in

3 Metode Budidaya Sarang Burung Walet yang Baik untuk Pemula

3 Metode Budidaya Sarang Burung Walet yang Baik untuk Pemula
Foto: Wikipedia

Sebagian besar dari kita mungkin sudah tahu bahwa bisnis ternak burung walet merupakan salah satu bisnis dengan potensi omzet paling besar. Sudah banyak peternak walet sukses yang mengatakan bahwa mereka bisa mendapatkan omzet hingga ratusan juta rupiah per bulannya dari hasil bisnis ini.

Memang, sarang walet merupakan salah satu obat yang paling dibutuhkan bukan hanya di Indonesia namun juga di dunia. Sebab fungsi utama dari olahan sarang walet adalah untuk pereda rasa nyeri akibat chemotherapy untuk teman-teman penderita kanker.

Selain itu, tidak semua negara bisa membudidayakan sarang walet ini. Umumnya walet hanya bisa hidup di negara-negara beriklim tropis, termasuk di Indonesia. Oleh Karena itu, anda bisa memanfaatkan keuntungan geografis ini untuk mulai membuat usaha ternak burung walet anda sendiri.

Bisnis sarang walet bukanlah bisnis yang mudah. Anda perlu mempersiapkan semua rencana dan persiapan dengan sangat matang. Mengingat bisnis ini membutuhkan modal yang cukup besar, kita perlu mencatat semua persiapan dari pembangunan awal, pembibitan, hingga persiapan panen.

Untuk anda yang belum mengerti cara budidaya walet yang benar, berikut ini kita akan menjelaskan langkah-langkah yang perlu anda persiapkan.

Menghitung Kebutuhan Modal

Umumnya, modal bisnis walet berkisar antara 100 juta hingga 250 juta. Biaya ini diperlukan untuk membuat satu bangunan untuk rumah walet, membeli sarang pemancing walet, serta membeli bahan-bahan untuk pembibitan burung walet.

Selain itu, bangunan rumah walet juga membutuhkan perawatan. Sedangkan dalam perkiraan, anda belum bisa memanen sarang walet dan mendapatkan hasil sebelum tahun kedua. Sehingga jumlah modal tersebut juga akan digunakan untuk merawat bangunan sarang walet.

Membuat Bangunan Sarang Walet

Bangunan sarang walet biasanya dibangun dalam bentuk rumah atau bangunan kotak sederhana. Dalam memilih lahan untuk membangun rumah sarang walet, sebenarnya lebih baik bila anda memilih lahan bangunan di daerah dataran tinggi.

Untuk ukuran bangunan, bisa anda sesuaikan sendiri dengan kebutuhan dan modal yang anda miliki. Kemudian gunakan cat berwarna putih atau abu-abu di dinding bagian luar dan dalam bangunan.

Dan pastikan bangunan yang anda buat memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik. Selain untuk menjaga suhu di dalam bangunan, ventilasi tersebut juga menjadi jalan keluar dan masuknya burung walet.

Hal-Hal Yang Dibutuhkan di dalam Rumah Walet

Setelah bangunan rumah walet telah selesai dibuat, berikutnya kita harus mengisinya dengan barang-barang yang dibutuhkan untuk membuat burung walet merasa nyaman dan bangunan tersebut juga tetap aman.

Salah satu hal yang paling penting untuk kalian miliki adalah thermometer atau pengukur suhu ruangan. Hal ini dibutuhkan agar kalian bisa tahu berapa suhu di dalam ruangan tersebut. Sebab burung walet hanya akan merasa nyaman bila berada di suhu 24 hingga 26 celcius.

Kemudian, anda perlu membeli wadah bambu. Wadah-wadah bambu ini nantinya ditempelkan ke dinding dan digunakan untuk burung walet bersarang. Sehingga sarangnya tetap bersih dan tidak rusak.

Untuk model bangunan sarang walet dan cara penempatan wadah bambu, anda bisa mencari referensi di internet dari para peternak yang sudah sukses. Dan jangan lupa, gunakan alarm atau alat penjaga keamanan lainnya agar bangunan rumah walet tidak dimasuki pencuri.

Setelah semua persiapan sudah dibuat, berikutnya anda perlu mengikuti tata cara ternak burung walet yang benar. Ada 3 cara yang bisa anda lakukan untuk memulai budiaya burung walet. Berikut ini adalah setiap caranya.

1. Pembibitan Dengan Menetaskan Telur

Cara memulai ternak yang pertama adalah dengan membeli telur burung walet dan menetaskannya dengan mesin incubator. Jadi, anda merawat semua burung walet dari kecil hingga dewasa dan bisa membuat sarang sendiri.

Anda bisa membeli telur burung walet di pasar burung maupun di toko online. Umumnya harga telur burung walet dijual dengan harga 300 ribu per 30 butir.

Kekurangan dari metode pembibitan ini adalah jangka waktu yang lebih lama dari mulai pembibitan hingga panen. Namun, semua walet bisa bertahan di bangunan yang anda buat menjadi lebih lama dan sarang yang dihasilkan menjadi lebih banyak.

2. Pembibitan dengan Cara Memancing Burung Walet dengan Burung Kapinis

Cara budidaya walet yang kedua adalah dengan memancing burung walet masuk ke sarang yang anda siapkan dengan menggunakan burung kapinis. Sehingga anda perlu membeli burung kapinis dan menempatkannya di bangunan yang anda buat.

Cara ini juga terbilang cukup lama, bahkan lebih lama dibandingkan dengan metode pertama. Namun, burung-burung walet akan lebih cepat berkembang biak sebab awalnya ia akan menggunakan sarang kapinis dan mengusir semua burung kapinis yang ada di bangunan.

3. Pembibitan dengan Memancing Burung Walet Secara Langsung

Dan metode terakhir untuk memulai budidaya burung walet adalah dengan memancing burung walet masuk ke bangunan yang anda buat dengan cara menyemprotkan parfum walet.

Parfum walet ini dibuat dari campuran kotoran walet, sarang walet dengan kualitas rendah, dan air yang kemudian diendapkan selama 2 malam. Kemudian parfum walet ini disemprotkan ke seluruh bagian dinding bangunan hingga mengeluarkan bau yang khas dari burung walet.

Selama beberapa minggu, burung walet akan mulai mendekati bangunan yang anda siapkan. Karena burung walet merupakan burung yang hidup berkelompok, ia akan mulai mengajak teman-temannya untuk tinggal di tempat yang sama.

Setelah burung sudah mulai menempati rumah dan memproduksi telur serta sarang, anda hanya tinggal mengawasi saja agar tidak ada hewan yang mengganggu dan membuat burung stress.

Umumnya dalam satu tahun ternak burung walet bisa melewati masa panen hingga 2 atau 3 kali. Dan satu kali panen biasanya menghasilkan belasan hingga puluhan kilogram sarang walet yang siap di jual dan diolah.

Namun ada baiknya bila anda tidak langsung mengambil hasil panen ketika burung baru pertama kali memproduksi sarang. Sebab, proses masa panen pertama lebih baik anda manfaatkan agar telur-telur burung menetas dan masa panen berikutnya anda bisa mendapatkan hasil panen dengan jumlah 2 kali lipat.

Harga satu kilogram sarang walet berkualitas bagus saat ini masih bisa dijual di atas 10 juta rupiah. Sedangkan untuk sarang walet dengan kualitas rendah bisa anda gunakan kembali untuk membuat parfum walet dan memancing burung walet lain agar jumlahnya semakin banyak.

Nah, demikianlah beberapa persiapan dan cara ternak burung walet dengan benar hingga panen. Memang bisnis yang satu ini sangat rumit dan membutuhkan modal yang sangat besar. Namun dengan omzet yang juga menggiurkan, semua kerja keras kalian akan langsung terbayarkan.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *