in

Cinta Beda Agama – Bagaimana Menjalaninya? Haruskah Berpisah atau Melanjutkannya!

Cinta Beda Agama - Bagaimana Menjalaninya? Haruskah Berpisah atau Melanjutkannya!
Image by 5688709 from Pixabay

Ada sebuah kutipan bijak yang sering menjadi bahan candaan anak-anak muda jaman sekarang. ‘Jarak yang membentang diantara dua benua, tidaklah sejauh jarak yang memisahkan cara kita berdoa‘. Ya, ini adalah kutipan yang sering diucapkan ketika seseorang harus menjalani cinta beda agama atau beda keyakinan.

Cinta memang tidak mengenal kepada siapa ia akan jatuh. Tidak ada yang perlu disalahkan, karena cinta tidak pernah salah. Keadaan yang kurang tepatlah yang membuat perasaan cinta bisa menghampiri dua orang yang memiliki perbedaan.

Pilihan Masa Depan yang Menanti Saat Kamu Menjalani Kisah Cinta Beda Agama

Perbedaan apapun yang memisahkan, cinta tidaklah bersalah. Karena perasaan cinta inilah dua orang yang berbeda akhirnya bisa saling memahami, bahkan perbedaan yang tidak bisa disatukan sekalipun. Seperti perbedaan agama.

Cinta beda agama memang bukan hal baru lagi dalam suatu hubungan. Ada banyak pasangan yang menjalani kisah cinta dengan jurang perbedaan yang begitu jauh, yaitu keyakinan agama. Mungkin tidak semua orang bisa berpikiran terbuka dan menerima adanya kisah cinta berbeda agama ini.

Namun, bukan berarti hal tersebut salah. Asalkan tidak melanggar norma, menjalin hubungan berbeda keyakinan bukanlah sebuah hal yang dilarang. Meskipun tak jarang harus berakhir karena tidak ada jalan tengah yang menjembatani perbedaan yang sangat besar ini.

Menjalani kisah cinta beda agama tidaklah seperti kisah cinta lainnya, dimana tidak ada jurang keyakinan yang memisahkannya. Saat menjalani kisah cinta berbeda agama, ada 3 pilihan yang siap menanti pasangan ini di masa depannya.

1. Mengalah dan Berpindah Agama

Jika kisah cinta berbeda agama berjalan lancar hingga menuju hubungan atap yang serius, pilihan pertama yang dimiliki oleh pasangan yang menjalani kisah cinta berbeda agama adalah salah satunya harus mengalah. Mengalah dalam hal ini, artinya akan ada salah satu diantara pasangan ini yang harus berpindah agama.

Hal ini juga bukanlah hal yang mudah. Tahap serius dalam hubungan berbeda agama hingga pada tahap salah satu harus memilih berpindah keyakinan ini, harus melalui proses diskusi panjang bersama keluarga besar.

Ketika sudah mencapai kesepakatan dan keputusan, hasil yang akan dilalui pun tidak selalu berjalan mulus. Akan selalu ada hambatan dan masalah ketika salah satu dari pasangan yang menjalin hubungan beda agama ini memutuskan untuk berpindah agama.

Konsekuensi yang harus dijalani salah satunya adalah ditentang oleh keluarga. Bahkan yang paling parah adalah pengucilan oleh anggota keluarga sendiri. Inilah konsekuensi yang harus dipikirkan baik-baik oleh setiap pasangan beda agama yang ingin memutuskan untuk pindah agama.

2. Komitmen Untuk Tetap Menjalin Hubungan Beda Agama

Agama sebagai sebuah sesuatu yang paling utama bagi setiap manusia tentu tidak bisa dikompromi. Karena alasan ini jugalah, banyak pasangan cinta berbeda agama yang memilih untuk tetap menjalankan komitmen beda agama, meskipun ke tahap yang sudah serius hingga pernikahan.

Hal ini bukannya tidak mungkin, karena sudah banyak contoh pasangan beda agama yang tetap berkomitmen demikian. Namun, setiap keputusan sudah pasti akan ada konsekuensinya. Ketika memilih keputusan ini, konsekuensi yang harus ditanggung di masa depan adalah berkaitan dengan anak.

Apabila komitmen seperti ini dilanjutkan hingga tahap pernikahan, maka orang tua yang menjalani komitnen berbeda agama ini harus mempertimbangkan lebih lanjut tentang keyakinan yang akan dianut oleh anak-anaknya di masa depan.

3. Mengakhiri Hubungan Sebelum Terlalu Jauh

Pilihan terakhir mungkin bisa saling menyakitkan bagi kedua belah pihak. Namun, pilihan ini juga bisa menjadi pilihan terbaik. Berpisah sebelum hubungan yang dijalin terlalu jauh. Ketika mengetahui adanya jurang berupa perbedaan keyakinan yang terlalu jauh untuk dilangkahi, berpisah sejak awal bisa menjadi antisipasi dini.

Sebelum hubungan menjadi semakin jauh, yang nantinya menuntut pasangan beda agama ini harus mengambil keputusan dengan konsekuensi jangka panjang, berpisah adalah pilihan terbaik.

Dengan cara ini, pasangan yang menjalin cinta beda agama tidak perlu menanggung konsekuensi dibenci oleh keluarga atau status agama anak yang tidak jelas. Berpisah mungkin akan menyakitkan dan meninggalkan luka. Namun luka tersebut pun akan sembuh seiring waktu dan seiring pertemuan dengan orang-orang baru lainnya.

Baca Juga: 50 Kata Kata Pilihan untuk Bertahan atau Melepaskan

Cara Menjalani Kisah Cinta Beda Agama

Tidak ada syarat dan ketentuan yang berlaku dalam menjalin sebuah hubungan cinta. Namun, ketika Kamu harus menjalani kisah cinta beda agama, dan masih ingin melanjutkan hubungan tersebut, ada beberapa tips yang bisa Kamu dan pasanganmu lakukan. Tips ini bisa Kamu lakukan untuk tetap bisa melanjutkan hubungan beda agama, sambil mencari jalan tengah dari hubungan kalian.

1. Saling Menghargai, Kunci dari Semua Perbedaan

Hubungan beda agama memiliki banyak perbedaan yang harus disadari oleh Kamu dan pasangan. Cara berdoa, cara merayakan hari besar keagamaan, bahkan cara pandang tentang suatu hal. Perbedaan-perbedaan inilah yang bisa menjadi pemicu pertengkaran diantara kalian, “kemungkinan”

Agar hubunganmu dengan pasangan yang menjalani kisah cinta beda agama ini bisa tetap enjoy, saling menghargai adalah kunci paling penting. Caranya dengan menghargai saat masing-masing sedang melakukan beribadah. Syukur jika masing-masing bisa saling mengingatkan dalam beribadah. Hal ini akan membuatmu dan pasangan lebih enjoy dan nyaman dalam menjalani hubungan.

2. Jangan Pernah Mencoba Mengubah Pasanganmu

Memaksakan kehendak hingga mencoba mengubah pasangan adalah hal yang paling dihindari saat Kamu menjalani hubungan berbeda agama. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, konsekuensi menjalani kisah cinta seperti ini memang salah satunya adalah harus ada yang mengalah. 

Namun, bukan berarti juga Kamu harus mencoba bahkan memaksa pasanganmu untuk berubah. Dalam hal ini berubah mengikuti keyakinan atau agama yang Kamu percayai. Hal ini mungkin adalah salah besar, karena agama adalah hak asasi setiap orang yang tidak bisa dipaksakan.

Kamu harus bisa memahami dan menghargai apa yang pasanganmu inginkan. Jangankan mencoba mengubah keyakinannya, memaksa dan mencoba mengubah pasangan dalam hal sepele, seperti kebiasaan misalnya, sudah bisa membawa masalah serius dalam hubungan kalian.

Karena itu jangan pernah memaksa pasanganmu untuk berubah. Cobalah saling menghargai atas segala perbedaan yang ada pada diri masing-masing. Dengan begitu Kamu dan pasangan pun bisa lebih nyaman dalam menjalani hubungan.

3. Komunikasikan Dengan Pasanganmu

Perbedaan yang ada diantara Kamu dan pasanganmu bukanlah perbedaan kecil. Kisah cinta beda agama, yang artinya Kamu dan pasangan memiliki perbedaan prinsipal yang sangat jauh untuk sekedar diabaikan.

Untuk bisa menjaga hubungan tersebut, selain saling menghargai, komunikasi juga sangat dibutuhkan. Jangan sekali-sekali menghindar jika pasanganmu mulai mengangkat topik tentang masa depan hubungan dan perbedaan diantara kalian.

Semakin baik komunikasi yang Kamu dan pasangan lakukan, akan membuat hubunganmu juga semakin baik. Bukan tidak mungkin suatu saat Kamu dan pasangan bisa menemukan solusi terbaik untuk masa depan hubungan kalian.

Kisah cinta beda agama sudah bukan hal yang tabu dalam masyarakat. Ada banyak pasangan yang menjalani hubungan dengan perbedaan ini, karena sejatinya cinta tidak bisa memilih kepada siapa ia akan terjatuh.  Semoga ulasan di atas bisa memberikanmu wawasan lebih tentang perbedaan dalam hubungan ini.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *