Trik Memulas Pipi Menggunakan Perona Pipi yang Tepat

Salah satu tahap tata rias wajah wanita adalah pengaplikasian perona pipi. Sekilas tampak sepele, tapi salah dalam pengaplikasian malah membuat penampilan menjadi menor dan jauh dari kesan natural dan elegan, sehingga bisa mengganggu penampilan.

Padahal menggunakan perona pipi bisa membuat wajah terkesan lebih segar dan hidup. Selain itu penggunaan perona pipi juga bisa membuat wajah terkesan mendekati bentuk wajah ideal atau oval, karena perona pipi bisa digunakan sebagai shading sehingga bisa menjadi trik untuk mempertegas bentuk wajah ideal yang ingin diinginkan.

Saat ini sudah banyak tersedia jenis pemulas pipi atau blush-on. Oleh karena itu sebaiknya pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan fungsi. Jangan pernah memilih produk make-up hanya karena tertarik melihat kemasannya saja. Yuk, kita kenalan dengan perona pipi lebih dalam! Sehingga anda bisa memaksimalkan pengaplikasian perona pipi.

Jenis Perona Pipi

Sebelum membeli produk perona pipi, ada baiknya kenali dulu jenis kulit anda, karena tidak semua jenis perona pipi cocok untuk semua jenis kulit. Berikut beberapa jenis atau bentuk perona pipi yang beredar di pasar.

1. Padat

Perona pipi bentuk padat ini terbentuk dari serbuk yang dipadatkan. Sangat mudah digunakan dan tidak mudah pecah-pecah saat pengaplikasiannya di pipi. Sangat cocok digunakan pada wajah berminyak dan yang memiliki pori-pori yang besar.

Sedangkan penggunaan pada kulit kering sebenarnya tidak direkomendasikan, karena akan membuat perona pipi lebih mudah hilang dan tidak menempel dengan baik. Pastikan pengaplikasian perona pipi ini dilakukan dalam jalur satu arah, dari arah luar dekat telinga menuju cuping hidung. Bukan maju mundur, karena bisa membuat warna menjadi mengumpul atau menggumpal, sehingga membuat bauran perona pipi terkesan tidak alami.

Jangan lupa sebelum menggunakan perona pipi bentuk padat, gunakan pelembab, alas bedak, dan bedak tabur, baru aplikasikan perona pipi dengan aplikator atau kuas pemulas pipi.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering dan Mengelupas

2. Krim

Kalau anda ingin mendapatkan warna perona pipi yang lebih solid dan bisa menyatu dengan warna kulit, sehingga memberi kesan natural, bentuk krim bisa menjadi pilihan. Bentuknya lebih padat dari krim pelembab wajah yang biasa anda gunakan. Sebaiknya perona pipi bentuk krim ini digunakan bagi anda pemilik wajah normal dan kering, namun tidak pecah-pecah. Kalau ingin digunakan pada kulit berminyak, pastikan formula produknya bebas dari minyak atau oil free.

Cara pengaplikasiannya cukup dengan menggunakan jemari, tapi pastikan anda telah menggunakan pelembab dan alas bedak. Oleskan tipis-tipis dengan menggunakan jemari dari arah telinga bagian luar hingga pertengahan pipi, tepat di bawah mata, kemudian baurkan warna perona pipi dengan melakukan gerakan menepuk, bukan mengucek karena malah akan membuat warna jadi berantakan. Terakhir sempurnakan riasan dengan bedak.

3. Pearl

Bentuk pemulas pipi ini seperti mutiara yang memiliki warna beraneka ragam dengan warna-warna yang lebih terkesan lembut dibanding bentuk padat. Anda bisa gunakan kuas perona pipi sebelum pengaplikasiannya, namun gunakan dulu pelembab, alas bedak dan bedak. Perona pipi jenis ini cocok digunakan pada semua jenis kulit, terutama bagi anda yang memiliki kulit berminyak.

4. Gel/Wattery

Perona pipi ini memiliki tekstur inovatif, agak cair, dan transparan. Kenapa inovatif? Karena bentuk perona pipi ini bisa digunakan pada wajah, meskipun tidak menggunakan riasan lain sekalipun. Tapi pengaplikasiannya, tetap gunakan pelembab dulu, kemudian bedak digunakan pada tahap akhir pengaplikasiannya.

Cara menggunakannya sama dengan bentuk krim yaitu dengan cara mengoleskannya menggunakan jemari dari telingga bagian luar sampai cuping hidung dan diakhiri dengan gerakan menepuk.

Jenis perona pipi ini cocok digunakan pada semua jenis kulit, terutama kulit kering. Untuk di Indonesia sendiri, perona pipi jenis ini agak kurang populer, karena rata-rata orang Indonesia memiliki kulit berwarna sawo matang. Sedangkan jenis perona pipi akan sangat cocok untuk wanita yang memiliki kulit putih dan pucat, sehingga warnanya bisa lebih terlihat, karena rata-rata warna perona pipi gel memiliki warna yang soft atau sangat lembut.

Warna Perona Pipi

Sebelum menggunakan perona pipi bentuk ini, pastikan anda mengenali dulu warna kulit wajah anda, sehingga anda bisa membeli warna perona pipi sesuai dengan warna kulit dan sesuai dengan kebutuhan moment. Berikut tips pemilihan warna perona pipi, sesuai dengan warna kulit dan waktu penggunaannya.

1. Kulit Putih.

Bagi anda yang memiliki kulit putih, pilihan warna peach atau pink muda bisa digunakan pada siang hari. Sedangkan untuk malam hari bisa gunakan warna mauve atau apricot.

2. Kulit Kuning

Untuk acara di siang hari, anda yang memiliki warna kulit jenis ini, silakan gunakan warna merah muda yang lembut. Sedangkan untuk malam hari, gunakan warna plum atau wine.

3. Kulit Sawo Matang

Bagi pemilik kulit sawo matang, untuk event siang hari, anda bisa gunakan warna merah bata, rose, atau terracotta. Sedangkan untuk malam hari, warna bronze bisa menjadi pilihan.

4. Kulit Gelap

Pemilik warna kulit gelap, anda bisa gunakan warna peach orange untuk siang hari, sedangkan untuk malam hari, warna keemasan bisa menjadi pilihan warna untuk digunakan.

TRIK Pengaplikasian Perona Pipi

Sebelum pengaplikasian perona pipi, ada baiknya kenali dulu bentuk wajah anda. Sehingga anda bisa tahu bagaimana mengaplikasikan perona pipi pada wajah anda secara tepat.

1. Bentuk Bentuk Bulat

Bila anda memiliki wajah bulat, untuk membuat kesan wajah oval, sehingga terkesan lebih ideal. Anda bisa pulaskan perona pipi dari bagian atas telinga, dekat pelipis menuju cuping hidung menggunakan kuas perona pipi. Aplikasikan shading pada bagian rahang agar bisa memberi kesan wajah yang lebih tirus.

2. Bentuk Bentuk Hati

Untuk membantu anda memperkirakan konsentrasi pulasan, letakkan gagang kuas dari bagian atas daun telinga, menuju cuping hidung. Konsentrasikan pulasan pada bagian pipi yang dilewati. Sebaiknya anda memulas dari bagian area pipi yang berada di bawah mata menuju ke cuping hidung.

Karena wajah bentuk hati biasanya agak sedikit lancip pada bagian ujung bawah, maka anda bisa akali dengan memberikan pulasan pada bagian dagu, sehingga wajah bisa terkesan lebih oval mendekati kesan wajah ideal.

3. Bentuk Wajah Panjang

Untuk memberikan kesan wajah ideal. Anda bisa buat perkiraan bagian mana yang akan menjadi konsentrasi, dengan meletakkan gagang kuas, dari telinga bagian atas menuju area sepertiga batang hidung. Konsentrasikan pulasan pada pipi yang dilewati.

Pulaskan perona pipi secara mendatar, dari bagian tengah pipi menuju pelipis. Untuk memberi kesan wajah lebih ideal mendekati bentuk oval, anda bisa tambahkan pulasan horizontal di dahi dan dagu.

4. Bentuk Wajah Persegi

Untuk membuat perkiraan konsentrasi pulasan, silakan letakkan gagang kuas melintang dari bagian atas daun telinga menuju bagian bawah cuping hidung. Konsentrasikan pulasan pada pipi yang dilewati perkiraan tadi. Silakan pulaskan perona pipi dari pelipis kebagian cuping hidung. Untuk memberi kesan lebih tirus, anda bisa terapkan shading pada bagian rahang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here