisnis kita cepat berkembang menjadi lebih besar. Bahkan membuat target growth bisnis dari waktu ke waktu adalah hal yang sangat penting untuk dipersiapkan.

Tetapi mengapa masih saja ada bisnis yang sulit berkembang bahkan hingga bangkrut? Apa penyebab usaha tidak berkembang meskipun kita sudah berusaha sekeras mungkin?

Perlu diketahui, setiap bisnis pastinya memiliki masalahnya sendiri-sendiri yang membuatnya sulit untuk berkembang. Tetapi pada umumnya, penyebab bisnis tidak berkembang tidak jauh berbeda dari bisnis satu dan bisnis yang lainnya.

Nah berikut ini adalah beberapa masalah umum penyebab bisnis anda sulit berkembang dan cenderung berjalan di tempat.

1. Berada Di Zona Nyaman

Zona nyaman merupakan salah satu tantangan yang paling berat untuk anda para wirausahawan. Sebab ketika anda sudah memasuki zona nyaman, usaha anda akan bergerak semakin lambat dan tidak menutup kemungkinan justru akan semakin menurun.

Menikmati zona nyaman memang bukanlah sebuah kesalahan. Tetapi bila anda terlalu larut dalam menikmatinya dan tidak ingin membuat gebrakan baru, kemungkinan besar bisnis anda juga tidak akan berkembang dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, selalu buat inovasi dan gebrakan baru dalam bisnis anda. Bila anda merasa pikiran sedang stuck atau tidak dapat menciptakan hal baru, carilah referensi dari berbagai tempat. Salah satunya di Internet.

2. Tidak Mengevaluasi Bisnis

Setiap tahun, kita perlu melakukan evaluasi bisnis untuk mengetahui bagaimana penjualan dan perkembangan dari tahun-tahun sebelumnya. Sayangnya tidak semua wirausahawan paham dan sadar akan hal yang satu ini.

Meskipun evaluasi merupakan salah satu kegiatan penting dalam bisnis, namun kebanyakan pengusaha tidak menyadarinya, Mereka justru lebih suka membiarkan bisnis berjalan tanpa menghiraukan yang sudah berlalu.

Padahal mengevaluasi bisnis setiap minimal 1 tahun sekali berfungsi untuk dapat melihat bagaimana perkembangan bisnis anda dan seberapa besar jumlahnya. Bila hasilnya tidak sesuai ekspektasi, artinya ada sesuatu yang perlu anda perbaiki dalam system bisnis anda.

3. Membuat Tim Yang Kurang Solid

Salah satu penyebab bisnis tidak berkembang yang paling banyak dialami oleh pengusaha adalah memilih tim yang kurang solid. Salah satu cirinya adalah sulit bekerja sama dan kurang koordinasi satu sama lain.

Memang dalam sebuah bisnis, khususnya di tahun-tahun pertama berdiri, anda harus teliti dalam memilih tim atau karyawan. Sebab hal ini akan menentukan bagaimana masa depan bisnis anda ke depannya.

Tanpa adanya tim yang solid, bisnis akan sulit berkembang dan kemungkinan besar akan gulung tikar. Mencari tim yang solid dan bisa dipercaya tentunya juga bukan hal yang mudah.

Salah satu tips dalam membuat tim yang solid adalah dengan mempererat hubungan professional. Contohnya dengan sering mengajak satu tim pergi atau hangout di luar jam kerja, atau rutin melakukan ibadah bersama untuk yang memeluk agama yang sama.

Baca Juga: 9 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Pengusaha Baru

4. Kurangnya Modal dan Pendanaan

Dalam membangun sebuah usaha, tentunya kita membutuhkan modal baik berupa uang, ide, ataupun tenaga. Besar atau banyaknya modal ini tergantung dari ukuran usaha yang ingin kita bangun.

Semakin besar bisbis yang kita inginkan, maka semakin besar pula modal yang kita butuhkan. Termasuk juga saat kita ingin mengembangkan bisnis menjadi lebih besar. Tentunya kita membutuhkan tambahan modal khususnya berupa dana untuk melakukannya.

Tetapi, beberapa bisnis juga menjadikan modal sebagai penyebab usaha tidak berkembang. Kurangnya modal pendanaan, membuat bisnis mereka tidak kunjung berkembang.

Sebenarnya hal ini bisa diartikan sebagai 2 hal. Yang pertama, bisnis anda belum siap untuk berkembang lebih besar, anda perlu mencari seorang investor atau pemasukan dana dengan mengandalkan penjualan dengan waktu yang cukup lama. Atau yang kedua, anda kurang cermat dalam mengatur pendanaan uang, seharusnya tiap bulan ada bagian khusus dari hasil penjualan yang disimpan untuk mengembangkan bisnis.

5. Terlalu Cepat Menarik Uang

Dalam membuat bisnis atau usaha, tentunya kita ingin merasakan keuntungan dari hasil penjualannya secepat mungkin. Sehingga ada banyak pengusaha yang terlalu cepat menarik uang dari hasil bisnisnya untuk digunakan secara pribadi.

Padahal hal seperti inilah yang bisa menyebabkan bisnis tidak berkembang. Sebab jumlah saldo yang anda tarik pastinya akan bertambah dari waktu ke waktu. Sedangkan penjualan bisnis tidak pasti meningkat dalam waktu cepat.

Oleh karena itu, anda perlu memisahkan antara rekening pribadi dengan rekening bisnis. Sehingga anda tidak tergiur untuk segera menarik uang yang masuk ke rekening.

Seperti yang dijelaskan pada point sebelumnya, anda sebaiknya menyisakan bagian khusus dari uang hasil penjualan untuk modal mengembangkan bisnis di masa depan.

6. Target Pasar Yang Tidak Jelas

Dalam membangun sebuah bisnis, anda juga harus mengetahui pasar mana yang ingin anda targetkan. Pasar yang dimaksud disini bukanlah pasar seperti pasar tradisional, melainkan kalangan atau kelompok masyarakat mana yang sekiranya akan membeli produk dari bisnis anda.

Misalnya anda ingin menargetkan pasar anak muda kekinian, maka anda perlu membuat desain produk yang juga kekinian dan mengikuti jaman. Dengan begitu target pasar anda akan jelas.

Bila target pasar kurang jelas dan terarah, maka anda juga akan sulit dalam menentukan produk baru apa yang ingin anda buat agar bisnis bisa makin berkembang. Jadi akan lebih baik bila anda memfokuskan pada satu pasar saja.

7. Strategi Marketing Yang Terlalu Lemah

Marketing juga termasuk salah satu hal yang paling penting dalam sebuah bisnis. Tanpa adanya marketing yang kuat, bisa dipastikan usaha anda akan sangat sulit berkembang bahkan bisa dibilang gagal.

Tetapi dalam menentukan strategi marketing juga tidak bisa sembarangan. Anda perlu melakukan riset pasar dan lain-lain terlebih dahulu. Jadi sebaiknya, anda menyiapkan tim khusus untuk mengurus marketing bisnis anda.

8. Sumber Daya Manusia (SDM) Yang Kurang Memadai

Harus diakui bila SDM di Indonesia masih jauh dari ukuran yang memuaskan. Sebenarnya hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu yang paling utama adalah lingkungan.

SDM yang kurang memadai hanya akan membuat bisnis anda macet dan sulit berkembang. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk anda melakukan psycho test untuk mengetahui bagaimana karakter dan kualitas SDM yang akan anda masukan ke dalam tim.

9. Target Pencapaian Yang Tidak Jelas

Dan penyebab bisnis tidak berkembang yang terakhir adalah karena tidak adanya target pencapaian yang jelas. Tanpa adanya target yang jelas, anda akan sulit menentukan kemana bisnis anda akan diarahkan.

Anda juga harus tepat dalam menentukan target pencapaian bisnis. Jangan langsung menargetkan sesuatu yang terlalu tinggi, buatlah target yang kecil-kecil dan biarkan bisnis berkembang secara bertahap.

Jadi seperti itulah beberapa penyebab usaha tidak berkembang sesuai yang anda ekspektasikan. Memiliki ekspektasi terhadap bisnis memang bukan hal yang buruk, tetapi akan lebih baik jika anda mengganti ekspektasi tersebut menjadi standar kualitas dari bisnis anda.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *