9 Cara Menulis Artikel Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Pada Website

menulis-blog

Jika kamu tidak asing dengan blog, maka kamu pasti sering mendengar istilah “konten adalah raja”. Banyak para pemilik website atau blog tahu bahwa konten adalah raja. Tetapi, tidak jarang juga yang membuat konten secara asal-asalan.

Entah karena tidak bisa membuat konten yang berkualitas ataupun malas untuk membuat konten yang mampu menarik perhatian pengunjung. Memang, untuk membuat konten yang berkualitas dan baik membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Selain itu, tidak semua orang bisa membuat konten yang bernilai bagi pengunjung.

Konten yang sempurna hanya bisa dibuat oleh seseorang yang memang benar-benar ahli di bidang tersebut. Kalau orang tidak ahli di bidang tersebut, mustahil orang tersebut mampu membuat konten yang mampu memuaskan pengunjung.

Apabila kamu ingin membuat konten blog untuk keperluan bisnis dan meningkatkan penjualan, kamu perlu menerapkan tips dan cara menulis artikel blog untuk meningkatkan penjualan dibawah ini. Apa saja tips nya? Langsung saja kita bahas.

Baca Juga: Pengusaha Wajib Tahu, 5 Fungsi dan Manfaat Blog Bagi Perusahaan

1. Buat Konten Sesuai Dengan Karakter Pembaca

Jangan samakan semua konten memiliki gaya bahasa yang sama. Terkadang, ada konten yang harus dibuat menggunakan gaya bahasa yang formal, ada juga konten yang harus dibuat dengan gaya bahasa yang santai, dan lain-lain.

Maka dari itu, sebelum membuat konten untuk penjualan, kamu harus menemukan gaya bahasa yang cocok untuk pembaca. Apabila kamu baru pertama kali membuat konten untuk website atau blog, pastinya kamu belum punya data mengenai karakter pembaca.

Kamu bisa melihat konten milik kompetitor supaya mendapatkan gambaran tentang karakter pembaca kamu. Namun, apabila kamu sudah memiliki konten sebelumnya, kamu bisa melihat karakter pembaca kamu melalui Google Analytics.

Pada Google Analytics, kamu bisa mendapatkan data pembaca dengan lebih akurat. kamu bisa melihatnya pada menu Audience -> Demographics -> Overview. Pada halaman tersebut, kamu bisa melihat usia dan jenis kelamin visitor blog kamu.

Dengan mengetahui kedua parameter di atas, kamu akan lebih mudah untuk membuat konten yang sesuai dengan karakter pembaca setia blog yang kamu kelola.

2. Buatlah Setiap Paragraf yang Tidak Terlalu Panjang

Menurut kamu, lebih enak mana konten dengan paragraf yang memiliki jumlah kalimat yang banyak, atau paragraf yang terdiri hanya sekitar 3-5 baris saja? Tentunya, paragraf dengan jumlah kalimat sekitar 3-5 baris akan lebih nyaman untuk dibaca.

Perilaku orang di internet yaitu ingin bergerak cepat. Salah satu perilakunya adalah mereka tidak akan membaca konten artikel kamu kata per kata. Perilaku ini dinamakan dengan F-shaped pattern. Maka dari itu, kamu perlu membuat artikel dengan bentuk seperti ini.

Tujuannya, supaya artikel lebih ringan untuk dibaca, sehingga memungkinkan untuk dibaca lebih detail. Karena semakin lama mereka membaca artikel Anda, maka akan semakin baik website atau blog kamu di mata mesin pencari.

3. Buatlah Konten dengan Kualitas yang Terbaik

Banyak orang yang salah dalam mengartikan kata “konten berkualitas”. Konten berkualitas di mata mereka itu seperti ini:

  • Jumlah kata mencapai sekian kata
  • Keyword density mencapai sekian persen
  • Pembahasan tidak lebih lengkap daripada konten lain

Padahal, unsur di atas bukanlah tolak ukur dari kualitas sebuah konten. Unsur yang menjadi parameter kualitas dari sebuah konten adalah sebagai berikut:

  • Pembahasannya mampu menyelesaikan masalah pembaca
  • Isi dari konten sangat lengkap dibandingkan konten dari website lain
  • Konten original dan ditulis tidak menggunakan bot.

Dengan membuat konten yang sangat berkualitas, website kamu akan dianggap website yang memiliki reputasi baik oleh mesin pencari seperti Google. Dengan demikian, peringkat website kamu akan baik di mata Google untuk kata kunci yang ditargetkan.

Apabila website kamu memiliki peringkat baik untuk kata kunci yang memiliki volume pencarian yang banyak, maka besar kemungkinan produk yang ditawarkan pada website kamu akan mudah terjual. Dengan catatan, produk yang ditawarkan relevan dengan konten yang dibahas.

Anda harus bisa membuat konten yang lebih dari konten milik saingan Anda. Caranya adalah dengan mengumpulkan konten dengan pembahasan yang sejenis, lalu tulis ulang semua pembahasan yang ada pada konten lain. Apabila terdapat pembahasan yang belum ada pada konten lain, kamu juga bisa menambahkan supaya konten kamu menjadi lebih lengkap.

4. Buat Konten Dengan Judul yang Menarik

Hal yang pertama dilihat oleh orang sebelum membaca sebuah artikel yaitu judulnya. Sebaik apapun konten Anda, kalau judul yang telah kamu buat tidak mampu menarik perhatian para pengunjung, maka artikel kamu tidak akan dibaca oleh pengunjung.

Judul merupakan unsur yang sangat berpengaruh bagi sebuah artikel. Judul yang kamu buat harus bisa membuat pengunjung tertarik. Selain itu, judul juga mampu mempengaruhi peringkat konten kamu pada search engine.

Apabila judul kamu menarik, maka banyak orang yang klik konten kamu pada halaman pencarian. Ketika banyak orang yang mengunjungi konten kamu, maka peringkat konten kamu semakin hari akan semakin naik.

Judul yang kamu buat harus bisa menjelaskan manfaat yang akan didapatkan oleh para pembaca setelah mereka membaca artikel yang kamu buat. Sebelum membuat judul yang menarik, kamu perlu memperhatikan beberapa unsur di bawah ini:

  • Sangat disarankan untuk membuat judul dengan angka atau list (Contoh: 9 Tips Memilih Tiket Pesawat Supaya Mendapatkan Harga Terbaik)
  • Sebaiknya kamu menyertakan manfaat apa yang akan pengunjung dapatkan setelah mereka menikmati konten kamu (Contoh: 13 Cara Mengatur Waktu Kuliah Supaya Mendapatkan IPK Tinggi)
  • Anda perlu menuliskan hal apa yang tidak disukai oleh pengunjung yang bisa kamu atasi. (Contoh: 12 Tips Mempercepat Koneksi Internet Tanpa Mengeluarkan Uang Banyak)

Bahkan, para praktisi SEO pun membuat daftar judul hingga 10 judul. Kemudian, mereka menggunakan judul yang terbaik menurut mereka. Alangkah baiknya, kamu menerapkan tips yang dilakukan oleh para praktisi SEO. Sebaiknya, kamu membuat list judul minimal 5 judul.

5. Tulis Dengan Natural

Ketika kamu sedang membuat konten atau artikel, kamu tidak perlu memikirkan SEO. Dengan memikirkan SEO pada saat menulis artikel, dapat membuat artikel yang kamu tulis tidak natural dan terkesan untuk robot, bukan untuk manusia.

Baca Juga: 14 Tips Bisnis Menjadi Seorang Blogger yang Sukses

Saat menulis artikel, tulislah dengan tujuan untuk manusia. kamu tidak perlu memikirkan peletakan kata kunci, jumlah kata, dan lain-lain. Karena, sejatinya SEO friendly adalah human friendly. Apabila manusia puas dengan konten yang disajikan, maka robot akan mengikutinya dan menaikkan peringkat konten tersebut.

Logikanya begini, Google merupakan sebuah bisnis. Mereka pasti ingin menjadi yang terbaik di antara saingan mereka, seperti Bing, Yahoo, dan lain-lain. Untuk menjadi yang terbaik, mereka harus mampu merebut hati para pengguna.

Dengan menyajikan konten berkualitas pada peringkat pertama, maka para pengunjung akan puas dengan kinerja Google. Maka dari itu, tugas kamu sebagai pemilik website yaitu dengan membuat konten yang berkualitas supaya Google menampilkan konten kamu pada peringkat pertama.

Setelah selesai membuat artikel, kamu baru memikirkan SEO. Untuk SEO nya pun yang sederhana saja. Banyak orang yang salah kaprah dengan SEO. Banyak orang yang menyangka bahwa dengan meletakkan kata kunci sebanyak sekian kali akan membawa konten kamu pada peringkat pertama.

Namun, untuk peletakan kata kunci, sebenarnya hanya perlu diletakkan pada tiga hal di bawah ini:

  • URL
  • Judul
  • Meta description

Google saat ini sudah semakin cerdas. Google sudah dapat mengetahui konteks atau intent dari sebuah konten walaupun tidak terdapat kata kunci utama di dalam artikel tersebut. Itulah yang dinamakan LSI.

6. Gunakan LSI Untuk Membuat Konten Lebih Kaya Bahasa

LSI (Latent Semantic Index) merupakan kata kunci yang mampu membuat mesin pencari mengetahui konteks artikel yang telah kamu buat. Daripada menyertakan kata kunci secara berulang-ulang, lebih baik kamu memasukkan LSI yang berhubungan dengan kata kunci yang telah kamu bidik.

Cara yang termudah untuk mendapatkan LSI adalah melalui pencarian pada Google. Ketika kamu mengetikkan kata kunci pada Google, maka akan muncul daftar kata kunci yang relevan dengan kata kunci yang kamu ketikkan.

LSI terletak pada bagian paling bawah setelah artikel terakhir. Biasanya LSI berwarna biru. kamu bisa memasukkan LSI tersebut. Tidak harus semua kata kunci LSI yang dimasukkan. Buatlah konten supaya tetap menarik dan human friendly. LSI juga mampu membuat artikel kamu memiliki peringkat bagus untuk banyak kata kunci.

7. Periksa Ejaan Setiap Kata Pada Artikel

Meskipun terlihat sepele, namun hal ini mencerminkan profesionalitas website Anda. Apabila website kamu memiliki ejaan yang tepat, maka pengunjung akan menganggap website kamu profesional. Begitu pula dengan sebaliknya.

Apalagi jika website kamu menjual produk. Apabila ejaan pada website kamu masih salah, maka bisa mempengaruhi kepercayaan pengunjung untuk membeli produk yang kamu jual.

8. Jangan Lupa Sisipkan Gambar

Banyak orang yang bilang bahwa gambar dapat membuat peringkat website kita di mata Google menjadi turun. Anggapan itu salah besar. Justru, dengan adanya gambar mampu membuat reputasi website kita semakin baik di mata Google.

Faktanya, artikel yang memiliki gambar akan meningkatkan jumlah share pada sosial media. Dengan demikian, jangkauan artikel kamu akan semakin luas dan akan semakin banyak orang yang membaca artikel tersebut.

Dengan catatan, jumlah gambarnya tidak terlalu banyak hingga memberatkan proses loading. Saat ini, tidak ada aturan baku mengenai jumlah gambar yang optimal untuk sebuah artikel. Namun, jumlah gambar sebaiknya disesuaikan dengan panjangnya artikel.

Selain itu, penting juga untuk memasukkan kata kunci ataupun LSI pada alt. Fungsi alt adalah menampilkan tulisan atau kata kunci yang telah dimasukkan apabila gambar tidak berhasil dimuat.

9. Bangun Struktur Konten Dengan Internal Link

Sangat dianjurkan untuk menyertakan internal link menuju artikel lain. Tujuannya adalah supaya angka bounce rate pada website kamu semakin rendah. Semakin tinggi angka bounce rate, maka akan semakin buruk website Anda.

Selain dengan tujuan bounce rate, internal link juga mampu menambah views pada website Anda. Apabila dalam istilah digital marketing, terdapat istilah funneling. Funneling dapat dioptimalkan apabila kamu menggunakan internal link.

Dengan begitu, kamu dapat meningkatkan persentase penjualan produk yang kamu jual melalui blog. kamu juga dapat membuat struktur konten yang rapi dengan menggunakan internal link.

Nah, itulah 9 tips menulis artikel pada blog untuk membantu penjualan produk Anda. Saat ini, blog merupakan media yang sangat prospektif untuk memasarkan sebuah produk. Itu karena, blog mampu mendatangkan pengunjung yang sangat berkualitas dari mesin pencari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here