9 Langkah Membangun Brand Fashion Milik Sendiri

9 Langkah Membangun Brand Fashion Milik Sendiri

Di masa sekarang ini, ada banyak brand bisnis (khususnya fashion) yang bermunculan. Tidak hanya bagi pelaku bisnis yang ikut berlomba-lomba membangun bisnis, tapi ada banyak juga para artis televisi, selebgram, youtuber, bahkan tokoh masyarakat yang ikut berpartisipasi terjun ke dunia bisnis dengan membangun brand fashion milik sendiri.

Nah karena kepopulerannya, mereka sudah punya kendaraan untuk menjalankan brand fashion milik mereka sendiri. Lantas bagaimana dengan kita yang bukan siapa-siapa? Apakah sulit bagi kita untuk membangun brand fashion dari nol? Memang sulit, namun masih tetap bisa diatasi. Bagaimana caranya? Simak cara dan langkah membangun brand fashion milik sendiri di bawah ini!

1. Analisa Target Pasar Terlebih Dahulu

Sebelum kamu membangun brand fashion yang kamu inginkan, sebaiknya kamu menentukan target pasar yang tepat terlebih dahulu. Bisnis fashion sangat luas, dan ada banyak pasar yang harus kamu pilih ketika ingin menyelami bisnis di bidang ini. Memilih pasar bisnis fashion harus memahami style mana yang kamu inginkan.

Style fashion masih terfokus pada beberapa macam seperti anak-anak, rermaja, dan orang dewasa. Bahkan untuk remaja dan orang dewasa pun masih terbagi menjadi style pria dan wanita. Oleh karena itu tentukan target pasar style yang kamu sukai.

2. Pilih Produk yang Hendak Dijual

Setelah kamu memilih pangsa pasar yang cocok, langkah selanjutnya akan lebih spesifik dengan memilih barang yang hendak dijual. Menjual banyak jenis barang memang menambah peluang bagi kebutuhan pasar, akan tetapi pada langkah awal ini kamu harus memilih satu jenis produk saja.

Misalnya kamu menargetkan pasar untuk kaum milenial, maka kamu bisa memilih sepatu sebagai produk utama. Setelah merasa produk pertama lancar, kamu boleh memperluas produk ke barang lainnya. Akan tetapi produk kedua jangan sampai jauh berbeda dari produk pertama dan pastikan masih dalam satu target pasar, misalnya untuk produk kedua kamu memilih sandal atau sejenisnya.

3. Ide Brand Harus Original

Yang dimaksud dengan brand original ialah brand yang hendak kamu gunakan bukanlah milik orang lain atau pernah dipakai oleh orang lain. Ide brand harus murni hasil pemikiran sendiri, jika mendapat rekomendasi dari keluarga atau teman, sebaiknya pastikan terlebih dahulu ide tersebut murni atau tidak.

Jadi, pastikan bahwa tidak ada klaim mengenai brand yang hendak kamu bangun. Cara memastikannya, kamu dapat mencari informasi melalui internet. Selain itu, pastikan pula belum ada yang mematenkan brand tersebut. Jika brand tersebut dipastikan original, maka kamu bisa dengan aman menjalankannya.

4. Buat Brand yang Menggambarkan Produk

Sejatinya, brand merupakan bentuk gambaran dari produk yang dipasarkan agar lebih mudah untuk dikenal dan diingat oleh customer-nya. Lebih jelasnya, brand merupakan gambaran yang mewakilkan karakter dari produk. Oleh karena itu usahakan kamu membuat brand yang tidak melenceng dari produk dan target pasar yang telah ditentukan.

Misalnya, kamu ingin membuat brand untuk produk kaos pria, maka sebaiknya kamu menggunakan brand yang nampak maskulin. Mengapa demikian? Karena brand inilah yang nantinya akan mudah diingat konsumen. Jika brand melenceng dari karakter produk, maka akan sulit diterima oleh pasar yang ditarget.

5. Gunakan Nama Brand yang Memiliki Filosofi

Seperti halnya memberikan nama kepada anak, kamu harus memberikan nama yang memiliki makna baik serta mengandung filosofi. Jangan pernah menggunakan nama brand yang asal-asalan atau memiliki makna yang negatif. Nama brand akan menjadi tempat penilaian oleh calon customer sebelum mereka berjumpa dengan produk brand milikmu.

Ingatlah, brand merupakan wajah dari bisnis yang kamu kelola. Jika nama brand mengandung kata yang bermakna negatif, maka wajah dari brand kamu nampak negatif pula di mata masyarakat, sekalipun mungkin saja produk kamu tidaklah negatif. Jadi gunakan nama brand yang mengandung filosofi dan memiliki makna baik.

6. Jangan Berikan Nama Brand yang Terlalu Panjang

Nama merupakan wajah terdepan dalam mengenalkan brand yang sedang dibangun. Nama yang terlalu panjang akan sulit untuk diingat, apalagi jika namanya tidak jelas atau sulit untuk dibaca. Maka bisa dipastikan orang-orang akan malas untuk mengenal apalagi mengingat nama tersebut.

Pada umumnya brand menggunakan nama yang pendek. Jika kita memperhatikan nama-nama brand fashion terkenal, jarang menggunakan nama yang panjang, hampir semuanya pendek, simpel dan mudah untuk diucapkan. Jadi, untuk brand kamu, buatlah nama yang pendek agar mudah diingat.

Baca Juga: 5 Cara Menentukan Nama Brand yang Bagus untuk Bisnis Pemula

7. Buat Logo Brand yang Keren

Setelah kamu menemukan nama yang cocok untuk brand sendiri, maka langkah selanjutnya adalah mendesain logo brand tersebut. Logo yang dipakai untuk brand fashion pada umumnya hanya berupa nama brand, yang kemudian diberikan sedikit sentuhan warna, model tulisan, beserta penambahan atribut simpel pada tulisan nama tersebut.

Hal dasar dalam mendesain logo brand fashion adalah memperhatikan pemilihan model font. Setiap model font akan menggambarkan produk tersebut. Ibaratnya, model font merupakan nafas dari sebuah logo. Misalnya jika target pasar kamu kaum pria, maka font tulisan harus simpel dan elegan yang menjadikan logo nampak maskulin.

8. Buatlah Slogan yang Sesuai dengan Brand

Agar dikenal dengan mudah, brand membutuhkan cara pengenalan yang baik, salah satu caranya adalah dengan membuat slogan atau tagline. Percaya atau tidak, slogan ini akan memberikan dampak yang sangat baik terhadap brand bisnis, asalkan slogan yang kamu gunakan tepat.

Bagaimana cara membuat slogan yang tepat? Tidak perlu rumit, kamu cukup membuat kalimat yang menggambarkan keunggulan produk, simpel, bersifat persuasif, dan yang paling penting mudah diingat. Selain itu, berhati-hatilah dalam membuat slogan, jangan sampai kamu meniru slogan brand lain. Buatlah slogan yang dengan ide yang murni.

9. Buat Brand yang Unik dengan Ciri Khas Berbeda

Pada masa sekarang ini, hal yang unik akan selalu dianggap luar biasa oleh masyarakat. Sesuatu yang unik biasanya punya energi dan daya tarik yang kuat bagi para calon pelanggan. Dalam membentuk keunikan brand bisa melalui nama brand, logo maupun slogan yang diciptakan. Dengan begitu, orang-orang akan dengan cepat mengenalnya.

Sekalipun menciptakan brand yang unik, kamu harus tetap memperhatikan relasi antara brand produk yang ditawarkan. Jangan sampai, karena mengejar keunikan tersebut membuat brand dan produk malah tidak sinkron. Keunikan harus tetap dikemas dengan penataan yang sesuai dengan produk yang kamu tawarkan.

Jadi itulah beberapa langkah awal dalam membangun brand fashion yang kini sedang tren. Semua langkah yang disebutkan di atas merupakan langkah dasar yang perlu dievaluasi secara berkala. Sedikit tips tambahan untuk kamu, lakukan evaluasi dan cari setiap kekurangan dari brand yang telah kamu bangun. Selain itu, kamu harus update terhadap tren yang ada dan terus lakukan inovasi terbaru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here