Putus Cinta? 12 Hal yang Seharusnya Tidak Kamu Lakukan Setelah Putus Dengannya

0
Putus Cinta? 12 Hal yang Seharusnya Tidak Kamu Lakukan Setelah Putus Dengannya
jangan berharap

Paham! Putus cinta emang gak enak rasanya. Yang tadinya kemana-mana berdua, sekarang kamu malah sendirian. Yang tadinya selalu asyik chatan atau video call sama seseorang, kini hape pun kayak “kuburan”, sepi gak ada yang ngubungin. Putus cinta ternyata gak jauh-jauh dari yang namanya galau, sakit hati, dan patah hati. Namun dibalik kesedihan putus dengan orang yang kita cintai, terkadang dapat membutakan seseorang untuk berbuat hal-hal yang negatif dan tidak baik. Perbuatan ini juga terkadang bisa menyebabkan yang tadinya saling sayang menyayangi malah berubah menjadi saling membenci. Maka gak heran kenapa banyak orang setelah putus cinta dengan pasangannya pada akhirnya menjadi musuhan dan tak saling sapa menyapa. Penyebabnya mungkin karena gagalnya proses move on sehingga salah satu pihak merasa disakiti.

Putus memang sakit. Tapi itu bukanlah alasan kita untuk saling membenci, walaupun saat ini kamu dan dia sudah berpisah dan tidak ada lagi status apapun, namun bukan berarti kalian memutuskan silahturahmi, kalian masih bisa menjadi seorang teman dan sahabat baik untuk kedepannya.

Nah untuk menghindari hal-hal yang tidak baik setelah putus cinta, ada baiknya kamu memahami 12 Hal yang Seharusnya Tidak Kamu Lakukan Setelah Putus Dengannya. Cekidot.

1. Jangan mengharap kesempatan lagi.

rd.com

Tentu saja, Kamu mungkin merindukan dia dan mungkin kamu juga masih syok karena perpisahan itu, tetapi untuk membantu kamu cepet move darinya, ada baiknya untuk tidak berharap lagi sama dia, misalnya mengharapkan atau memohon kesempatan untuk bisa kembali bersama lagi dengannya.

Jika kamu merasa terdorong untuk melakukannya, maka periksa lagi motivasi kamu, periksa lagi tujuan mengapa kamu berpisah dengannya. Jika menjalin hubungan hanya akan menambah beban kedua belah pihak saja, maka berpisah adalah jalan yang terbaik untuk kalian lakukan. Dan lagi, hubungan yang dipaksakan juga pada akhirnya akan membuat salah satu pihak menjadi tertekan.

2. Jangan menyalahkan diri sendiri.

Pixabay

Jangan terlalu keras pada diri sendiri, “Ingat bahwa ego dan harga diri sudah melukai diri kamu sendiri – jadi jangan membuatnya lebih buruk lagi,” Hubungan yang berakhir bukanlah kesalahan kamu sendiri, melainkan itu adalah keputusan yang dibuat oleh dua pikiran yang berbeda, yakni kamu dan mantan pasanganmu. Jika memang suatu hari nanti keputusan berpisah itu adalah keputusan yang salah, maka itu adalah kesalahan kalian berdua, bukan kesalahan kamu sendiri.

3. Jangan diam diri di rumah.

sheknows.com

Berdiam diri di rumah dan memeriksa ponsel setiap 30 detik sekali (berharap dia mengirim pesan chat dan memohon untuk memulai kisah yang baru) adalah hal terkonyol jika kamu memang mau cepet move on darinya. Daripada kayak orang stres gitu, mending temukan sesuatu yang bisa membuat kamu sibuk. Sesuatu yang dapat kamu lakukan setiap hari dan bisa membuat kamu merasa lebih dihargai orang lain. Alihkan pikiran kamu pada sesuatu itu, dengan begitu kamu tidak akan punya waktu untuk memikirkan dia lagi.

Baca Juga: 50 Kata Kata Hati Yang Rapuh Sebagai Penyejuk dan Penyemangat Diri

4. Jangan lupakan siapa dirimu

Pixabay

Jangan pernah lupakan siapa kamu yang sebenarnya. Ingatlah kembali semua prestasi dan pencapaian yang pernah kamu raih sebelum menjalani hubungan dengannya. Terkadang kamu akan berpikir bahwa prestasi kamu kian menurun dikarenakan sibuk dengan hubungan cinta dengannya. Dan saat inilah waktu yang tepat untuk kamu melanjutkan kembali prestasi dan pencapaian yang dulu sempat tertunda. Sekarang saatnya belajar sesuatu yang baru, temukan orang yang baru, dan buka lembaran baru.

5. Jangan Menjelek-jelekan mantan Kamu

Hipwee.com

Tentunya kamu sudah kenal betul sifat dan sikap mantan pacarmu, baik kelebihan maupun kekurangannya. Menjelek-jelekan mantan kepada orang lain bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi rasa sakit hati karena putus cinta. Meskipun hati kamu sedang sakit, cobalah untuk menjadi orang yang lebih besar dengan tetap diam tentang mantan Kamu.

6. Jangan menghindari rasa sakit hati

kamantara.id

Agar cepat move on, biasanya seseorang akan mencoba menghindari rasa sakit hati yang mendalam. Tetapi sejujurnya, kamu tidak dapat memulihkan hubungan saat menghindari rasa sakit hati. Terkadang Satu-satunya cara untuk menuju ‘sisi lain’ adalah melalui rasa sakit, bukan malah menghindarinya. Rasa sakit membuat kamu bisa berubah, dapat belajar dari kesalahan sehingga dikemudian hari kamu tidak mengulanginya lagi.

Baca Juga: 10 Cara Melupakan Seseorang Biar Anda Cepat Move On

7. Jangan berlebihan dalam berpesta

Pixabay

Tentu, kamu mungkin akan tergoda menenggelamkan kesedihan dengan cara mencari kesenangan. Tapi itu sebenarnya adalah sebuah kesalahan. Karena kesenangan yang kamu cari sama sekali tidak akan menghilangkan rasa sedih yang sedang kamu rasakan, walaupun bisa, percayalah itu hanya sebentar saja, dan ketika kesenangan telah usai, kamu masih akan menghadapi rasa kesedihan itu kembali. Kemudian hal ini biasanya sering dikaitkan untuk melakukan hal-hal negatif. Daripada menambah masalah baru, lebih baik tidak hindari mencari pelampiasan dan lari dari kenyataan.

8. Jangan memaksakan untuk mencari pengganti yang baru

Pixabay

Setelah perpisahan yang menyakitkan, menjadi lajang untuk sementara waktu adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa hubungan Kamu yang berikutnya berjalan dengan baik. Luangkan waktu untuk memikirkan apa yang sudah terjadi dalam hubungan cinta yang kandas, dan mencari dimana hal yang tidak berjalan sesuai keinginanmu. “Misalnya karena kamu terlalu egois atau keras kepala”. Jika sudah tahu, hilangkan sifat negatif itu dan mulailah mencari pengganti yang baru.

9. Jangan Hubungi Dia lagi

xl.co.id

Niatkan setidaknya 30 hari tanpa menghubungi mantan jika memang kamu benar-benar ingin cepat move on darinya. Saat harinya berakhir, kemungkinan Kamu akan merasa jauh lebih baik dan bisa sedikit melupakannya.

10. Jangan melakukan interaksi berlebihan di media sosial

pro.co.id

Fakta kalo kita lebih sering bertemu seseorang di media sosial ketimbang di dunia nyata. Nah tugas kamu setelah putus dengannya adalah menghindari interaksi yang berlebihan di media sosial. Yang tadinya memberi komen dan like di postingannya, kini cukup memberi like saja, atau bisa juga kita cukup tahu saja tentang semua perkembangannya. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman antara kalian berdua setelah menjadi orang biasa (bukan pacar).

11. Jangan membalas dendam

entrepreneur.com

Jika Kamu adalah orang yang di “buang”, kemungkinan kamu akan merasa sakit hati, dan ingin mantan Kamu merasakan tingkat patah hati yang sama dengan yang Kamu alami. Namun, ini tidak berarti Kamu berubah menjadi seseorang yang pendendam, karena dia berhak bahagia dan kamu pun berhak bahagia juga. Percayalah, menjadi seorang pendendam tidak akan membuat jiwa kita menjadi tenang.

12. Jangan mengingat-ingat lagi

workinginnorway.blogspot.com

Hapus semua foto di media sosial dan yang tersimpan di memori gadget Kamu (atau minta teman melakukannya agar Kamu tidak bernostalgia), dan sumbangkan boneka beruang raksasa yang ia berikan untuk hadiah ulang tahunmu. Kamu mungkin juga ingin menjauh dari tempat-tempat yang dulu pernah kalian kunjungi bersama selama beberapa minggu, termasuk mengubah seluruh rutinitas harian Anda. Intinya jangan memicu kenangan itu muncul kembali dan membuat kamu kembali bersedih. Sudah waktunya bagi kamu untuk memulai lembar yang baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here