in

Apa itu Pemasaran Afiliasi? Panduan Lengkap Pemasaran Afiliasi Bagi Pemula

Apa itu Pemasaran Afiliasi? Panduan Lengkap Pemasaran Afiliasi Bagi Pemula

Ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa memakan waktu yang terlalu lama? Atau Anda ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan yang dapat menghasilkan? Bila demikian, pemasaran afiliasi mungkin dapat menjadi pilihan, terlebih bila Anda mempunyai minat tertentu pada sebuah bidang atau hobi.

Apa yang Dimaksud dengan Pemasaran Afiliasi?

Jika Anda pernah merekomendasikan sebuah produk atau layanan jasa kepada seorang teman, lalu Anda mendapatkan sejumlah imbalan dari penyedia produk atau layanan jasa tersebut, maka Anda telah melakukan pemasaran afiliasi.

Sebagai contoh, Anda merekomendasikan kepada teman untuk memasang dan menggunakan aplikasi ojek online. Setelah teman Anda memasang dan menggunakan aplikasi tersebut, Anda mendapatkan kode potongan harga untuk pemesanan ojek atau mendapatkan sejumlah saldo gratis dari aplikasi ojek online itu. Bonus itu Anda dapatkan karena Anda sudah mengajak teman menggunakan aplikasi tersebut. Nah, inilah yang disebut pemasaran afiliasi.

Baca juga: 5 Benefit Pemakaian Website Builder untuk E-Commerce

Jadi, pada dasarnya, pemasaran afiliasi adalah kegiatan dari suatu program bisnis di mana Anda bertugas untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa tertentu, lalu Anda akan mendapatkan sejumlah komisi dari penyedia produk atau jasa tersebut.

Mengapa Memilih Pemasaran Afiliasi

Mengapa Memilih Pemasaran Afiliasi

Ada beberapa alasan mengapa pemasaran afiliasi disarankan bagi Anda yang ingin mencari pemasukan tambahan dari internet, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Tidak Memakan Waktu

Untuk memulai segala sesuatu pastinya membutuhkan proses, namun di zaman modern seperti sekarang ini, kita bisa mempersingkat proses itu dengan menggunakan internet.

Untuk memulai pemasaran afiliasi, langkah awal pasti akan memakan waktu, mulai dari beli hosting gratis domain selamanya, mencari layanan hosting, hingga membangun website atau blog. Namun setelah situs web atau blog telah siap, Anda hanya perlu meluangkan waktu kurang lebih 2–5 jam saja untuk membuat konten yang berisi tautan afiliasi.

2. Memerlukan Biaya yang Relatif Kecil

Biaya yang diperlukan untuk melakukan pemasaran afiliasi tidak banyak, Anda hanya perlu membayar untuk layanan hosting dan cek website domain saja bila Anda memanfaatkan platform yang berbayar, bila menggunakan platform gratis seperti blogger.com, Anda bahkan tidak perlu mengeluarkan biaya apapun.

3. Pemasukan Bersifat Pasif

Keuntungan lain melakukan pemasaran afiliasi adalah pemasukannya yang bersifat pasif. Artinya, Anda cukup menerbitkan konten yang berisi tautan afiliasi dan pemasukan akan datang dari pengunjung situs web atau blog Anda yang mengeklik tautan afiliasi tersebut.

Bandingkan dengan pekerjaan kantoran pada umumnya di mana Anda harus bekerja selama kurang lebih 8 jam setiap harinya. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan pemasukan lebih dengan cara menjadikan afiliasi sebagai pemasukan pasif Anda.

4. Proses Kerja Pemasaran Afiliasi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, proses kerja pemasaran afiliasi sangatlah mudah dan sederhana. Anda cukup memberi tautan pada produk atau jasa yang ingin Anda promosikan pada konten website atau blog Anda, dan bila ada pengunjung yang mengklik kemudian melakukan transaksi pada web penyedia produk atau jasa tersebut, Anda akan mendapatkan sejumlah komisi.

Langkah Memulai Bisnis Afiliasi

Langkah Memulai Bisnis Afiliasi

Agar dapat menjadi pelaku kegiatan pemasaran afiliasi, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan, berikut adalah langkah-langkah awal untuk memulai program pemasaran afiliasi.

1. Membuat Website atau Blog

Membuat blog atau situs web merupakan langkah awal jika Anda tertarik untuk melakukan pemasaran afiliasi. Anda dapat memanfaatkan platform blogging gratis seperti blogger.com untuk blog Anda tanpa mengeluarkan biaya.

Namun, bila Anda berniat menekuni kegiatan pemasaran afiliasi ini, sebaiknya Anda menggunakan website sendiri. Kelebihan menggunakan website sendiri daripada platform blog gratis adalah dalam segi kustomisasi situs web tersebut. Anda dapat bebas menentukan tema, mengatur tata letak, sampai menggunakan plugin tambahan yang mempermudah proses pemasaran afiliasi tersebut.

Baca juga: 3 Cara Adaptasi Marketing Bisnis Online Selama Corona (Covid-19)

Apapun pilihan Anda, baik itu platform blogging gratis atau website premium, ada baiknya Anda menggunakan domain Anda sendiri dengan ekstensi (.com) atau (.id). Selain lebih mudah diingat, nama domain premium akan lebih mudah dilacak oleh mesin pencari daripada domain gratisan.

Sebagai contoh nama ‘blogsaya.blogspot.com’ akan lebih mudah diingat bila namanya menjadi ‘blogsaya.com’. Selain itu, menggunakan domain sendiri juga akan membuat bisnis Anda terlihat lebih profesional. Jadi tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk membeli nama web domain murah.

2. Mendaftar pada Program Afiliasi

Langkah selanjutnya, meluangkan waktu untuk memilih dan mendaftar pada program afiliasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda perlu mencermati jumlah komisi yang diterima, produk atau jasa yang ditawarkan, serta syarat dan ketentuan dari program afiliasi tersebut.

Usahakan memilih program afiliasi yang menyediakan produk atau jasa yang sesuai dengan topik utama blog atau website Anda, karena hal ini akan menjadi sumber pemasukan bagi Anda. Saat ini, sudah banyak situs e-commerce yang menawarkan program afiliasi, di antaranya adalah Amazon, Lazada, dan Zalora.

Pastikan Anda menggunakan nama situs web atau blog dengan nama domain baru saat mendaftar bila Anda telah membeli domain web sendiri.

3. Menyematkan Tautan Afiliasi pada Konten Web atau Blog

Setelah melakukan proses di atas, saatnya Anda memikirkan konten menarik untuk situs web atau blog Anda. Konten dapat berupa apa saja, mulai dari tips dan trik, referensi produk, proses pembuatan sesuatu, tutorial, dan lain sebagainya. Konten dapat disajikan dalam bentuk teks, gambar, maupun video.

Tautan afiliasi dapat disematkan pada konten dalam tautan berbentuk teks sehingga promosi Anda tidak terlalu mencolok. Alternatifnya, dapat pula sebagai elemen dari situs web atau blog Anda, contohnya sebagai banner pada bagian atas atau bawah.

Baca juga: 10 Persiapan Sebelum Anda Membangun Blog yang Sukses

Berkreasilah sekreatif mungkin agar para pengunjung tidak merasa bosan dan tertarik untuk mengklik tautan afiliasi yang Anda sematkan.

Selain itu, Anda juga dapat mengiklankan situs atau blog Anda pada media sosial untuk memperluas audiens. Jangan lupa memberi tautan balik ke nama web domain Anda pada iklan tersebut.

Nah, tidak terlalu sulit dan membutuhkan banyak biaya, bukan? Jadi, tak perlu ragu lagi untuk mencoba program pemasaran afiliasi ini sebagai pemasukan tambahan atau sebagai kegiatan pengisi waktu luang.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *